Ranjang Panas Sang Mafia

Ranjang Panas Sang Mafia
Teriakan Nana.


__ADS_3

Happy reading


♥♥♥♥♥♥


Malam itu saat Al terbangun karna tubuhnya begitu lengket dan perutnya sudah mulai lapar ia pun memaksa dirinya untuk bangun. Namun saat Al hendak bangkit ia melihat wajah istrinya begitu terlelap dan nyenyak oleh tidur nya itu. bahkan Nana tak terusik sama sekali oleh pergerakan Al.


Al pun langsung bangkit dan meraih handuk dan memungut pakaian mereka yang berhamburan di lantai dirinya pun masuk kedalam kamar mandi untuk berendam.



Al pun merendamkan tubuhnya di dalam bathtub berisikam air hangat yang sudah ia isi tadi. Lalu Al memejamkan matanya dan seketika wajah Nana masuk kedalam fikirannya dan terlintas disana.


"Bahkan dalam pejam ku, wajah mu pun ada" Gumam Al tersenyum kecil merasa lamunannya pun terganggu, tanpa ia sadari ia seakan menjadi laki-laki yang kembali jatuh cinta setelah beberapa lama ini ia di dalam kekecewaan dan penghianatan namun kali ini hidupnya seakan kembali berwarna. ada perasaan aneh yang tak bisa ia gambarkan juga cerita kan dan hanya dirinya lah yang tau itu.


"Aggggghhhhhh." Saat Al sedang berendam tiba-tiba dari arah kamar terdengar suara jeritan Nana membuyarkan lamunan laki-laki itu, Al seketika langsung panik dan berdiri mengambil handuk mandinya.


Ceklek....


"Nana, kau kenapa?"tanya Al berlarian ke arah Nana begitu cemas karna mendengar teriakan tadi.


" Agggghhhhh.... "Nana bukannya menjawab pertanyaan Al namun wanita itu kembali teriak sambil menutup matanya


" Kau kenapa, Nana?"tanya Al lagi lebih mendekat ke arah istrinya

__ADS_1


"Pake baju, kenapa kau seperti itu suami?" Nana mentitah Al memakai pemutih di tubuhnya, bagaimana bisa laki-laki itu santai saja didepan Nana dengan telanjang dada dan hanya di tutupi handuk dipinggang berwarna putih, bahkan Nana bosa melihat dengan jelas ada yang menonjol disana.


"Kenapa?" Al balik bertanya


"Itu." Nana menunjukan tangannya ke arah singkong premium dihadapan nya itu sambil menutup mata.


"Kenapa kau menutupi mata mu? bukannya kau sudah menyicipinya? bukan kah enak?bahkan kau mengangguminya, iya kan?" tanya Al begitu absurd nya tanpa di kaji terlebih dahulu kata-katanya itu


"Wait.. " kaget Nana


"Apa mau foreplay?" tawar Al sambil menaikan alisnya ke arah Nana


"No.... " teriak Nana hampir mengagetkan laki-laki itu


"No... tulang ku rasanya patah semua, bahkan aku sendiri mau berdiri ga bisa... hihkksss... dan kau seolah-olah aku yang gila begituan... ahh.." ucap Nana sambil berwajah sedih


"Kau kesakitan? Adik kecil ku membuat mu sulit berjalan?" Dan Nana menganggukan kepalanya membenarkan apa yang terjadi


"Baiklah, ayo kita perbaiki."ucap Al dan langsung laki-laki itu mengangkat tubuh Nana masuk kedalam gendongannya.


"Aaahhhhh.... suami,, nanti aku jatuh... ciih kau memalukan sekali,, aku belum memakai baju ku,, aku malu."Nana langsung menutupi mukanya yang memerah karna malu di dada Al yang tak bertutup sehelai kain pun.


" Aku suamimu, aku berhak atas dirimu juga tubuhmu."jawab Al begitu santai dengan suara sensual nya sambil menggendong Nana ala bridal style.

__ADS_1


"Tapi suami."ujar Nana


" Tapi apa lagi, Nana?"Al bertanya sambil menghentikan langkah nya sambil menatap mata Nana.


"Tapi kita mau kemana?" tanya Nana karna tidak tau suaminya itu mau bawa dirinya kemana


"Tubuhmu sakit semua kan?" tanya Al dan Nana pun mengangguk kan kepalanya


"Mau sembuh nggak?" tanya Al lagi


"Mau." jawab Nana antusias


"Ya udah ayo," ucap Al kembali berjalan menuju kamar mandi mereka


"Kemana?" tanya Nana


"Ronde kedua." ucap Al


"Hahkkk... "


Bersambung......


Bantu dukung terus ya karya baru othor ini, like komen dan bantu vote ya 🤭🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2