
Karena kami di anggap lemah kami tidak memiliki instruktur pembimbing namun begitu, kami harus membayar uang bulanan secara penuh.
Apaan coba?
Sebagai gantinya kami diberi akses sama halnya seperti siswa lainnya, makan dua kali dan juga diperbolehkan pergi ke setiap sudut akademi termasuk perpustakaan sendiri.
"Rasanya kita diabaikan," perkataan Hoshimiya sama persis dengan apa yang kurasakan.
Sementara orang-orang berlatih di luar akademi kami hanya menonton di atas bangunan. Adapun yang tidak merasa terganggu adalah Cassiopeia.
"Pelajaran membosankan, aku suka seperti ini meskipun banyak orang menatap kita rendah."
Andelona mendesah pelan.
"Jika begini aku tidak memiliki sesuatu yang bisa kubunuh."
Jangan bilang sebagai gantinya dia ingin membunuh kami nanti.
Aku memotong di sana.
"Sebenarnya aku ingin bergabung di guild untuk mendapatkan uang, kalian bisa ikut denganku jika mau."
"Jadi petualang kurasa pantas untuk dicoba."
Hoshimiya dan Cassiopeia juga mengangguk mengiyakan setelah Andelona, kami seperti siswa ditelantarkan meski begitu entah kenapa rasanya itu jauh lebih baik.
Aku bisa belajar dari banyak buku serta memiliki kehidupan bebas, untuk memastikan sesuatu aku mengunjungi kepala sekolah. Itu sebuah pintu yang terpisah dengan pintu lainnya.
Sementara aku meminta ketiganya menunggu aku mengambil langkah maju, tak hanya itu aku juga ingin meminta izin untuk jadi petualang.
Aku berjalan masuk dan melihat seorang wanita berambut perak duduk di kursinya dengan bingkai kacamata di wajahnya, ia terlihat di usia 30 tahunan tapi aku yakin bahwa dia memiliki umur jauh lebih dari itu mungkin 1000 tahun lebih. Kenapa aku tidak ragu mengatakannya karena aku tahu siapa dia.
Alya Luis Wisfold salah satu keluarga bangsawan ternama di kerajaan ini. Tak kusangka dia tumbuh seperti ini dada besar penampilan cantik walau terkesan judes dan memiliki aura kepemimpinan padahal yang kuingat dia gadis kecil imut yang senang mengejar kupu-kupu.
__ADS_1
Dia melirikku dan berkata.
"Jadi ada keperluan apa tuan Weis Either?"
Aku sebisa mungkin untuk tidak menguak siapa diriku.
"Aku ingin melayangkan protes."
"Mari dengar apa itu?"
"Aku tidak keberatan jika berada di kelas rendah tapi Hoshimiya, Andelona dan juga Cassiopeia seharusnya mereka berada di kelas elit dan mendapatkan pembelajarannya seperti semua siswa di sini."
"Jadi itu pandanganmu."
Aku mengangguk dengan cepat sementara dia mendesah pelan.
"Menjadikan kalian siswa rendah hanyalah penyamaran."
"Hanya melihat sekilas aku tahu kalian memiliki kekuatan unik terutama kau Weis Either."
Aku tidak bisa menahannya lagi jadi aku melontarkan pertanyaan.
"Apa maksudmu?"
"Jika kalian lemah sejak awal aku sudah mengusir kalian dari akademi tapi aku malah mengizinkan kalian masuk."
"Jika kau mengatakan itu, kurasa ada benarnya."
"Aku tidak tahu kenapa kalian mencoba menipu para penguji akademi tapi bagiku aku yakin kalian termasuk murid kuat, kalian bahkan tidak perlu diajari lagi."
"Karena itulah kau tidak memberikan instruktur untuk kami."
"Benar, akan senang jika kalian siswa yang dianggap remeh bisa mempermalukan anggota bangsawan di sini."
__ADS_1
Tak kusangka gadis kecil yang kukenal tumbuh seperti ini.
Suatu waktu aku pernah bilang padanya bangsawan itu gelap pastikan saat dewasa kau tidak menikah karena politik, dan pilihlah orang yang kau sukai.
Sepertinya dia menuruti perkataanku.
"Apa hanya itu yang ingin kau katakan?"
"Kami ingin diizinkan untuk menjadi petualang juga, sejujurnya aku tidak memiliki uang besar demi tetap tinggal di sini."
"Aku tidak keberatan."
"Kau sangat dermawan kepala sekolah."
"Akan menjadi kerugian jika kalian memutuskan pindah ke akademi yang lain, ini hanya pencegahan."
Itu memang benar.
"Kalau begitu aku permisi."
Tepat saat aku menaruh tanganku di pintu, Alya memanggilku.
"Nah, tuan Weis apa kau menyukai bunga biru?"
"Aku suka, memangnya kenapa?"
"Aku ingat seseorang yang menyukainya juga di masa lalu."
Itu menghasilkan damage kuat bagi tubuhku, jangan bilang dia curiga padaku.
"Pasti hanya kebetulan, permisi."
Aku samar-samar melihat wanita itu tersenyum tipis, intuisi wanita memang kuat.
__ADS_1