
Bisma membuka mukenah Istrinya begitu saja, lalu menggendong Maura ke ranjang.
Bisma menatap sayu Istrinya , kilatan gairah sudah di ubun-ubun.
Tangan nya mulai menelusup ke belakang punggung Istrinya lalu meraba berpindah ke depan, meremas payudara Istrinya perlahan, membuat Maura merasakan tubuh nya merespon lain.
Bisma melepaskan baju Istrinya lalu merebahkan Tubuh Maura , pria itu mencium bibir ranum Istrinya yang membuatnya candu dalam setiap kesempatan.
Bisma melepaskan ciuman nya berpindah menggigit kecil leher Maura membuat beberapa bintang di leher Maura, membuat Maura mendesah pelan semakin membuat Bisma bernafsu untuk menjelajahi tubuh Istrinya.
Bisma menatap Istrinya dan tersenyum tipis. meremas kembali buah kenyal Istrinya dan mulut nya mengisap buah kenyal sebelah nya seperti seorang bayi yang menyusu pada ibunya.
setelah puas bermain-main, Bisma melepaskan seluruh pakaian Istrinya hingga hanya menyisakan kain segitiga saja.
Bisma kembali menciumi seluruh tubuh Maura dengan gemas,.
Maura mendesah dan pasrah dengan perlakuan suaminya yang membuatnya merasakan berbeda.
"Mas" Maura tak tahan untuk tidak mendesah
"Iya Sayang, Mas akan Membuat kamu senyaman mungkin oke!" Bisma menghentikan aksi nya sejenak , mengusap lembut pipi Istrinya.
Selanjutnya Bisma melepaskan pakaian terakhir Istrinya yaitu kain segitiga istrinya hingga tubuh Maura terlihat dengan jelas oleh Bisma.
Pria itu menelan saliva, melirik Istrinya tersenyum tipis, Maura memalingkan wajah nya ke kiri, rasanya malu meski yg menatap nya adalah Suaminya sendiri.
Bisma lalu melepaskan seluruh pakaian nya sendiri hingga polos, tubuh kekar nya terlihat jelas oleh Maura.
Maura kembali memalingkan wajah nya ketika dia melihat dengan jelas tubuh Suaminya.
"Gak perlu malu sayang, sentuh lah" Ujar Bisma meraih tangan Istrinya dan menuntun nya untuk menyentuh milik nya.
Maura menekan bibir nya lalu menatap Suaminya. Bisma mengangguk meminta persetujuan Maura untuk memulai.
Maura pun mengangguk yakin, mengijinkan suaminya untuk melakukan hubungan suami Istri pada umum nya.
setelah itu Bisma melakukan aksinya, mereka melakukan nya dengan sangat baik di pagi itu.
"Ah, Mas" Maura mencengkram tangan Suaminya kuat
__ADS_1
"Tahan ya, mas akan memulai nya"
Bisma mencapai puncak kenikmatan bersama Istrinya.
"Ah" Bisma merasakan puas luar biasa, lalu berbisik pada Istrinya "Terimakasih Istriku, kamu luar biasa, aku mencintaimu Maura Putri Anesha" Bisma menciumi wajah Istrinya dengan gemas. dengan peluh yang bercucuran di wajahnya Bisma juga mengusap keringat Di wajah Istrinya.
pria Itu melepaskan diri dari tubuh Istrinya lalu menjatuhkan tubuh nya di samping Istrinya.
Bisma melirik Istrinya lalu tersenyum bahagia.
Maura membalas senyuman itu dengan malu-malu.
dengan gemas Bisma memeluk tubuh Istrinya masih dengan tubuh yang sama-sama polos. Maura menarik selimut untuk menutupi tubuh polos keduanya.
"Terimakasih sayang, ini adalah momen terindah yang gak akan pernah mas lupain sampai kapan pun" Bisma mencium kening Istrinya
"Mas senang?" tanya Maura
"Mas Bahagia banget Dek, kamu gak terpaksa kan?" Bisma balik bertanya, biar bagaimanapun Bisma tidak ingin Istrinya tertekan.
"Enggak kok, aku ikhlas, aku ingin menjadi Istri yang baik mulai sekarang, aku masih belajar untuk mencintaimu Mas, tapi aku gak akan lupa dengan kewajiban ku sebagai seorang Istri" jawab Maura yakin.
Maura mengangguk, Perempuan itu memang merasakan nyaman ketika bersama Suaminya tapi dia masih belum tahu dengan perasaan nya sendiri.
Bisma mengelus pucuk kepala Istrinya "Pelan-pelan aja , Mas yakin kamu akan mudah untuk mencintai Mas" Bisma yakin bisa membuat Istrinya jatuh cinta padanya perlahan.
Maura tersenyum dan mengangguk.
"Mau mandi sekarang" Bisma melirik jendela kamar hotel nya sudah ada sinar matahari yang masuk dari luar jendela itu tandanya sudah pagi.
"Iya aku mau mandi" Maura bangkit dari rebahan nya dan terdiam sejenak. Maura merasakan seperti ada yang mengganjal di bagian bawah membuat nya meringis sedikit ngilu untuk bergerak.
"Kenapa Dek, sakit?" tanya Bisma demi melihat exfresi istrinya .
"Sedikit ngilu Mas" jawab Maura
"Bisa Jalan gak, apa mau Mas gendong, atau mau mandi bareng aja sekalian" Bisma malah mencari kesempatan.
"Ih gak mau mas" Jawab Maura dengan tegas.
__ADS_1
"Ya siapa tahu mau di ulang lagi gitu, mas masih kuat kok untuk ronde kedua!" Bisma tersenyum genit menatap Istrinya.
Maura memukul lengan Suaminya gemas, "Ih Mas ini beneran ngilu tahu, gendong ke kamar mandi" Maura merentangkan tangan nya minta di gendong.
Bisma langsung menggendong Istrinya ke kamar mandi dengan tubuh sama-sama polos mereka ke kamar mandi.
Maura yang masih merasa malu selalu memalingkan wajah nya,
"Gak usah malu sayang, kita udah sama-sama lihat bahkan sudah sama-sama merasakan nya" Bisma menarik dagu Istrinya, Pria itu kembali on ketika melihat 2 buah kenyal yang menggoda di depan nya.
"Mandi bareng sekalian ya" bisik Bisma lirih
akhirnya Maura pasrah menerima perlakuan suaminya, mereka melanjutkan ronde kedua di kamar mandi!
Setelah sarapan Bisma mengajak Maura untuk jalan-jalan ke beberapa wisata di negeri ginseng itu
pertama yang mereka datangi adalah kota jeju, kota besar di seoul, kota yang indah yang biasa di sebut kota jeruk itu mempunyai wisata yang sangat indah.
cocok untuk pasangan halal seperti Bisma dan Maura menghabiskan waktu berdua.
"Subhanallah, ini indah sekali Mas," Maura tersenyum sumringah melihat keindahan alam yang ada di di depan nya.
"Kamu suka?" Bisma mendekat dan merangkul pundak Istrinya.
Maura menoleh dan mengangguk lalu tersenyum.
"Makasih ya Mas, Ini akan menjadi kenangan indah seumur hidup ku!" Maura sangat bersyukur ,meski awalnya Maura terpaksa menikah dengan Bisma tapi siapa sangka Bisma ternyata orang yang sangat tulus mencintai nya.
"Sama-sama, lain kali kita ke paris ya kalau mas ada waktu lagi" Ucap Bisma menatap lurus ke depan.
Maura menoleh melirik Suaminya, "Serius Mas?" Maura benar-benar di buat bahagia oleh perlakuan suaminya.
"Iya, kamu mau lihat menara aple dan gembok cinta kan?" Bisma melirik Istrinya sambil tersenyum.
"Iya Mas, makasih" Maura tersenyum dan memeluk tubuh suaminya yang lebih tinggi darinya dari samping,
Bisma dan Maura melanjutkan berjalan mendatangi tempat-tempat yang biasa di kunjungi oleh para pengunjung di kota jeju, Sampai Siang ,Bisma dan Maura mencari Mushola yang ada di korea untuk shalat dzuhur terlebih dahulu, setelah selesai shalat dzuhur mereka melanjutkan jalan-jalan nya hingga sore,
mereka sudah lelah, akhirnya Keduanya memutuskan untuk kembali ke hotel,
__ADS_1