Ranjang Panas Sang Mafia

Ranjang Panas Sang Mafia
TITIP CINTA by. Ivana


__ADS_3

Happy Reading


💔💔💔💔💔


Di tengah ramai nya orang di gedung itu bahkan disaksikan televisi yang menayangkan live acara tersebut Ivana naik ke atas panggung tinggi itu dan meminta pemain musik untuk memutarkan lagu pilihannya.


"Terimakasih sebelumnya untuk teman saya Nana karna telah mengundang saya di acara nya ini dan saya ikut bahagia atas dirinya." ucap Ivana berbicara di ramainya orang disana, tentu sebagian orang pasti tau siapa gadis itu namun orang lain memilih no komen kalau urusan percintaan keluarga Chapone.


"Semoga kalian semua terhibur dengan lagu yang akan saya bawakan ini, TITIP CINTA." ucap Ivana lalu memberitahukan lagu yang akan ia nyanyikan.


(Sambil baca teks lirik lagu yang di nyanyikan Ivana, mari putar lagu nya TITIP CINTA versi Gita KDI alias versi wanita nya ya)


TITIP CINTA


...Advertisement...


Kutitipkan kepadamu


orang yang paling 'kusayang


engkau tahu didalam hatiku


masih menyayangi selalu


Aku rela melepaskan dia


walau harus menderita


kar'na cinta tidak selamnya


indah dan berakhir bahagia


...Advertisement...


Seujung rambut seujung kuku


jangan pernah kau sakiti hatinya

__ADS_1


Cintai dia sayangi dia


janganlah kau sia siakan dirinya


Biarlah derita 'kusimpan dalam jiwa


Kutitipkan kepadamu


orang yang paling 'kusayang


engkau tahu didalam hatiku


masih menyayangi selalu


Seujung rambut seujung kuku


jangan pernah kau sakiti hatinya


Cintai dia sayangi dia


janganlah kau sia siakan dirinya


Biarlah derita 'kusimpan dalam jiwa


Kutitipkan kepadamu


orang yang paling 'kusayang


engkau tahu didalam hatiku


masih menyayangi selalu


masih


menyayangi selalu


Menyayangi se... selalu.......

__ADS_1


Semua orang menikmati lagu itu dan setelah selesai membawakan lagu itu Ivana menarik nafasnya dan kembali lagi dengan kata "ikhlas" lah yang tetap menyemangati dirinya sampai detik ini.


"Terimakasih." ucap Ivana lalu turun dari atas panggung itu.


Nana tau apa yang dirasakan wanita yang ia anggap sebagai temannya itu bahkan Nana tau betul jika berada di posisi Ivana.


Nana pun berdiri "Sayang, boleh aku bicara kepada ibu mertua ku?" pinta Nana kepada Al , dimana saat itu Al sedang berbincang dengan sesama pebisnis.


"Ya pergilah, jangan lama." ucap Al dan Nana pun pergi dari sana mendekati Nyonya Meeryana.


"Selamat siang, Ma." ucap Nana dengan ragu saat mendekati ibu mertuanya yang sedang duduk sendirian menikmati hidangannya.


"Nana." panggil Meeryana begitu antusias dan berkaca-kaca matanya.


"Boleh peluk?" tanya Nana kepada Meeryana wanita cantik yang tak lagi muda itu.


Nyonya Meeryana seketika merentangkan tangannya "Sini peluk aku, sayang." ucap Nyonya Meeryana kepada Nana, Dan Nana pun seketika itu juga masuk kedalam pelukan Nyonya Meeryana dan tanpa mereka sadari media pun menyoroti momen tersebut.


"Pelukan ibu yang sangat aku rindukan." ucap Nana dalam hatinya.


Disisi lain Ivana berdiri di luar gedung mencari udara segar untuk lebih leluasa dia nya bernafas.


Ivana menatap langit cerah di depannya itu lalu ia berkata "Tuhan, engkau tau apa yang ku pendam sangatlah menyiksaku, engkau tau betapa sesaknya hatiku dan engkaupun tau apa penyebabnya. maka aku mohon, tenangkanlah hati ini dan yakinkan aku bahwa dibalik semua ini engkau merencanakan sesuatu yang indah untuk ku."ucap wanita itu dengan tegar akan hatinya.


Namun saat Ivana sibuk dengan lamuannya melihat langit tiba-tiba seseorang datang dan berdiri di samping nya lalu ikut menatap langit.


"Tuhan, jika dia jodoh saya dekatkan lah. tapi jika dia jodoh orang lain, saya siap jadi orang lain." ucap orang itu dan saat itu juga Ivana dan orang tersebut saling pandang.


"El?"


"Hay."


Bersambung.....


Support terus ya othor receh ini supaya rajin update 🥰🥰🙏


bonus visual Ivana

__ADS_1



__ADS_2