
Happy reading
❤️❤️❤️❤️❤️❤️
"Katakan dimana nyonya muda Nana?" Ben dan Al yang datang ke rumah kost keke terus menekan gadis itu, sedangkan Al hanya memperhatikan raut wajah wanita bernama Keke itu.
"Saya sudah bilang berulang-ulang kali, saya tidak tau tuan B E N gila, kenapa kau dari tadi mendesak ku, orang aku tidak tau." ucap Keke berwajah jutek kepada Ben sedangkan Alulai merasa jengah melihat perdebatan dua orang di hadapan nya itu
"Jangan bohong, kau kan sahabat nya pasti kau tau dimana nyonya muda Nana." ucap Ben lagi kali ini laki-laki itu menggenggam tangan Keke agar wanita itu mengaku.
"Apa sih, orang aku itu beneran gak tau Nana kemana, dia tidak ke kost ku jadi mana aku tau." ucap Keke lagi lalu menghempas kan tangan Ben dari tangannya.
"Dan kenapa sih megang-megang tangan saya, naksir baru tau rasa kau."cicit Keke kepada Ben dengan wajah cemberut nya dan seketika itu juga Ben berasa mual mendengar ucapan gadis itu.
" Hueekkk... sorry, tipe saya bukan Anda nona"ucap Ben dengan wajah mual nya.
"Dih... sok cool,, hey tuan Ben kau pikir tipe saya laki-laki seprti anda? huekk... saya selalu cari yang bisa bikin masa depan saya terang." ucap Keke dengan bangga nya.
__ADS_1
"Hey Nona K E K E, kalau kamu mau masa depan kamu terang maka menikah lah dengan anggota PLN." ucap Ben dan seketika itu juga al membentak kedua orang tersebut.
"DIAM." teriak Al dan seketika itu juga dua orang itu tutup mulut dan mematung.
"Saya ini mencari istri saya bukan menonton perdebatan kalian." ucap Al lagi begitu kesal.
"Hey kau, apa Nan punya keluarga?" tanya Al kepada Keke
"Ada tuan, dia putri sulung dari pemilik perusahaan Wijaya. dia adalah anak dari tuan Robert Wijaya." ucap Keke dan seketika itu juga Al menaikkan satu alisnya.
"Wijaya Group?" tanya Al dan Keke menganggukan kepalanya.
"Baik Tuan." ucap Ben
"Dan kau, ikut aku ke rumah sahabat mu itu." Al mentitah Keke ikut dengan nya menjemput Nana disana, karna pikir Al Keke adalah jalan satu-satunya jika istrinya nanti tidak mau pulang, dan Keke bisa membujuknya.
"Baik tuan Al."
__ADS_1
Dan mereka pun siang menjelang sore itu langsung menuju kediaman Wijaya.
*******
Disisi lain Nana saat ini sedang makan di Cafe untuk mengisi perut nya yang kosong "Kau tau nak, Daddy mu itu orang kaya. dia itu memiliki segalanya bahkan Mommy mu ini mau minta gorengan dipesawat malah pesawat nya mau di beli, mommy cuma tanya bandara bahkan bandara pun bisa ia atas namakan mommy mu,, tapi aku benci Daddy mu." ucap Nana bicara sendirian di cafe itu sambil memegang perut nya.
"Mommy mencintai Daddy mu tapi dia memeluk wanita lain, Bang sat kan dia?" ucap Nana memaki Al kepada anak nya di dalam perut, semua orang yang ada di cafe tersebut hanya menatap heran Nana.
"Gini banget hidup mommy mu sayang, pusing mikirin hidup kek gini." ucap Nana lagi menatap sedih
"Tapi apa mommy harus goyang dumang dulu supaya masalah jadi hilang? kan ga mungkin nak ya?" ucap Nana mulai konyol.
Nana mengambil card pemberian Al kepada nya waktu itu dan Nana ingat sekali pasword nya pun hari jadi pernikahan mereka "Baik lah sayang, mulai sekarang harus sedikit jahat, karna terlalu baik ternyata suka di injak." ucap Nana lalu berdiri dari tempat duduk nya.
Bersambung....
Ikuti terus ya kisah Nana , kalau mafia yang ngejer-ngejer asik kali ya di tambah istrinya cuek dan ga peduli 🤣🤭🤭🤣🤣🤣
__ADS_1
Untuk beberapa episode kita buat jahat dulu y Nana nya 🤭🤣🤣
Jangan lupa like, komen dan bantu vote othor ya 🙏🙏