RINDHIMA Putri Sang Mafia

RINDHIMA Putri Sang Mafia
CEMBURU.


__ADS_3

•⊶⊷❉্᭄͜͡💓 Mutiara Hikmah 💓❉্᭄͜͡⊶⊷•


Belajar itu, tak hanya membaca buku atau mendengar hal-hal yang baru. Namun juga memperbaiki kesalahan yang kita lakukan, ditegur setelah kita keliru, Belajar itu, tak hanya ketika kita menemukan, melihat, mendengar atau penasaran dengan sesuatu yang baru. Tak hanya ketika di kelas mendengarkan guru. Tak hanya ketika mempelajari ini dan itu.


Namun, belajar itu juga ketika kita mengerti kesalahan atau kekeliruan yang diungkapkan dari sekeliling saat kita tak tau. Maka jangan merasa dijatuhkan, bahkan jangan menganggap diri lebih tau. Pembelajar sejati itu selalu belajar dari segala sesuatu, hatinya lapang dan haus akan ilmu..Semoga pembelajar sejati itu adalah aku dan kamu..


__sᴛᴏʀɪᴇs ᴏғ ᴛʜᴇ ᴅᴀʏ__


•⊷⊷⊶⊷⊶⊶⊷⊶•❉্᭄͜͡💓❉্᭄͜͡•⊶⊷⊶⊶⊷⊶⊷⊷


Di Sekolah TB.


Semenjak mengajukan tantangan pada Ayah, Rindhima jadi pendiam di sepanjang perjalanannya menuju ke sekolahnya. Hal itu membuat, fokus Leo yang mengemudikan mobilnya jadi terpecah. Pasalnya ia merasakan ada yang aneh pada keponakannya itu. Karena sedari mereka berangkat dari Mansion. Rindhima yang biasa selalu berkicau, hari lebih banyak diam. Hal itu membuat Leo jadi penasaran.


"Ada apa dengan keponakan uncle ya? Kok hari ini tidak berkicau sih?" sindir Leo, sambil memfokuskan dirinya dalam mengemudinya.


Mendengar sindiran dari sang Paman, Rindhima pandangan Rindhima pun langsung mengarah ke kaca spion tengahnya, agar bisa melihat wajah sang Paman, "Berkicau?! Emangnya Indhi burung apa?!" protes si kecil Rindhima, dengan wajah yang terlihat tampak kesal.


Leo pun langsung tertawa kecil saat melihat wajah kesal sang keponakannya, "Hehehe.. ya biasanya tuan putri cantiknya Uncle, kan selalu mengoceh terus kaya burung Betet. Jadi sekalian aja Uncle bilangnya berkicau, hehe" jelas Leo, sambil cengengesan, merasa lucu melihat wajah keponakannya yang terlihat sedang jutek.


"Cih! Sembarangan aja bilangin burung Betet! Ya sudah kalau begitu mulai hari ini Indhi nggak mau ngomong lagi sama Uncle!" balas Rindhima. Seraya ia melipat kedua tangannya ke dada.


"Eh! Jangan gitu dong tuan putri! Ya udah deh, Uncle minta maaf. Lagian, mana ada burung Betet secantik Tuan putriku, ini. Iyakan? Jadi Maafin Uncle ya Sayang?" rayu Leo, berusaha mengembalikan mood keponakannya lagi.


"Hmm.. baiklah! Indhi akan memaafin Uncle. Tapi dengan satu syarat, apakah Uncle bersedia memenuhinya?" tanya Rindhima, masih dengan posisi melipat kedua tangannya.

__ADS_1


"Syarat? Hmm.. emangnya apa Syaratnya, tuan putri?" tanya Leo balik.


"Syaratnya, yaitu Uncle harus menjawab pertanyaan Indhi dengan jujur. Apakah Uncle bersedia?" balas Rindhima, kembali dengan gaya orang dewasanya.


"Baiklah, Uncle bersedia! Dari pada Uncle, nggak bisa bicara sama kamu. Sekarang apa pertanyaan kamu Tuan putriku?" tanya Leo kembali.


"Tapi janji dulu! Kalau Uncle akan menjawabnya dengan sejujurnya. Gimana Uncle mau?"


"Baiklah Uncle janji! Akan berkata dengan sejujur-jujurnya!" balas Leo, terdengar tegas.


"Bagus! Sekarang jawablah pertanyaan Indhi, apakah Uncle menyukai ibu guru Yasmin?" tanya Rindhima, membuat Leo begitu terkejut mendengarnya.


"Eh! Apa kamu tidak salah memberi pertanyaan pada Uncle, Rindhi?" tanya Leo, merasa terjebak pada janjinya.


"Tidak salah kok! Makanya sekarang Uncle harus jawab dengan jujur!" desak Rindhima, membuat Leo, tampak bingung untuk memberikan jawabannya.


"Terserah Indhi dong, mau bertanya apapun! Ingat loh Uncle tadikan sudah janji sama Indhi, mau menjawab dengan jujur. Sekarang jawablah. Apakah Uncle Leo, menyukai ibu guru Yasmin?" tanya Rindhima, tampak begitu serius dan juga penasaran, dari raut wajahnya.


"Hmm.. gimana ya? Uncle juga nggak tahu Indhi. Hanya saja Uncle tidak suka kalau melihat Ibu guru kamu, berdekatan dengan orang yang tampan itu!" balas Leo, yang raut wajahnya terlihat kesal. Saat menyebut kalimat terakhirnya.


Rindhima pun langsung tersenyum, "Ooh.. Uncle tidak suka ya, kalau lihat Bu Yasmin, berdekatan sama Pak Restu? Hmm.. Uncle, kata orang, kalau seseorang marah saat melihat orang yang di sukainya berdekatan pada orang lain. Itu Artinya, Uncle sedang cemburu!" jelasnya, membuat Leo, sedikit tersentak.


"Eh! Cemburu?"


"Hu'um! Dan asal Unle tahu saja, bila seseorang sudah cemburu, itu tandanya Uncle memang menyukai ibu guru Yasmin dong! Iyakan Uncle? Uncle memang menyukai Ibu guru Yasminkan?" tanya Rindhima lagi, membuat Leo tampak bingung. Tapi untungnya mobilnya sudah memasuki gerbang sekolah.

__ADS_1


"Kita sudah sampai Rindhi, lain kali saja ya Uncle jawabnya!" ujar Leo, membuat wajah Rindhima langsung berubah kesal.


"Huh! Uncle curang!" balas Rindhima, seraya ia turun dari mobilnya.


Leo yang mendengarnya pun langsung tersenyum, sambil menghelakan nafasnya. "Aah.. lega akhirnya aku terbebas juga," gumam Leo, seraya ia mengambil tissue dan langsung mengelap keringatnya, sejak tadi terus mengalir diwajahnya.


...****...


Sementara itu di sisi lain.


Wajah Rindhima masih tampak begitu kesal saat ia sudah sampai di dalam kelasnya. Ia juga selalu menggerutu tidak jelas, membuat teman sebayanya heran melihat dirinya.


"Kamu kenapa sih Reffa? Kok aku perhatikan sedari kamu masuk, mulut tak henti-hentinya mengomel sih?" tanya seorang gadis kecil yang, saat ini sedang berada di satu meja dengan Rindhima.


"Eh! Maaf ya Mia, Aku sudah mengganggu kamu yang sedang ngerjain PR, ya?" balas Rindhima merasa bersalah.


"Eh, ini bukan PR kok Reffa! Aku ngerjain ini biar, saat nanti, Kita kemping, Aku tidak akan mikirin tugas ini lagi, iyakan?" balas Gadis kecil yang dipanggil Mia tersebut.


"Eh! Sekolah kita mau kemping?":tanya Rindhima lagi.


"Iya benar Reffa, kalau kamu tidak percaya tanya aja sama Pak Restu," balas Mia, yang kemudian ia kembali fokus dengan pelajarannya.


"Hmm.. kemping? Kalau begitu, ini kesempatan dong! Pokoknya nanti aku akan ngajak Uncle Leo kemping! Biar Uncle bisa mendekati Bu Yasmin." batin Rindhima, sambil menyunggingkan senyuman penuh sebuah rencana.


...*••••••••••⊶•❉্᭄͜͡💓❉্᭄͜͡•⊶•••••••••*...

__ADS_1


Terus dukung author ya guys dan jangan lupa berikan 👉 ⭐ ⭐⭐⭐⭐ + 👍 serta komentarnya oke 😉 🙏🥰


__ADS_2