
Happy reading
🌹🌹🌹🌹🌹
"Ayo dimakan suami, kenapa kau hanya melihat makanan mu saja?" ujar Nana karna Al hanya melamun melihat apa yang ada dihadapan nya itu.
"Habis ini kau ingin kemana lagi?" Al bukan nya menjawab pertanyaan Nana melainkan laki-laki itu bertanya balik kepada Nana.
"Aku hanya mengikuti kemana suami ku, dan aku ikut semua apa yang kau lakukan." ucap Nana tersenyum bahagia
"Baiklah, setelah ini kita ke hotel karna aku sudah mulai lelah." ucap Al
"Oke," Nana pun setuju.
Akhirnya sore itu mereka dengan cepat menghabiskan makanan nya dan setelah selesai Al pun membayar semua tagihan nya dan mengajak Nana pergi ke hotel dimana sudah ia pesan jauh-jauh hari melalui Ben.
Didalam mobil menuju hotel mereka berdua tak banyak bicara karna seperti yang Nana perhatikan dari tadi sepertinya suaminya itu kelelahan. Nana sedikit merasa bersalah karna terlalu lama di Mall sehingga membuat Al kelelahan ulah dirinya.
Tak berselang berapa lama mobil yang di naiki mereka bedua tiba di sebuah hotel mewah di Amsterdam.
Waldorf Astoria Amsterdam
Al tidak begitu fokus kemewahan hotel yang dipesan anak buah nya itu, ia begitu lelah dan hanya bisa berjalan menuju kamar mereka seperti mayat hidup sedangkan Nana seperti biasa celingukan melihat keindahan hotel itu sambil mengekori suaminya dari belakang.
Setiba di depan kamar dengan nomor yang sudah ia ketahui Al pun mengeluarkan sebuah card untuk membuka pintu kamar itu,setelah ia tempelkan kartu itu di layar samping pintu dan terbukakah pintu tersebut.
__ADS_1
"Waww."
Mata Nana terbelalak melihat keindahan kamar tersebut.
Desain yang benar-benar mewah.
Nana masih diam berdiri mematung di depan pintu sedangkan Al sudah berjalan masuk dan menghempas kan tubuhnya di atas ranjang king size itu.
"Wah.... "
"Bahkan kamar mandi pun seindah ini?Nana betah disini kalau tempat nya beginian."ucap Nana begitu norak nya.
Nan pun kembali berjalan keluar dari dalam kamar mandi lalu ia berdiri heran di pinggir ranjang memperhatikan tuan suaminya itu tertidur begitu pulas nya.
"Dia tidak mengagumi tempat ini kah? sehingga dia bisa tidur sepuas ini, aneh deh." gumam Nana lalu wanita itu mengambil satu baju tidur nya didalam koper lalu ia berjalan ke kamar mandi untuk mencoba mandi di sana.
Namun belum sempat Nana masuk kedalam kamar mandi ia mendengar suaminya menjerit seakan kesakitan .
__ADS_1
"Aghhhhh.... pergi.. pergi.. aghhh." Al berteriak di atas rajang tempat tidur itu dengan mata nya masih tertutup dan tangannya menahan tubuhnya yang seakan sedang dipukul orang
Nana langsung berlarian ke arah kasur dan naik "Suami... suami.. kau kenapa?" tanya Nana sambil memegang tangan dan pipi Al agar bangun dari mimpi buruk nya.
"Suami bangun lah, kau mimpi buruk?" ucap Nana lagi
"Pergi kalian pergi agghhhhh." teriak Al dan
Bruukkkk...
Al tanpa sadar menendang Nana hingga wanita itu tersungkur di lantai
"Awssss.... " Ringis Nana kesakitan dan Al tiba-tiba langsung terbangun dan sadar akan apa yang baru saja ia lakukan kepada istrinya itu.
"Nana, kau baik-baik saja?" Al langsung turun dan melihat kondisi istrinya dengan menggenggam kedua tangan Nana.
"Nggak papa gimana? kau sepak aku sampai terjatuh, sakit tau." ketus Nana dengan wajah marah nya
Al pun melihat wajah marah dan menahan sakit istrinya lalu ia pun mengusap-usap wajahnya dengan begitu kasar.
"Maafkan Aku.. ayo berdiri, biar aku liat siku nya."dan dengan manjanya Nana pun berdiri di bantu oleh suaminya
Namun saat Al memegang tangan Nana sambil melihat siku istrinya yang memerah itu, entah datang dari mana mata mereka saling tatap, bahkan dan sangat dalam tatapan nya itu.
Deggg......
Bersambung.....
__ADS_1