Rindu yang Salah

Rindu yang Salah
Bab 38


__ADS_3

Setelah setengah jam berlalu Pak Samsul dan Bu Tati kembali ke ruangan Alesha, menemukan asisten Robby yang sudah tertidur pulas di sopa sambil memeluk Buku.


Pasangan paruh baya itu membiarkan saja asisten Robby tidur karna tidak tega membangunkan nya, pasti Pemuda itu juga sangat kelelahan setelah mengurus segala kebutuhan Alesha dan juga orangtua dari majikan nya itu.


Pak Samsul dan Bu Tati mendekati berangkar dimana Alesha sedang tiduran namun matanya masih terjaga menunggu sang Ibu dan Ayah nya kembali.


Alesha menoleh dan tersenyum tipis menatap sang Ibu dan juga Ayah nya.


"Ibu, Ayah!" panggil Alesha lirih sambil beringsut duduk.


"Iya nak, apa ada yang Sakit?" tanya pak Samsul mendekat.


Alesha menggeleng lemah dan menatap sang Ibu dengan tatapan sendu.


"Bu, kenapa Kakak gak ikut kesinj, apa kakak gak bisa ambil cuti buat nemenin Aku Bu?" Alesha menggenggam tangan sang Ibu menatap sayu.


"Alesha, Kakak mu memang tidak bisa ikut menemani kamu nak, tapi Kakak mu pasti selalu mendo'akan untuk kesembuhan kamu Sha!" ujar Bu Tati mengusap lembut tangan sang Putri.


"Iya Bu, pasti kakak kesepian di rumah sendirian" Alesha tiba-tiba kepikiran dengan sang kakak, Alesha tentu saja belum tahu kalau sang kakak sudah menikah demi dirinya.


"Kakak mu tidak akan kesepian Nak" ujar pak Samsul.


Alesha mendongak menatap sang Ayah mengerutkan dahinya


!


"Kakak di rumah sama siapa Yah?" tanya Alesha


"Sha, Kakak mu sudah menikah nak?" Jawab Bu Tati


"Apa!, menikah?, kakak sudah menikah?" Alesha terkejut dan tak percaya.


"Iya Nak, jadi kamu tidak perlu khawatir kakak mu tidak akan sendirian, ada Suaminya yang akan menemani dan menjaganya!" ujar Pak Samsul sambil tersenyum tipis.

__ADS_1


Alesha masih Speeclles dan tak percaya bagaimana bisa kakak nya menikah tidak menunggu nya sadar terlebih dulu!


"Sha!" Bu Tati mengusap punggung Alesha dengan lembut.


Asisten Robby pun merasa terusik oleh perbincangan Alesha dan kedua orangtuanya, Asisten Robby terjaga sepenuhnya dan duduk tegap masih dengan muka bantal nya menatap pada Keluarga bos nya itu.


"iya Bu, aku baik-baik saja kok, Syukurlah kalau kakak sudah menikah, Aku yakin Kak Rama pasti akan melindungi kakak kan Bu?" Alesha yang belum tahu menahu tentang pernikahan sang kakak, membuat gadis itu salah menduga.


Pak Samsul dan Bu Tati saling pandang dan menghela nafas berat, Pak Samsul pun mengangguk pada Istrinya untuk menjelaskan tentang pernikahan Maura dengan Bisma!


Asisten Robby yang mendengarkan sejak tadi tentu saja dia kaget bukan nama Bos nya yang di sebut tapi nama Sahabat nya lah yang dia dengar di sebutkan oleh Alesha.


Asisten Robby tentu saja tahu siapa Rama, karna Rama adalah Sahabat sekaligus rekan bisnis Bos nya!


Asisten Robby pun berdiri dan mendekati Alesha dan kedua orangtuanya, Asisten Robby akan turun tangan untuk menjelaskan pernikahan bos nya pada adik ipar bos nya.


"Ma'af Nona, Sepertinya Saya harus menjelaskan sesuatu yang sudah terjadi selama Nona Alesha koma, mohon ijin pak, Bu." Asisten Robby dengan sopan meminta ijin pada Pak Samsul dan Bu Tati.


Pak Samsul pun mengangguk setuju begitupun juga dengan Bu Tati!


Alesha mengerutkan alis nya menatap dalam pada Asisten Robby.


"Gimana ceritanya kak Maura menikah sama orang lain bukan sama Kak Rama?, Kak Maura dan kak Rama itu kan saling mencintai, Bu, Ibu tahu itu kan, bahkan mereka berencana akan menikah setelah kak Maura lulus kuliah" Alesha sangat shok mendengar kenyataan bahwa sang kakak justru malah menikah dengan orang asing menurutnya.


"Sha, Kamu tidak perlu khawatir, kakak mu sudah bahagia kok, Dia punya Suami yang sangat menyayanginya!" ujar Pak Samsul


"Iya Sha, ya walaupun awalnya kakak mu menolak menikah dengan Tuan Bisma tapi sekarang kakak mu sudah menerima pernikahan nya dan menjalani rumah tangga dengan baik, bahkan mereka baru saja pulang bulan Madu 1 bulan yang lalu." Bu Tati ikut menceritakan bagaimana Maura menjalani rumah tangga dengan baik bersama Bisma.


"Tapi tetap saja Bu, pasti kakak sangat tertekan waktu itu, lalu bagaimana dengan kak Rama?" Alesha masih belum percaya karna gadis itu sangat tahu kisah sang Kakak dengan Rama yang sudah menjalin hubungan selama 2 tahun.


"Rama juga sudah menikah bahkan dia sudah punya anak sekarang, justru Rama lah yang mengakhiri hubungan dengan kakak mu tanpa kejelasan, jadi untuk apa lagi menunggu!" Bu Tati menjadi kesal membahas Rama membuat Ibu dua anak itu merasakan sakit hati.


Alesha terdiam mencerna semua yang di ceritakan oleh Kedua orangtua dan Asisten Robby, Alesha menghela nafas berat dan memejamkan matanya lalu menatap Sang Ibu.

__ADS_1


Alesha merasa ada yang janggal dengan pernikahan dadakan sang Kakak saat dirinya sedang kritis.


Alesha menyimpulkan sang kakak terpaksa menikah demi dirinya!


"Apa Kakak dan Suaminya menikah karna di jodohkan?" tanya Alesha menatap ketiga orang yang berada di ruangan itu.


Bu Tati menunduk, wanita paruh baya itu merasa sangat bersalah pada putri sulung nya jika mengingat bagaimana dirinya memaksa putrinya untuk menikah dengan seorang Bisma demi putrinya yang lain.


"Iya Nak kakak mu menikah karna di jodohkan" jawab pak Samsul sambil melirik sang istri yang sejak tadi menunduk tidak berani menatap sang Putri.


Alesha menyandarkan kepalanya pada sandaran berangkar dan mengusap wajah nya dengan lemas.


"Apa karna aku, kak Maura harus menikah dengan orang yang tidak dia cintai?, semuanya karna aku kan?" Alesha menangis tersedu-sedu, merasa tidak berdaya di saat sang kakak merasakan tekanan dan masalah saat dirinya koma.


Bu Tati menatap Alesha dan ikut meneteskan Air mata, Wanita paruh baya itu yang paling merasa sangat bersalah atas kejadian yang sudah menimpa kedua putrinya.


Pak Samsul mendekati sang Putri dan memeluk nya memberi ketenangan pada putrinya.


Asisten Robby hanya diam menyaksikan keluarga Bos nya yang penuh drama.


"Ayah, aku mau telepon Kakak sekarang" ujar Alesha mengusap air matanya dan menatap sang Ayah.


"Ma'af Nona ini sudah terlalu larut, pasti Di indonesia sudah tengah malam, mungkin Nyonya Maura dan Tuan Bisma sudah tidur" ujar Asisten Robby benar adanya.


"Iya Sha, kita telepon besok saja ya kalau di sana sudah pagi, sekalian kasih kabar kalau kamu sudah sadar sekarang, kakak mu pasti senang" ujar Bu Tati.


"Iya nak, ibu mu benar, Kami belum memberitahu kakak mu soal kamu, jadi besok kita kasih kejutan untuk kakak mu ya!" ujar Pak Samsul memberi semangat pada putrinya yang masih shok dengan kenyataan tentang sang kakak.


Alesha pun mengangguk dan kembali berbaring,


"Sekarang Istirahat ya nak, kamu harus segera pulih biar kita segera pulang ke Indonesia ya" Bu Tati menyelimuti putrinya dan mengusap kepala Alesha dengan lembut


Alesha pun memejamkan matanya, tertidur dengan damai hingga pagi menyapa!

__ADS_1


Ma'af ya gaess kalau update y sering telat soalnya Anak ku lagi rewel , lagi gak enak badan๐Ÿ™


mohon do'a nya ya ๐Ÿค—๐Ÿ™


__ADS_2