Reinkarnasi "Penyihir" Menjadi Siswa Akademi Militer Terkuat

Reinkarnasi "Penyihir" Menjadi Siswa Akademi Militer Terkuat
Chapter 16 : Slime Pembunuh


__ADS_3

Sesampainya di desa tanda tanya muncul di atas kepala penduduk, mau bagaimana lagi kami mengenakan seragam akademi namun saat aku menunjukan kartu petualangku mereka akhirnya bisa mengerti.


"Kami tidak tahu bahwa siswa akademi bisa menjadi petualang."


"Kami memiliki izin khusus dari tuan putri."


Perkataanku cukup membuat mereka percaya, dengan mengatasnamakan putri mereka dapat menerima kami dengan baik.


"Mohon bantuannya."


"Jadi kapan slime itu muncul?"


"Biasanya mereka muncul pada siang hari tepat saat matahari berada di atas kepala kami."


Itu hanya sebentar lagi, syukurlah kami datang tepat waktu, aku dan Hoshimiya saling memandang lalu mengangguk mengiyakan.


Sementara para penduduk bersembunyi kami akan bersiap di luar desa. Tepat saat mereka bermunculan kami bertindak, slime pembunuh memiliki ukuran lebih besar setinggi pria dewasa serta memiliki warna lebih gelap.


Hoshimiya mendukung dari belakang sedangkan aku berada di depan dengan sebuah pedang sebagai senjata, pedang itu memotong salah satu slime sampai meledak menjadi serpihan lendir yang menempel di permukaan tanah.


Aku melakukan hal sama pada slime-slime yang lainnya, dan seekor slime yang menyelinap di atasku di tembak mati.


"Tepat sasaran."

__ADS_1


Jumlah mereka tidak menunjukkan pengurangan atau lebih tepatnya malah semakin banyak, aku melompat saat slime meludahkan cairan ke arahku, itu memiliki zat asam yang mampu melarutkan benda apapun.


Tak lama kemudian para slime mulai berkumpul satu persatu lalu kemudian membentuk dirinya menjadi lebih besar, cukup sulit dibayangkan bahwa kini slime itu menjadi setinggi seperti unit Zeltras, mungkin lebih pendek tapi tetap saja itu besar.


Tubuh slime membentuk dua tangan yang dia coba arahkan tinjunya padaku, aku melompat dan ledakan tanah hanya terjadi di pijakanku sebelumnya.


Hoshimiya berusaha kuat dengan menembakan senjatanya sayangnya itu sia-sia, lendir yang di miliki slime tersebut melarutkan pelurunya.


"Itu sudah cukup Hoshimiya, akan kuatasi ini sendiri."


"Baik."


Hoshimiya menarik dirinya mundur dari pertarungan, menyisakan pertarungan satu lawan satu. Aku memutar tubuhku sembari mengarahkan tebasan yang diakumulasikan dengan gerakan cepat.. dua tangannya terpotong kemudian melompat ke atas kepalanya untuk memberikan tebasan berikutnya.


Slime itu bermutasi dan akhirnya lebih menyerupai makhluk yang aneh di mana tangan-tangan yang lain muncul di sekujur tubuhnya. Itu bisa memanjang maupun memendek sesuai keinginannya.


Aku mampu menghindari beberapa dan sisanya mengenai tubuhku secara langsung. Terlempar di udara bukan hal bagus untuk diceritakan.


Aku meletakkan tanganku di tanah untuk menciptakan lingkaran sihir yang mana menghasilkan ikan-ikan terbuat dari air, walau hanya bisa menggunakan elemen air aku bisa memanipulasi bentuknya.


Ikan-ikan yang seluruhnya berjumlah 100 ekor terbang di udara, meluak-liuk sesaat sebelum memasukkan dirinya ke dalam tubuh slime secara bergiliran, mereka saling menyatu satu sama lain di dalam tubuh lalu meledak bersamaan tubuh slime itu sendiri.


Slime pembunuh telah dikonfirmasi telah lenyap.

__ADS_1


Misi berhasil.


Hoshimiya tersenyum selagi mengarahkan jempolnya padaku. Aku tidak merasakan slime lainnya maka dengan ini pekerjaan kami telah selesai.


Aku dan Hoshimiya menerima bayaran sesuai dijanjikan dibagi dua berarti 50 koin emas masing-masing, lumayan, lumayan.


Di bar yang dikelola guild beberapa orang telah mengambil tempat duduknya, Rex meminta kami duduk juga di mejanya.


"Apa ada sesuatu?"


"Kita kedatangan seorang penyanyi luar biasa, kau pasti akan menyukainya."


Ada sebuah panggung yang diletakkan di depan kursi penonton dan di sana seseorang baru saja naik ke sana.


"Kalian semua, bukannya dia tuan putri."


Mendapati perkataanku semua orang memucat.


"Apa yang kau katakan, jangan katakan itu... di sini dia bukan tuan putri melainkan seorang penghibur bernama Rein."


Jadi begitu tuan putri memerankan karakter ganda di sini, pantas saja dia tahu bahwa kami mencoba mendaftar di sini.


Dunia selalu membuatku terkejut.

__ADS_1


__ADS_2