
Happy reading
πΏπΏπΏπΏπΏ
"Maaf ganteng."
"Mirabella." Saat lelaki gemulai itu hendak bicara kepada Al namun langsung di patahkan langsung ucapan oleh Ben selaku asisten Al atau orang kepercayaan nya dengan mata melotot kearah Mirabella.
"Maksud eyke,, maaf tuan Al yang tampan karna harus menunggu lama proses make up calon anda," ucap Mirabella lagi dengan wajah lembutnya lalu menatap Nana yang asik meng usel-usel kening nya yang tadi di toel oleh mirabella.
"Ben,, lakukan sekarang, aku ta ingin membuang waktu ku."ucap Al kepada bawahan nya itu dan Ben pun paham akan maksud perkataan tuan nya itu.
" Ayo Nona kemari lah,"Ben mempersilahkan Nana berdiri disamping Al karna proses pernikahan akan segera dimulai
Dan Nana hanya bisa pasrah bahkan kedua mempelai tersebut tidak menghadirkan keluarga mereka masing-masing, mau di pihak Al atau pun pihak Nana tidak ada sama sekali.
__ADS_1
Dihadapan pendeta Al mengucapkan sumpah janji dengan begitu lantangnya bahkan tak ada ke gugupan sama sekali, entah apa yang dipikirkan laki-laki itu hanya dia lah yang tau semua nya. Berbeda kebalik dengan Nana, Nana berulang kali menarik nafas nya dalam-dalam dan memejamkan mata nya agar bisa fokus , karna ini hari dimana ia akan melepaskan masa lajangnya yang belum tau kepastian motif dari pernikahan tersebut.
"Saya.. Saya Meriana Sean menerima engkau Al Chapone sebagai suami, dalam sehat maupun sakit , dalam senang maupun susah sampai maut memisahkan. Disaksikan oleh roh kudus, ku ucapkan janji suci ini kepadamu."
Setelah Nana mengucap janji suci itu tibalah dimana sang Pastor mengizinkan Al untuk menciumnya. Nana menelan ludah kasar, dia menggeleng dengan samar . Dan gelengannya itu dapat terlihat oleh Al Chapone.
Namun bagaimanapun Nana menolak dengan menggelengkan kepalanya tetap saja Al datang untung menciumi bibir wanita itu. Membuat Nana memejamkan matanya gugup, Hingga Nana merasakan benda kenyal menyentuh bibirnya .
Semua orang disana termasuk anggota SKYBLACK ikut berbahagia atas pernikahan bos mereka terlepas dari apa yang sedang direncanakan juga maksud dari pernikahan tersebut mereka tak ingin membahasnya demi kebahagiaan bos nya sendiri.
"Aku ada pertemuan sekarang, hollin antarkan dia ke kamar ku." Al akan pergi namun sebelum pergi ia memerintahkan kepala pelayan dirumah nya itu untuk mengantarkan Nana untuk masuk kedalam kamar pribadi nya.
Sontak itu semua membuat semua orang kaget, karna tidak ada satu orang pun yang bisa masuk kedalam kamar Al Chapone bahkan orang tua nya sama sekali tetapi gadis yang baru saja ia nikahi tanpa pengenalsn bahkan bukan kekasih sang bos bahkan terakhir di ketahui gadis yang menjadi istri bos mereka itu, wanita yang sama yang mencari gara-gara karna mengatai seorang Al Chapone anak durhaka di muka umum dan kini menyandang status sebagai seorang istri dan bisa masuk kedalam kamar pribadi tersebut.
"Baik tuan." ucap Hollin dan langsung mempersilahkan Nana untuk berjalan terlebih dahulu
__ADS_1
"Ayo Ben." Ajak Al lalu ia berjalan kearah luar rumah untuk masuk kedalam mobil sedangkan Nana yang baru masuk kedalam kamar Tuan suaminya itu tidak sama sekali mengagumi kamar tersebut yang berbeda dengan kamar-kamar pada umumnya, bahkan kamar itu luar biasa indah dan elegant nya namun mata Nana seakan tertutup akan omelannya yang tidak jelas.
Setelah masuk ke kamar Nana langsung membuka High heels nya lalu melemparkan nya ke sembarang arah lalu wanita itu ngedumel ga jelas.
"Pernikahan macam apa ini?" Nana bermonolog dengan tangannya ia gerakan seolah ia sedang bertanya
"Dia mencium ku di depan semua orang? memang tidak ada rasa malu sama sekali pria itu." umpat Nana kesal
"Walaupun bikin kesel tapi juga deg deg-an sih hehe." kembali otak nya sengklek mengingat Al menciumi bibir nya
"Waras Nana waras... " Ia men toel kepala nya yang mesum
"Baru nikah terus istri di tinggalin kek gini? emang ada pengantin di angguri kek gini? Drama macam apa ini?" umpat Nana kesal
"Baiklah aku ikuti drama mu Tuan suami."
__ADS_1
Bersambung....