Sayap Patah Si Gendut

Sayap Patah Si Gendut
Maafkan Aku


__ADS_3

Suasana apartemen yang biasanya hangat penuh canda tawa tiba-tiba terasa dingin, apalagi Kiyara kini menatap


tajam suaminya yang sudah duduk di sofa ruang tamu. “Kamu tahu, Kak … aku tidak suka dibohongi, jadi tolong jelaskan pekerjaanmu yang sebenarnya itu apa?”


Dave, menghembuskan napasnya kasar … ah, bagaimana pun yang namanya bangkai lama kelamaan pasti akan tercium juga baunya.


“Emh, seperti yang kamu tahu Ki, Kakak punya kebun stroberi dan usaha otomotif dari SMA dan mulai merambah ke perkebunan sayur jugabeberapa tahun belakangan ini, punya usaha pengolahan buah dan sayur juga buat di distribusikan di kota-kota besar dan beberapa negara tetangga, yang mulai berkembang pesat selama 2 tahun belakangan ini. Dan sekarang kamu tahu sendiri juga Kakak sedang membuka kantor baru yang lebih besar sebagai kantor pusat yang nantinya seperti harapan kita, Kakak bisa membuka lowongan pekerjaan untuk mereka-mereka yang sedang membutuhkan,” jawab Dave dengan santai padahal jantungnya sudah berdegub kencang.


“Serius hanya itu? Lalu apa ada pekerjaan Kakak yang tidak aku ketahui selama ini?” tanya Kiyara dengan


menurunkan intonasinya, mencoba kembali mengendalikan dirinya jangan sampai meledak-meledak.


Dave, menganggukkan kepalanya. “Iya, memangnya ada apa?” tanya Dave.


Kiyara, membuka gawainya lalu menyerahkannya pada Dave. “Lalu, itu maksudnya apa? Apa Kakak bisa

__ADS_1


menjelaskannya padaku?” tanya Kiyara.


Dave, tersenyum kecut melihat potret dirinya tengah berada di sebuah ruang kerja yang kacanya tembus pandang


keluar sehingga menampilkan gemerlap lambu club yang menyala dengan berbagai warna itu.


“Pemilik sebuah club malam di Singapura semasa kuliah? Sampai saat ini?” ucap Kiyara dengan memejamkan


matanya.


Dave, diam membisu melihat Kiyara memejamkan matanya dan mengeluarkan setetas air dari sudut matanya yang


meronta-ronta saat itu lalu bertemu dengan orang-orang dari berbagai negara yang suka dengan berbagai jenis wine membuatnya membeli sebuah club yang hampir bangkrut tapi berkat tangan dinginnya membuat club itu kembali hidup, bahkan sampai sekarang. Meski bukan dia lagi yang mengendalikan melainkan teman-teman dekatnya yang sempat menjenguk Mommynya beberapa waktu lalu, dia tetap memiliki andil besar di dalamnya sebagai penyiram tanaman yang sudah layu untuk pertama kali.


 “Kenapa diem? Kakak tahu dosanya seperti apa menjual barang haram itu, dan belum lagi Kakak ayng ikut meminumnya,” ucap Kiyara lirih, jujur saja dia tak tahu bagaimana kehidupan Dave saat berada di negara ini, yang ia tahu Dave hanya seorang anak laki-laki yang broken home karena kurangnya kasih sayang, pun karena pernikahannya serba dadakan sehingga dia tak bisa mengobrol banyak hal tentang apappun itu dengan Dave.

__ADS_1


“Sorry, tapi aku sudah tidak memegangnya lagi, semuanya sudah aku alihkan pada teman-temanku saat aku pergi dari sini,” jawab Dave.


“Dan, membiarkan orang lain juga menanggung dosa yang sama Kak? Kalau Kakak mau menurunkan atau mengasih sesuatu pada orang lain jika tidak bisa mendapat pahala jariyah setidaknya jangan mendapatkan


dosa jariyah, Kak. Please, benahi lagi tempat itu entah Kakak jadikan grooming atau usaha lain apapun itu yang penting jangan club malam, jangan memberi tempat untuk maksiat Kak, please! Hiks … hiks … jangan seperti ini, hiks …”


Dave, tertegun mendengar penuturan istrinya itu bahkan suara tangis istrinya kini begitu menyesakkan dadanya. Menyesal, tidak pernah belajar agama secara benar sedari dulu, membiarkan dirinya sendiri terombang-ambing di lautan dosa, tapi sekarang apa? Bahkan istrinya itu lebih memikirkannya dari pada dia sendiri pemilik jiwa dan


raganya.


“Maafkan aku, aku berjanji akan mengubahnya secepat mungkin,” ucap Dave sembari memeluk erat tubuh istrinya itu, lalu mengecup kening Kiyara dengan sayang.


.


.

__ADS_1


.


Atuh, mangkannya Dave jangan ada yang ditutup-tutupi lagi sama istri sendiri, bagaimana pun buruknya masa lalu tetp kudu terbuka sama istri sendiri, jangan sampek tahu dari orang ketiga yang niatnya mau memanaskan rumah tangga kalian. Semangat meminta maaf Dave, hihihi.


__ADS_2