Rindu yang Salah

Rindu yang Salah
Bab 65


__ADS_3

Maura dan Bisma sampai rumah sekitar pukul 10:30.


pasangan halal itu segera membersihkan diri dan merangkak ke ranjang.


malam semakin Larut Maura yang susah untuk tidur barang sejenak pun, kembali duduk dan memandangi wajah Suaminya yang sudah terlelap damai ke alam mimpi.


Bisma terlihat begitu lelah, meskipun hari ini adalah hari libur, Bisma bahkan belum beristirahat sejak pagi.


karena kedatangan keluarganya dan keluarga Istrinya, Malam nya Bisma mengajak Istrinya untuk sekedar keluar jalan-jalan ke Mall, padahal tubuhnya lelah dan butuh Istirahat.


tapi pria itu selalu mementingkan mood Istrinya yang akhir-akhir ini suka berubah-ubah semenjak hamil.


Maura yang masih terjaga duduk sambil memandangi wajah lelah Suaminya, Maura tersenyum tipis sambil mengusap rambut Bisma yang berantakan.


dalam hati Maura sangat bersyukur dan berterimakasih pada Tuhan, telah mempertemukan dirinya dengan sosok laki-laki yang begitu tulus mencintainya. seandainya waktu itu Maura tetap menolak perjodohan dengan Bisma. mungkin Maura tidak akan menemukan kebahagiaan bersama laki-laki lain termasuk dengan Rama yang sudah tidak bisa dia miliki lagi.


Entah kenapa Maura tidak bisa tidur malam ini. Maura teringat pertemuannya dengan mantan Kekasih nya tadi di Mall. Maura tersenyum kecut, dalam hatinya memang masih tersimpan sisa nama Rama namun Maura berusaha membuang itu demi sang Suami.


Maura melirik boneka gurita di samping nya dan mengambilnya. Maura tersenyum mengelus lembut pada Boneka lucu itu, kemudian Maura beralih menatap Suaminya yang masih terlelap damai tanpa terganggu oleh pergerakannya.


Maura mengusap pipi Bisma dan mencium kening sang Suami dengan perasaan yang tidak bisa di deskripsikan. Maura pun merebahkan tubuhnya kembali berbaring di samping Suaminya.


Maura menarik tangan Bisma agar memeluk nya, melingkarkan tangan Suaminya ke perutnya, Maura tersenyum tipis lalu memejamkan matanya dan tertidur dengan lelap dalam pelukan sang Suami.


Keesokan paginya, Bisma membuka matanya mengedipkan matanya menemukan Istrinya yang tertidur dengan sangat nyaman dalam pelukannya, Bisma tersenyum dan menciumi wajah Istrinya dengan gemas.


Bisma perlahan-lahan beringsut untuk ke kamar mandi. membiarkan saja Istrinya tertidur tanpa membangunkannya.


Bisma beranjak ke kamar mandi untuk segera mandi dan pergi ke kantor!


tidak lama kemudian Bisma sudah selesai mandi dan berganti pakaian dengan stelan kantor nya. Bisma menghampiri Istrinya dan duduk di bibir ranjang untuk membangunkan Maura.

__ADS_1


"Dek, sayang bangun" Bisma mengusap-usap pipi Maura dengan lembut.


Maura pun terusik dan membuka matanya perlahan. Maura memicingkan mata menatap sang Suami.


"Kamu udah rapi aja Mas!" Maura beringsut duduk di hadapan suaminya.


"Sudah pagi Sayang, Ayo bangun. Mas ada meeting pagi, hari ini" ujar Bisma merentangkan tangan nya pada Maura.


Maura beringsut berhambur memeluk Sang Suami, Bisma langsung mencium kening Istrinya dengan sayang.


"Mas Berangkat sekarang ya, jangan lupa mandi dan sarapan oke!" Ujar Bisma melepaskan pelukannya dan menatap sang Istri yang masih setengah ngantuk.


Maura pun mengangguk dengan wajah polosnya, wajah yang sangat menggemaskan bagi Bisma saat bangun tidur seperti ini tanpa riasan make up, Maura terlihat cantik natural.


Bisma menurunkan kepalanya mengelus dan mencium perut Maura dengan sayang, lalu berdiri hendak pergi.


Maura menatap Sang Suami yang sudah berdiri, Bisma tersenyum menatap pada Maura.


"Mas pergi ya,!" Bisma mengusap kepala Maura sebelum pergi,


Bisma pun kemudian beranjak keluar kamar dan pergi meninggalkan rumah.


Maura yang masih setengah mengantuk merebahkan kembali tubuhnya ke kasur empuk dan nyaman itu, Maura bermalas-malasan untuk bangun. Maura pun memejamkan matanya kembali ke alam mimpi hingga agak siang.


***


DI KANTOR


Bisma langsung menuju ke tempat meeting yang sudah di janjikan pagi ini. Dengan di temani Asisten Jay, Bisma menemui kolega Baru yang akan mengajukan kerjasama dengan perusahaan nya atas rekomendasi Sekretaris nya.


Ternyata Bisma sudah di tunggu oleh seseorang yang akan bekerjasama dengan nya. Bisma melihat punggung Orang itu dari belakang, Bisma dan Asisten Jay berjalan menghampiri Orang itu dan satu orang lainnya adalah Asistennya.

__ADS_1


Asisten Jay memulai menyapa lebih dulu setelah sampai di meja itu, Bisma membungkuk sopan pada dua orang yang duduk tenang di kursi.


Orang itu menoleh pada Bisma dan tersenyum devil menatap Bisma. Bisma melebarkan matanya menatap pada Orang itu, Bisma tentu saja kaget bukan main. kenapa orang yang tidak ingin dia temui Justru malah dia yang akan berinvestasi dengan proferti dari perusahaan nya.


Bisma menatap tajam pada Zaky Suami dari mantan kekasih nya itu. Ya, Orang itu adalah Zaky yang di rekomendasikan oleh Sekretaris Bisma sendiri.


Perusahaan Zaky memang terkenal perusahaan yang sangat sukses di dunia Bisnis selama bertahun-tahun. karena itu juga Irene meninggalkan Bisma waktu itu demi memilih laki-laki yang lebih mapan secara finansial, Namun sekarang Bisma pun sudah Sukses tidak kalah dari perusahaan Zaky, Bahkan Bisma mampu menyaingi ratusan perusahaan di negeri ini.


Marga Corp menempati posisi nomor 2 terkaya di Ibu kota. karena menempati nomor 1 sangatlah sulit, Bisma bahkan harus bersaing dengan Perusahaan Sahabatnya sendiri yaitu Arfan. Perusahaan yang maju sebelum perusahaan milik keluarga Bisma di resmikan setelah Perusahaan milik keluarga Arfan berdiri sukses lebih dulu.


Sebelum nya memang perusahaan Zaky lah yang berdiri lebih dulu dan sukses sebelum Bisma lulus kuliah dan bergabung dengan perusahaan Ayah nya, namun setelah beberapa tahun kemudian Bisma dan orang-orang di belakang nya yang mendukung penuh atas berdirinya Marga corp, Mampu menyaingi bahkan hingga kini Marga Corp masih menempati di urutan nomor 2 perusahaan terkaya di Ibu kota.


"Wah, Tuan Bisma rupanya yang akan bekerja sama dengan perusahaan saya!" Zaky dengan sikap angkuh nya tersenyum smirk pada Bisma.


"Apa Kabar Tuan, mohon kerjasama nya dengan profesional!" Ujar Bisma dengan wajah datar dan serius.


Asisten Jay segera menarik kursi untuk Tuannya duduk, Bisma pun duduk dengan elegan tidak menurunkan wibawanya sebagai seorang CEO.


Zaky tersenyum sinis menatap benci pada Bisma. namun Bisma tetap stay cool masih berusaha menjaga wibawa nya di tempat umum seperti ini.


"Langsung saja Tuan, jadi bagaimana dengan Proferti-proferti yang sudah Tuan lihat dari dokumen kami. Apa Tuan tertarik untuk bekerjasama dengan perusahaan kami" Asisten Jay memulai pembicaraan mengenai apa yang seharusnya di bahas .


"Ya. Saya sudah melihatnya dan saya memang tertarik untuk bergabung. perusahaan anda memang sangat berkembang pesat 3 tahun belakangan ini bukan, Tuan Bisma!" Zaky melirik sinis pada Bisma. Zaky seperti mencari celah kelemahan Bisma.


Bisma menatap Zaky dengan tatapan tajam namun Bisma masih profesional demi perusahaan yang sudah maju.


"Ya. jadi bagaimana. apa anda akan bertanda tangan dan bekerjasama dengan kami?" tanya Bisma menekankan nada bicaranya. Bisma benar-benar jengah dengan sikap Zaky yang tidak ada moral nya sebagai Seorang CEO.


Zaki pun akhirnya menandatangani kontrak kerjasama dengan perusahaan Bisma dan berinvestasi untuk pembangunan proferti yang saat ini sedang di pantau oleh Arfan beberapa bulan kedepan di jogja.


Ya, Bisma mampu menarik banyak perusahaan untuk kerjasama dengan perusahaan nya dan itu terbukti selalu berkembang pesat setiap tahun nya.

__ADS_1


Keahlian Bisma di bidang Bisnis memang tidak bisa di ragukan lagi. Bisma benar-benar pintar dalam pengelolaan bisnis dan mengatur kariawan-kariawan nya untuk bersikap jujur dalam sebuah pekerjaan.


Itulah mengapa Bisma bisa sukses di usia yang masih Muda. Bahkan di usianya yang baru menginjak 27 tahun Bisma sudah memiliki segalanya, salah satunya Bisma memiliki Istri yang Cantik dan sebentar lagi akan hadir seorang bayi di kehidupan nya yang akan menambah kesan bahagia untuk Bisma!


__ADS_2