Ranjang Panas Sang Mafia

Ranjang Panas Sang Mafia
Jack atau Jayden


__ADS_3

Happy reading


❤️❤️❤️❤️❤️


"Cruttt.... "


"aghhhhhhh..... " Al meringis menahan sakit saat tanganya di ikat bahkan kakinya pun namun tubuhnya sudah berbakat oleh cambukan yang memerah karna dicambuk orang dihadapannya itu.


"Tidak bisa, ini tidak bisa aku diamkan.. Nana mulai terpancing amarahnya di saat perutnya begitu membesar dan didepan mata kepalanya suaminya itu disiksa oleh orang yang sangat ia kenal selama ini dan sering ia melihat kaki-laki itu.


" Syutt.. Tunggu dulu, Na."El menghentikan langkah kaki Nana.


Cutt.....


Cetak...


Celtak....


Suara cambukan itu berulang kali terdengar di telinga Nana "Suamiku disiksa El, aku diam saja?" El kembali menyuruh Nana diam.


"Diamlah nanti kita ketahuan." Ucap El berbisik agar Nana mengerti


Namun saat dua orang itu sedang beradu pendapat masing-masing tiba-tiba tiga orang anak buah Al dan Nana tau betul salah satunya ada asisten Ben disana menerobos masuk untuk menyelamatkan tuan nya.


Brakk.....


"Lepaskan tuan ku." Teriak Ben, Nana dan El kembali mengintip siapa yang bertengkar di dalam dan apa yang dilakukan oleh asisten Ben tersebut.

__ADS_1


Namun laki-laki yang menyekap Al langsung menga cungkan pistolnya tepat di kepala Al "maju satu langkah maka akan aku keluar kan isi otak Tuan mu ini." Ucap nya tersenyum jahat.


"Kau." Asisten Ben mengeram kesal namun ia masih bisa melihat kode dari tangan tuannya itu.


"Be.. Ben.. Turunkan senjatamu." Ucap Al dengan suara seraknya karna kelelahan disiksa dan di cambuk oleh orang di hadapan nya itu.


"Tapi tuan." Ben hendak bicara namun Al langsung emosi


"Ben, turunkan." Perintah Al membuat Nana yang sedari tadi mengintip langsung mengeram kesal.


"Bodoh... Kenapa dalam situasi seperti ini kau masih bisa mendengarkan tuan mu asisten bodoh.? " Ketus Nana mengutuk Ben yang begitu tolol dengan menjatuhkan pistol ditangannya.


"Diamlah kakak ipar, nanti kita ketahuan." Ucap El namun Nana sudah tidak bisa menahan nya lagi, saat El lengah di situlah Nana langsung berjalan masuk dan mengambil pistol milik El.


"Lepaskan suamiku." Teriak Nana membuat semua orang disana kaget dan melihat kearah dirinya.


Buyar sudah rencana Al saat Nana sudah masuk kedalam ruangan itu.


"Wah... Wah.. Wah... Kau benar-benar istri setia ya." Ucap laki-laki itu masih menodongkan senjatanya dikepala Al.


"Lepaskan suamiku ayah mertua,, lepaskan suamiku tuan Jack Agata atau biasa dikenal dengan nama samaran tuan Jayden, kenapa kau melakukan semuanya? Lepaskan suami ku." Pinta Nana lagi dengan berteriak


"Nana sudah cukup, pergi dari sini dan pulanglah." Ucap Al


"Tidak bisa aku tidak mau Al, aku akan menolong mu." Ucap Nana lagi


"Kau tidak akan bisa menolong ku Nana, pulanglah." Pinta Al lagi memohon

__ADS_1


"Kenapa? Kau meragukan kelemahan ku? Aku akan menolong mu, aku tidak mau kenapa-kenapa Al." ucap Nana lagi sedangkan Al juga asisten Ben hanya bisa narik nafas dalam-dalam lalu membuang nya.


"Bagaimana bisa kau mau menolong suamimu nyonya muda jika ketakutan plus amarah mu bercampur jadi satu sehingga tanpa sadar kau memegang pistol itu dengan terbalik." batin Asisten Ben hanya bisa menghela nafas panjang.


"Sayang pulang lah, jangan memperkeruh keadaan. pistol mu itu terbalik." ucap Al pelan kepada istrinya sedangkan El yang melihat dari tempat persembunyian nya hanya bisa tepuk jidat akan ulah kakak iparnya itu yang begitu ceroboh.


Nana langsung melihat kearah pistol yang ia pegang "oh iya,,, maaf aku lupa." Nana langsung memperbaiki cara menggunakan pistol itis sedangkan Al hanya bisa geleng-geleng kepala.


Bagi Al lawan nya itu tidak begitu berat makanya dia terlihat menikmati penyiksaan ini tetapi karna ada istrinya justru menjadi ketakutan bagi Al jika nanti terjadi apa-apa kapada Nana.


"Sepertinya aku ada target baru."ucap laki-laki itu yang mana dia adalah papa tiri dari Al chapone.


" Kau sentuh istriku jangan harap kau bisa lolos dari ku, bahkan akan aku lupakan jika kau masih terikat dengan wanita yang telah melahirkan ku itu."ucap Al dengan suara tegas nya.


Buggkkkkk


Jack langsung memukul perut Al dengan sangat keras "jangan mengancam ku, sialan." ketus nya


"Al." teriak Nana


namun tiba-tiba


Dor....


Dor...


kaki Jack keduanya ditembak dan pria itu tersungkur di lantai.

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2