
Aku bertepuk tangan saat melihat perubahan dari Hoshimiya, seragam militernya telah digantikan dengan pakaian minim yang berupa mirip pakaian renang hanya saja itu dibuat dengan baik, di punggungnya berderet semacam sayap yang dibuat dari mesin dengan meriam raksasa yang mengagumkan.
"Ini tipe standar," perkataan itu berasal dari Cassiopeia.
"Begitulah, yang terbaru lebih canggih."
Hoshimiya berpose nakal ke arahku.
"Bagaimana Weis apa penampilanku cukup menggairahkan."
"Benar sekali."
Kemudian giliran Andelona dilanjutkan Cassiopeia, tak kusangka itu juga cocok dengan Cassiopeia.
"Puji aku lebih banyak."
Lita memotong.
"Jadi apa kalian akan meminjam Eternal Suit ini?"
Cassiopeia yang membalasnya.
"Tidak, aku pikir itu akan sulit digunakan sesuai gaya bertarung Hoshimiya ataupun Andelona, aku akan membuat secara khusus untuk mereka."
"Ka-kau pasti bercanda?"
"Aku punya beberapa barang bagus jadi bahan baku tidak masalah."
"Aku benar-benar ingin melihatnya nanti."
Cassiopeia mengalihkan pertanyaan padaku.
"Dan Weis apa mungkin kau ingin memiliki unit Zeltras, aku bisa membuatkan satu untukmu?"
"Jika memungkinkan kurasa aku juga perlu satu untuk berjaga-jaga."
__ADS_1
"Baiklah, aku dan Andelona sementara waktu akan berada di bengkel jangan lakukan hal nakal saat kami tidak ada di sana."
"Tunggu, aku juga ikut."
"Tentu saja, aku juga harus membuat gergajimu jadi senjata semi otomatis."
"Heh."
Aku dan Hoshimiya melambaikan tangan ke arah mereka berdua sebelum meninggalkan bengkel. Tidak ada hal khusus untuk dikerjakan hari ini jadi aku bertanya pada Hoshimiya.
"Apa kau ingin pergi ke suatu tempat?"
"Aku ingin makan yang manis-manis," dia mengatakannya selagi merangkulku.
Aku tidak pernah bosan merasakan dadanya menempel di lenganku.
"Kita masih punya banyak uang dari hasil perburuan sebelumnya jadi mari pergi ke sana."
"Yattaa."
Kami duduk saling berhadapan di mana pelayan meletakan berbagai olahan manis sesuai pesanan, beberapa orang cenderung melirik ke arah Hoshimiya yang dengan senang memasukan kue ke dalam mulutnya.
"Hmmm... ini enak. Bilang aaa Weis."
"Aaaa."
Aku menerima suapan mesra darinya, aku bisa merasakan hawa membunuh dari banyak pria yang ada di sini. Hoshimiya memang cenderung memiliki sisi keibuan tinggi terkadang aku memang merasa lebih nyaman dengannya.
Sesaat memikirkannya beberapa orang tampak berlarian di luar kota, itu membuatku sedikit penasaran karenanya aku dan Hoshimiya mencoba mencari tahu dan keluar ke gerbang kota Trivia.
Di sini ada beberapa orang petualang serta instruktur akademi juga, kenalan kami Rex berkata padaku.
"Kau ada di sini juga?"
"Apa terjadi sesuatu?"
__ADS_1
"Gerombolan besar monster sedang datang kemari, bahkan dengan jumlah kita aku tidak yakin bisa menahan semuanya."
"Kalau begitu bisakah jika aku memulai lebih dulu."
"Hah, apa maksudmu?"
"Berikan aku waktu beberapa menit saja setelah itu kalian menyerang sisanya."
"Kau yakin?"
"Aku hanya akan mencoba mengurangi jumlahnya."
Semua orang saling berbisik satu sama lain dan akhirnya memutuskan.
"Hanya 5 menit."
"Dimengerti."
Seperti yang sebelumnya dikatakan Alya seluruh negara berada dalam krisis peperangan karenanya orang-orang kuat ditarik ke ibukota untuk mendukung di garis depan.
Kuharap aku bisa melakukan sesuatu lebih untuk ini.
Hoshimiya menatapku dengan tekad kuat.
"Jangan terlalu memaksakan diri."
"Iya."
Aku berjalan ke depan dan melihat bagaimana para monster bermunculan dari jauh, tak tanggung-tanggung aku melihat banyak monster kuat di sana. Orc dan goblin hanya sebagian kecil dari mereka.
Ini juga kesempatanku untuk melihat seberapa jauh peningkatanku.
Aku mengulurkan tanganku dan sebuah lingkaran sihir tercipta di sana.
"Aquarius Disaster."
__ADS_1
Bersamaan perkataanku serangan air ditembakan sejauh 500 meter, menghantam tepat di tengah monster dengan bunyi memekakkan telinga membentuk bola air raksasa berdiameter 50 meter. Puing-puing tanah lenyap tergerus air menciptakan kawah raksasa setelahnya.
"Luar biasa, jadi ini sihir Weis.. api adalah hal normal tapi baru kali ini air bisa menghasilkan kehancuran seperti ini."