Reinkarnasi "Penyihir" Menjadi Siswa Akademi Militer Terkuat

Reinkarnasi "Penyihir" Menjadi Siswa Akademi Militer Terkuat
Chapter 17 : Berkumpul Dengan Rekan Petualang


__ADS_3

Saat musik diputar Putri Lumia atau Rein mulai bernyanyi, ini adalah lagu dengan tempo sedang yang dapat menggerakkan hatimu dengan sebuah semangat menggebu-gebu.


Aku bisa mengatakan bahwa itu nyanyian yang luar biasa, orang-orang dengan senang berteriak semangat dan tak henti meneriakkan namanya.


Dibandingkan dengannya aku lebih penasaran dengan sosok pelayan yang selalu mengikutinya. Sejak tadi aku tidak melihat apapun kecuali seekor serigala putih yang duduk dengan senang di pinggir panggung.


Serigala itu melirik ke arahku sesaat lalu berjalan dan melompat ke bawah. Tepat ketika jarakku dengannya menyempit serigala itu berubah menjadi seorang gadis, bukan gadis biasa dia pelayan yang kucari.


"Sepertinya Anda terus melihat Lumia, apa ada sesuatu?"


"Tidak, aku hanya mencari keberadaanmu tak kusangka kau berubah jadi serigala."


"Begitu."


"Bagaimana jika kau duduk, itu.."


"Mina, namaku Mina."


Hoshimiya di sampingku tampak cemberut sedangkan Rex tersenyum masam selagi berbisik ke arahku.


"Apa kau memiliki kemampuan untuk menarik cewek ke dekatmu."


"Aku juga ingin tahu itu," balasku lalu beralih ke arah Hoshimiya.


"Dan kau kenapa?"


"Itu nyanyian bagus tapi aku juga tidak akan kalah."


Aku jelas penasaran dengan suara Hoshimiya jadi aku mencoba mendorongnya sedikit.


"Kenapa tidak mencobanya?"


"Aku hanya akan menyanyi jika seseorang membayar."

__ADS_1


Apakah orang ini berasal dari perusahaan gelap? Demi menjawab rasa penasaranku maka aku tanpa ragu memberikannya hingga dia bertukar tempat dengan Rein.


"Apa Hoshimiya bisa bernyanyi?"


"Itu juga yang ingin kuketahui, ngomong-ngomong kenapa kau duduk di pangkuanku?"


"Tak masalah bukan, Mina juga tidak keberatan."


"Begitulah, lagipula nona Lumia bukanlah putri di tempat ini melainkan gadis petualang yang bebas bernama Rein."


Kau yakin mengatakan hal itu? Apa kau akan bertanggung jawa jika putri ini hamil.


Rex tampak menggigit pakaiannya sendiri seolah menahan amarahnya.


"Sebenarnya kalian berdua memiliki hubungan seperti apa?"


"Aku juga ingin tahu itu."


"Berhentilah berperan bodoh."


Aku ikut terkejut.


Dia bisa menyanyi dan juga menari di waktu bersamaan. Suaranya juga tidak kalah bagus dengan orang yang duduk di pangkuanku ini.


"Ugh... kenapa dia sangat pandai melakukannya terlebih memikat penonton dengan memamerkan tubuhnya"


Seorang putri juga bisa cemburu ternyata.


Bagiku yang tidak mengetahui musik entah siapapun keduanya sama-sama bagus di telingaku, nyanyian Hoshimiya ditutup dengan tepuk tangan meriah yang sama dengan penampilan Rein sebelumnya.


"Tunggu kenapa gadis ini duduk di pangkuanmu Weis?"


"Aku juga ingin tahu itu."

__ADS_1


"Kata-katamu terdengar monoton Weis," potong Rex dan Mina menjawab dengan anggukan kecil.


"Memangnya aku harus bilang apa, yah meski demikian karakterku sangat kuat di sini."


Hoshimiya tersenyum kecil lalu menunjuk ke arah putri.


"Aku tahu kamu pasti jablay."


Rasanya seperti dia meledek dirinya sendiri, provokasi itu entah kenapa berhasil.


"Hah, siapa yang panggil jablay?"


"Bukannya begitu, menggoda pemuda yang baru kau kenal dengan duduk di pangkuannya itu benar-benar trik murahan."


"Lalu bagaimana kau menggoda Weis?"


"Aku selalu berbagi selimut dengannya."


"Bukannya kau yang jablay."


Aku pikir mereka sama.


Aku berbalik dan melihat banyak kerumunan telah berada di belakangku. Salah satunya berkata seperti zombie yang dipenuhi kegelapan layaknya iblis.


"Kami berasal dari gerakan jomblo kota ini yang disingkat GJKTI jika kami melihat seorang yang diperebutkan oleh dua wanita kami tanpa ragu akan membunuhnya."


"Tenanglah kalian, aku tidak berada di posisi yang kalian pikirkan."


"Weis milikku."


"Dia milikku aku tiba-tiba jatuh cinta dengannya saat pertama kali bertemu di akademi."


Apa yang kau katakan putri?

__ADS_1


"Bersalah."


Dan aku dikejar-kejar oleh massa sepanjang hari itu.


__ADS_2