
Aku menyimpan mobil di dalam sihir penyimpanan bersama Nemesis sebelum kami berempat masuk ke dalam kota, agar kami tidak menarik perhatian kami hanya mengenakan pakaian sederhana pada umumnya.
Kurasa sudah lama tidak melihat Hoshimiya mengenakan gaun one piece hitam, terakhir kali itu saat masuk ke akademi.
"Ada apa Weis?"
"Kamu terlihat cocok mengenakannya."
"Benarkah, dadaku bertambah besar jadi agak sesak."
"Tolong ceritakan lebih teliti nanti."
"Apa mereka selalu seperti itu?"
"Ah yah, sisanya lebih baik kau tidak mengetahuinya."
Cassiopeia memimpin jalan bersama Andelona disusul aku dan Hoshimiya dan paling belakang Sento Maria.
Aku terkejut saat mengetahui dia telah lenyap.
"Kemana guru itu?"
"Dia diculik," ucap Andelona.
"Kupikir tidak mungkin ada yang mau menculiknya,"
Kami mencarinya dan melihat bahwa dia sedang bertarung di dalam gang sempit, dengan tangan kosong dia memukul para pria selagi menyeringai ke arah kami dengan sombongnya.
Aku tidak yakin untuk memangilnya sebagai instruktur atau sebagainya.
Dia duduk di punggung pria tersebut.
"Jadi kenapa kau tiba-tiba memukuli mereka?" tanyaku.
"Weis kau masih belum belajar, wajah mereka sangar sudah jelas mereka penjahat."
Logika macam apa itu?
Aku berkata ke arah salah satunya yang sebelumnya dibanting jatuh.
"Apa kalian ini penjahat."
"Ugh... kami hanya preman biasa, aku tidak tahu apa yang terjadi? Wanita ini muncul dan tiba-tiba menghajar kami."
Aku melirik ke arah Sento yang mengalihkan pandangan ke samping, pantas saja dia memiliki perilaku buruk.
__ADS_1
Aku mencengkeram orang yang kuintrogasi.
"Aku akan melepaskan kalian, dengan satu syarat aku ingin tahu dimana lokasi penjual budak akan dilaksanakan."
"Apa kau ingin membeli budak?"
"Benar, kudengar mereka punya sesuatu yang bagus."
Aku hanya berbicara secara asal namun sepertinya tebakanku benar.
"Ah kalian juga tertarik dengan Mermaid, kudengar mereka mencoba melelang hal itu nanti malam."
"Kau hanya perlu menunjukkan tempatnya."
"Baik."
Dan begitulah bagaimana kami mendapatkan informasi dengan cepat. Kami menyewa satu kamar untuk kami gunakan bersama.
"Mermaid kah, ras itu selalu berada jauh di laut kerajaan Aloysius... cukup aneh bahwa ada mermaid di tempat ini," ucap Sento Maria melemparkan dirinya ke atas ranjang empuk disusul Cassiopeia yang melakukan hal sama.
"Mermaid yah sesuatu yang tak terduga, pasti terjadi sesuatu di tempat itu."
Andelona dan Hoshimiya juga mengambil tempat mereka hingga aku hanya mendesah pelan.
"Nah Weis sekarang kau ingin berbaring di sebelah siapa?"
Godaannya terlalu berat di sini.
Malam harinya di atas bangunan tinggi aku dan Hoshimiya mengawasi dari kejauhan saat Sento Maria, Andelona dan Cassiopeia menyamar sebagai pembeli.
Aku menggunakan teropong jarak jauh jadi aku bisa melihat semuanya dengan jelas. Hoshimiya yang mengawasi melalui senjatanya juga turut menghitung musuh.
Casandra keluar dari tubuhku selagi menguap lebar.
"Kau sudah bangun."
"Tuan terima kasih sudah membiarkanku tidur seharian."
"Tak masalah aku membuatmu bergadang semalaman soalnya."
"Weis boleh ceritakan semuanya padaku."
"Jangan salah paham Hoshimiya, aku hanya berlatih sihir dengan Casandra, aku membuat sedikit penyatuan dengan mananya."
"Dengan cara apa?"
__ADS_1
"Aku dan tuan harus saling berciuman dan memindahkan mana dari mulut ke mulut."
"Jadi begitu."
"Kenapa kau mengatakannya?"
"Karena dia tanya."
"Lakukan itu padaku juga."
"Nanti?"
"Sekarang."
Dan aku melakukannya ditengah-tengah misi. Hoshimiya terus mendorong tubuhnya padaku dan aku tidak bisa berbuat apa-apa kecuali meraba-raba tubuhnya.
"Kalian terlihat sangat mahir melakukannya."
Aku tidak perlu komentarnya.
Hoshimiya mengelap bibirnya selagi mengatur nafasnya yang tersengal-sengal.
"Jadi begitu, aku sangat puas."
Aku mengambil mana dari tubuh Hoshimiya kemudian menyatukannya di dalam tubuhku sebelum memasukannya kembali ke tubuh Hoshimiya.
Saat Hoshimiya membentuk lingkaran sihir, itu menciptakan warna yang berbeda sebelah kiri warna biru untuk air dan sebelah lagi api untuk merah.
"Ini hebat."
Karena Hoshimiya tidak melatih sihirnya jadi itu murni sihirku namun sebagai gantinya aku memiliki sedikit tambahan mana darinya di tubuhku.
"Aku juga bisa membuat lingkaran sihir tanpa atribut hanya saja cukup lama untuk melakukannya jadi dengan cara menyatukan mana di dalam tubuhku secara langsung akan mempersingkat pembentukannya walaupun paling tidak bisa gunakan satu sampai tiga serangan saja."
"Tapi cara ini mesum."
"Maaf Hoshimiya, tapi cara ini sangat aku sukai."
"Dasar pria."
Suara Cassiopeia masuk ke earphone yang kukenakan di telingaku.
"Aku harap kalian masih fokus."
"Maafkan kami."
__ADS_1
Aku lupa bahwa mereka juga bisa mendengar pembicaraannya.