Reinkarnasi "Penyihir" Menjadi Siswa Akademi Militer Terkuat

Reinkarnasi "Penyihir" Menjadi Siswa Akademi Militer Terkuat
Chapter 20 : Kekuatan Baru


__ADS_3

Nemesis bergerak sesuai yang kuinginkan, dia bisa melompat, berlari terlebih pergerakanku sangat cepat.


"Master anda juga bisa membuatnya terbang, sayangnya paling kuat hanya bisa terbang selama 30 menit saja."


"Heh begitu? 30 menit cukup lumayan."


Aku menarik tuas untuk melakukannya, roket di belakang Nemesis mulai terbuka lalu cahaya biru mendorong tubuhnya ke langit.


Pemandangan monitor berubah seperti yang kuduga di mana akademi berada di bawah kakiku.


"Kau sangat bersenang-senang di sana Weis."


"Nah Cassiopeia, apa unit seperti ini bisa digabungkan dengan sihir pemakainya."


"Aku belum tahu hal seperti itu."


"Kalau begitu akan kutunjukan."


Aku mengaliri robot ini dengan mana dan sekitar lima lingkaran sihir tercipta di sekelilingnya.


"Tunggu sebentar, apa itu?"


Cassiopeia jelas terkejut.


"Aku belum pernah melihat hal itu, sihirmu beresonansi dengan Nemesis dan secara perlahan menunjukan kecocokan, apa kau sebenarnya pernah belajar fisika kuantum."


"Apa yang kau katakan, aku hanya melakukannya tanpa sadar."


Aku menggerakkan tangan Nemesis ke arah bukit dan seketika lingkaran sihir muncul.


"Qiora apa ada makhluk hidup di sana?'


"Menurut analisaku sekitar 50 % pegunungan di sana dihuni oleh hewan dan 15 % monster, sisanya tumbuhan dan manusia."

__ADS_1


"Kita tidak boleh menghancurkan ekosistem, mari cari tempat yang sedikit kosong."


Dengan analisa tersebut aku tahu ada sebuah desa kecil di sana.


"Bagaimana di sini Master, walau ledakan terjadi tidak ada yang akan mati, mereka cuma akan terhempas."


"Mari lakukan."


Dari lingkaran sihirku tercipta sebuah ikan hiu terbuat dari air dan selanjutnya melesat menabrak wilayah tersebut hingga menghasilkan ledakan.


"Sudah kuduga, akan lebih baik jika aku bisa menggunakan sihir berbeda dibandingkan air."


"Apa Master tidak bisa mempelajarinya?"


"Sesungguhnya dulu aku bisa dengan mengambil kontrak roh sayangnya kontrak itu terputus karena aku mati."


"Begitu, kalau begitu anda hanya harus mencarinya nanti dan buat kontrak baru."


"Sepertinya begitu."


Aku mendaratkan Nemesis ke tengah lapangan hingga semua orang tampak bahagia serta dipenuhi keterkejutan juga.


Cassiopeia menyikut perutku.


"Jika kau memiliki sihir sebanyak itu harusnya kau tidak perlu menyembunyikannya aku yakin Nemesis akan jauh lebih kuat jika dipegang olehmu."


"Terima kasih."


Lita juga memujiku.


"Menggabungkan sihir dengan mesin adalah sesuatu yang jarang dilakukan, aku merasa lega bahwa kau berada di akademi ini."


"Apa segitu jarangnya?"

__ADS_1


"Tentu saja, kalau mudah kami tidak repot-repot memasukan Rubix kedalam senjata semi otomatis."


"Lalu bagaimana dengan Eternal Suit?"


"Eternal Suit lebih ke arah mengambil tenaga mana penggunanya untuk tetap menyala tapi sejujurnya itu tidak bersikronisasi seperti yang kau lakukan, mudahnya seperti sebuah parasit jika kau ingin mesin berjalan maka kau harus memberikan energimu, jika saat menggunakannya kau mencoba membuat lingkaran sihir maka kekuatanmu akan lebih banyak terhisap."


"Kalau begitu Hoshimiya?"


"Yap, dia tidak bisa menggunakannya terlalu lama meski begitu itu efektif saat keadaan terdesak."


Aku mengangguk atas jawaban Lita.


Dengan ini kurasa kami mempunyai kekuatan baru. Fakta Eternal Suit tidak bisa digabungkan dengan sihir adalah kelemahannya.


Aku harus mengingat itu jika kebetulan melawan orang-orang yang memiliki kekuatan yang sama.


Andelona memotong.


"Aku ingin mencoba menghancurkan Nemesis bolehkah."


"Kau? Jika itu hancur bagaimana aku bisa bertanding."


"Aku hanya ingin tahu seberapa kuat itu."


Cassiopeia melompat ke arahnya selagi menguncinya dari belakang.


"Tak akan kubiarkan, aku sudah mengantisipasi hal itu jika kau berani merusaknya aku akan meledakan gergajimu."


"Heh meledak?"


"Fufu aku memikirkannya jika suatu hari kau berniat menghancurkan karyaku."


"Ugh... aku tidak ingin melakukannya."

__ADS_1


Baguslah, sepertinya Cassiopeia membuat pencegahannya.


__ADS_2