
Kami dibawa ke ruangan yang lebih baik untuk saling berbicara, aku duduk di sofa dengan Hoshimiya dan Sento di sebelahku sisanya berdiri di belakang begitu juga putri yang duduk di seberang kami.
"Biar aku perkenalkan diriku sekali lagi, namaku Eoni aku putri dan sekaligus anak kedua dari kerajaan Aloysius, kau mungkin bertanya kenapa aku menggunakan budak sebagai tentara, itu terjadi karena kakakku berhasil mengalahkan pasukanku hingga kami dipukul mundur ke pinggiran."
Itu alasan kenapa mereka bisa bertemu kami di sini, dia melanjutkan.
"Aku tidak tahu harus mencari kemana pasukan tambahan jadi aku memutuskan untuk membeli mereka sebelum disebar luaskan ke kerajaan lain dan alasan aku menggunakan tanda budak untuk mengendalikan mereka, aku hanya ingin berjaga-jaga jika tanpa terduga mereka menyerangku, bagaimanapun setidaknya mereka akan sedikit membenci keluarga kerajaan bahkan jika itu aku.. aku berjanji akan melepaskan mereka setelah kerajaan ini kembali berdiri jadi aku mohon tolong pinjamkan kekuatan kalian, meski aku belum pernah melihat kekuatan kalian sepertinya kalian bukan orang biasa terutama Andelona."
"Dia hanya maniak psikopat," kataku mengalihkan pandangan ke arah Andelona yang tersenyum lebar sebelum ke Sento hingga ia malah menggelengkan kepalanya.
Untuk Hoshimiya.
"Aku hanya pandai menggoda Weis jika soal hal seperti ini aku tidak terlalu ahli."
Singkatnya keputusan berada di tanganku.
"Aku akan membantu hingga kerajaan ini kembali sedia kala tapi aku memiliki tiga persyaratan."
"Apa itu?"
"Pertama aku ingin para budak dibebaskan dari pengaruhmu dan hal seperti ini tidak akan ada lagi."
__ADS_1
"Kedua?"
"Berikan mereka wilayah khusus yang dihuni demi-human ataupun beast tanpa ada manusia di dalamnya termasuk bangsawannya."
"Itu terdengar berat untukku tapi aku tidak keberatan memberikan setengah wilayahku untuk mereka asal mereka masih tetap tinggal di sini dan mendukung kerajaanku."
"Dan yang terakhir aku ingin kalian mencari para budak yang sudah dijual dan menebusnya pada pemiliknya agar bisa tinggal kembali di sini."
"Jika itu aku pasti akan melakukannya tapi bukannya jika aku melepaskan para budak mereka tidak akan ikut dalam pertempuran."
"Apa yang kau katakan, kami bisa mengalahkan mereka hanya dengan jumlah kami," Cassiopeia memotong dan Geonia mengiyakan.
Dengan ini kesepakatan telah selesai.
(Itu hanya hal biasa)
(Ngomong-ngomong kapan kita penginapan aku ingin bersantai?)
Tinggal di gua cukup menyulitkan karena itu kami kembali ke penginapan setelah Eoni melepaskan segel budaknya.
Langkah kami akan dibuat besok jadi tidak masalah untuk bersantai malam ini. Aku melemparkan tubuhku ke ranjang empuk sementara semua orang telah menghabiskan diri mereka di pemandian air panas.
__ADS_1
Di masa lalu kemewahan seperti ini jarang ditemukan bahkan di penginapan, dunia benar-benar berubah, ada kipas angin, pengatur suhu bernama AC dan juga beberapa alat tulis moderen.
Padahal dulu aku suka menulis dengan bulu unggas serta mangkuk tinta dan sekarang ada bolpoin dan pensil.
Masa depan memang sangat praktis.
Aku mengarahkan tanganku untuk menciptakan lingkaran sihir tanpa atribut, ketika saat aku menyatukan elemen air Talia dan api Casandra itu hanya kuat beberapa saat sebelum hancur.
"Semakin elemen ditambahkan maka sihirnya semakin tidak stabil."
Masih ada lima lagi buku yang tersisa sebelum itu aku harus terbiasa mulai sekarang.
Hoshimiya berdiri di depan pintu selagi mengembungkan pipinya.
"Weis, apa yang kau lakukan kau harusnya ikut mandi dengan kami."
"Yah, aku nanti saja lagipula bukannya pria dan wanita dipisah."
"Kami menyewanya jadi tak masalah, mari pergi."
"Baiklah."
__ADS_1
"Jangan terangsang loh."
"Kurasa itu hal yang sulit dilakukan."