Reinkarnasi "Penyihir" Menjadi Siswa Akademi Militer Terkuat

Reinkarnasi "Penyihir" Menjadi Siswa Akademi Militer Terkuat
Chapter 73 : Keluar Bersama


__ADS_3

Dengan kontribusi yang dilakukan kami yang mana mampu mengalahkan dua jenderal musuh sekaligus semua orang dipanggil ke istana sementara termasuk kelompokku dan Figo.


Aku dan ratu adalah suami istri jadi rasanya tidak enak jika aku berada di sana dan mendapatkan hadiah bersama lainnya jadi aku menghabiskan waktu dengan Elma, dia adalah istriku juga, karena banyak hal aku sudah menikah dengan beberapa wanita.


Istri pertama Lumia.


Istri kedua Alya.


Istri ketiga Elma sementara para roh agung bisa disebut selingkuhan yang legal.


Yah kurasa aku telah hidup di dalam sesuatu yang disebut kerajaan Harem, untuk Hoshimiya dia akan menikah setelah lulus dari akademi dan posisinya akan ditempatkan di pertama meskipun sekarang Lumia yang menepatinya.


"Mau teh lagi Weis"


"Tentu."


"Teh buatanmu memang enak."


"Fufu aku senang, ngomong-ngomong selamat untuk pencapaiannya, seusai yang diharapkan dari suamiku kamu mampu mengalahkan mereka dengan mudah."


"Ini juga berkat yang lainnya, sebenarnya aku sempat babak belur juga."


"Apa ada yang sakit?"


"Kurasa mentalku yang sakit."


"Kalau begitu hari ini aku yang akan menghiburmu."


Aku sudah meminta semua roh Agung untuk berjalan-jalan di sekitar kota jadi aku punya waktu berduaan dengan Elma tanpa harus diganggu.


Kurasa punya istri banyak memang impian banyak pria.


Saat Elma terkulai lemas di ranjang para roh agung muncul di belakangku.


"Kalian benar-benar seperti hantu."

__ADS_1


"Kami juga tidak akan melewatkan hal seperti ini," Casandra yang berkata itu dengan senyum jahat yang sama seperti yang lainnya.


"Ugh..."


Inilah bagian yang tidak kusukai dari kehidupan Harem, meski kau sudah lelah kau tidak bisa berhenti.


Hari telah berganti dan matahari telah sampai dibatas semuanya terasa hangat, di bengkel itu aku melihat bagaimana Cassiopeia tengah memperbaiki Nemesis dengan tangannya sendiri.


Tubuhnya kecil tapi dia mampu memperbaiki mereka semestinya, Lita juga ada tapi dia sibuk untuk memperbaiki yang lain.


"Kau perlu bantuan Cassiopeia?" tanyaku demikian, dari tempatku berdiri aku dengan mudah memperhatikan apa yang ada di dalam roknya.


"Tidak usah, aku bisa melakukannya sendiri untuk bagian ini."


"Kau mengenakan motif bunga, lain kali pakaianlah celana dibanding rok."


"Kau melihatnya?"


"Bodoh, pasti aku melihatnya."


Dia imut saat mengatakan itu.


Hari ini aku akan pergi dengan Hoshimiya dan Andelona, aku pikir mereka pasti sudah selesai berdandan.


Seperti yang kuduga mereka berdiri di depan gerbang akademi dengan gaun mereka yang indah.


"Itu bagus, kalian sangat cocok."


"Benarkah."


"Terima kasih, aku merasa kalah dengan ukuran Hoshimiya."


Hoshimiya sebesar melon sulit untuk membandingkannya dengan siapapun.


Aku mengangkat tanganku selagi berkata.

__ADS_1


"Ini waktunya membeli rumah untuk kita semua, mari bergegas."


"Ooh."


Itu adalah rencana kami, hanya dua tahun lagi kami akan lulus dari akademi dan aku sudah memiliki banyak wanita di tanganku karena itu, rumah bukan pilihan buruk agar semuanya berada di satu tempat.


Aku juga harus memikirkan jika mereka hamil, jadi tak masalah untuk membeli rumah yang besar.


"Fufu, suamiku berniat membeli rumah tapi tidak mengajakku, itu adalah hal yang tidak dibenarkan."


"Lumia, bukannya harusnya kau sibuk di istana."


Aku terkejut padanya yang sedang bersandar ditiang lampu dengan wajah penuh kemenangan.


"Tentu saja sibuk, tapi aku bisa meluangkan waktu untuk hal penting seperti ini."


Aku berseiza di depannya.


"Maafkan aku."


Dan begitulah Lumia ikut denganku juga. Pelayan pribadinya sibuk dengan pembangunan istana jadi ia tidak bersama dengannya.


"Aku sudah mengatur bahwa istana hanya akan digunakan untuk menyambut tamu dan mengatur kerajaan, untuk tempat tinggal aku akan bersama kalian."


"Apa tak masalah?" kata Hoshimiya.


"Tak apa, lagipula aku ratunya."


Jawaban yang tidak bisa dibantah lagi.


"Ngomong-ngomong Lumia, bagaimana kau tahu bahwa kami akan pergi?"


"Jangan remehkan koneksi kerajaan."


Hoshimiya dan Andelona memalingkan wajahnya.

__ADS_1


Sudah jelas mereka telah disuap. Apapun itu aku senang jika mereka rukun.


__ADS_2