Sayap Patah Si Gendut

Sayap Patah Si Gendut
Ramuan Cinta


__ADS_3

Suara air mendidih di atas kompor beradu dengan suara gemericik air di wastafel dapur menemani aktifitas Kiyara pagi ini, seperti pagi-pagi biasanya wanita itu akan membuat minuman turun temurun dari buyutnya untuk kesehatan anggota keluarganya. Tangannya dengan lihai mencuci dua batang sereh, dua ruas kunyit yang berukuran sedang, di atas wastafel, lalu menggeprek kedu bahan itu menggunakan talenan kayu yang dia punya agar tidak memerlukan tenaga ekstra dibanding menggeprek menggunakan pisau dapur, menaruh kedua bahan tersebut ke dalam teko kaca lalu menyiramnya dengan air yang baru mendidih dan mendiamkannya beberapa menit sebelum menambah ramuan tersebut dengan air perasaan jeruk nipis dan juga sedikit gula batu untuk menambah cita rasa ramuan yang dia buat.


“Harumnya …,” ucap Kiyara sebelum menutup teko ramuannya dan melanjutkan kembali aktifitasnya, menyiapkan


beberapa piring dan mangkok di atas meja makan menyusul teko berisi ramuan kesehatannya juga.


“Assalamu’alaikum …”


“Wa’alaikum salam,” jawab Kiyara sembari membalikkan badannya menghadap arah masuk dapur, menanti suami tercinta yang baru saja pulang dari membeli kupat sayur keinginan sang Mommy.


“Ini, Yang … aku taruh sini ya, aku mau cuci tangan dan kaki dulu,” kata Dave sembari meletakkan dua kantung


kresek di atas meja makan lalu pergi menuju kamar mandi yang berada di dekat dapur.


“Masya Allah … ini sate telur, sate usus, sate kerang, siapa yang makan? Kenapa beli sebanyak ini Mas Dave


itu, nggak mau kali ya liat istrinya ini kurusan dikit aja gitu, selalu di kasih makanan banyak,” gerutu Kiyara sembari menata makanan yang di bawa suaminya itu.


 Selalu begitu meski hanya dititipi kupat sayur Dave pasti membawa pulang bukan hanya kupat sayur melainkan kawan-kawan yang lainnya juga, seperti saat ini.


“Kita makan bareng-baranglah, Sayang … bisa buat camilan nanti juga kalau sate-satean ini,” ucap Dave dari


arah belakang Kiyara.


“Ish, kamu ini Mas. Ini mau minum sekarang? Mumpung masih hangat,” tawar Kiyara sembari menata gelas di atas meja makan.


“Boleh, btw ini khasiatnya apa aja sih Yang? Kok di rumah kamu tiap pagi pasti ada minuman ini dan semenjak


kita pulang dan tinggal di rumah ini juga kamu sering buatin Mommy dan aku minuman ini?” tanya Dave.

__ADS_1


“Ini ramuan turun temurun dari buyut aku, Mas jadi di rumah Bunda pasti tiap hari ada dan aku menirunya he he


he. Tapi ini menurutku orang-orang tua zaman dulu ya pasti familiar juga sih dengan minuman ini. Khasiatnya banyak beud, kalau Mas mau tahu … dari kunyitnya aja nih udah banyak belum dari sereh, dan jeruk nipisnya, biasanya aku mix sama jahe dan madu tapi beberapa hari ini aku cuman pakai 3 bahan aja dan di kasih gula batu, aku belum nyetok madu soalnya,” jawab Kiyara sembari menuangkan minuman itu ke dalam gelas di hadapan suaminya, sebetulnya dia masih ingat-ingat khasiat dari minuman itu karena sudah sedikit lupa ha ha ha, dasar Kiyara.


“Memang apa aja, Yang?”


“Emh, sebentar-sebentar …” ucap Kiyara sembari mendudukkan diri di kursi samping suaminya.


“Ini ya kunyitkan ada kurkuminnya tuh Mas, nah manfaatnya itu bisa jadi detoksifikasi, antioksidan, dan punya sifat anti inlamasi juga yang bisa meningkatkan metabolisme tubuh. Terus seingetku juga ada penelitian tentang si kunyit ini bisa melindungi terhadap kerusakan sel, karena antioksidannya itu mampu menghentikan efek negatif radika bebas, anti kanker, mengurangi kemunculan masalah neurodegeneratif, menjaga organ hati, mengolah dan menjaga diabetes” sambung Kiyara.


“Cocok buat Mommy ya, yang habis sakit tapi juga cocok buat kita yang menjaga kesehatan tubuh,” ucap Dave dan


diangguki oleh Kiyara.


“Terus, serehnya nih Mas, juga ada antioksidan dan anti inflamasinya sama seperti kunyit, sereh juga bisa menurunkan kolestrol, antimikroba, mencegah infeksi, meredakan nyeri, anti kanker, menjaga kesehatan pencernaan, meningkatkan sel darah merah, sebagai diuretik juga,” jelas Kiyara.


“Banyak banget ya Sayang, khasiatnya … terus itu diuretik itu apa, Yang? aku baru denger kayaknya,” tanya Dave lagi.


“Oh, iya-iya … manfaatnya lengkap banget sih, terus jeruk nipisnya juga kan bisa mengurangi lemak tubuh juga meningkatkan imunitas tubuhkan ya Yang?”


“Hem, betul … anti kanker juga dia, menyeimbangkan pH tubuh, mengurangi darah tinggi, membantu mengobati asam urat, menurunkan kolestrol mencegah batu ginjal dan masih banyak lagi, asal dengan catatan ya minuman ini nggak diminum secara berlebihan, kalau di keluarga aku ya gini tiap pagi minumnya tapi bisa diminum dalam jangka panjang seperti teh atau kopi gitu,” jelas Kiyara.


“Oke, jadi kamu harus membuat ini setiap hari buat kita,” ucap Dave.


“Siap, Bos ... Ramuan cinta akan selalu dibuatkan setiap pagi he he he ! Aku mau panggil Mommydulu ya buat sarapan sama-sama,” ucap Kiyara sembari berdiri dari duduknya.


“Mommy, di sini Sayang … ayo kita sarapan,” sapa Sang Mommy yang baru saja masuk ke ruang makan.


“Eh, Mommy … ayo, Mom kita sarapan kupat tahu pesenan Mommy sama-sama,”ajak Kiyara.

__ADS_1


“Ayo kita makan di belakang, lama sudah nggak pernah makan di sana kayaknya napsu makan Mommy akan meningkat,” ajak sang Mommy sembari mengambil tempat makan dan minumnya.


“Ayo, Sayang …”


“Sebentar Mom, biar Dave tatakan dulu di belakang, Mommy sama Kiyara tunggu di belakang aja,” ucap Dave dan


dengan sigap membawa makanan-makanan yang tadi dia beli ke belakang lalu mengambil minuman yang dibuat istrinya lalu kembali lagi mengambil tempat makan, sungguh lelaki idaman tak ingin istri dan ibunya kerepotan sendiri.


“Ini enak sekali, Ya Allah … sudah lama sekali nggak menikmati kupat tahu Mang Nanang ya Dave,” ucap sang Mommy sembari menyeruput kuah kupat tahu yang ada di piringnya.


“Iya, Mom udah lama banget, gimana Sayang rasanya kamu suka?”


“Suka, ini enak … semua kupat tahu se Kota Bandung enak,” jawab Kiyara sembari menyengir.


“Ini sate kerangnya apalagi, enak banget kayak sate kerang di lontong kupang, makanan khas Jawa Timur yang sering aku makan waktu berkunjung ke rumah Pakde Reza di Surabaya,” sambungnya lagi.


“Wah, kapan-kapan kita harus ke Surabaya berarti … mengunjungi keluarga Pakde Reza dan sekalian kita traveling makanan di sana kayaknya enak,” tutur Dave.


“Siap, laksanakan …” jawa Kiyara.


“Kayaknya seminggu setelah lebaran keluarga kamu dulu selalu ke Surabaya, Nak … setelah sebelumnya ke Jakarta dulu,” ucap Mommy.


“Eumh, iya Mom … ke Jakarta tapi cuman sebentar itu pun kadang Tante yang ke sini, soanya di sana udah nggak ada orang tua Ayah, sama juga sih di Surabaya juga orang tuanya Bunda sudah nggak ada tapi di sana ada yang di tuakan, jadi lebih sering ke Surabaya ke Pakde Reza sekalian ziarah, lebaran tahun ini Mommy sama Mas harus ikut ke Surabaya, nanti aku ajak traveling kecil-kecilan juga ke sekitaran Surabaya banyak destinasi wisata yang bagus,” ucap Kiyara antusias.


“Iya, Mommy mau …”


Dave, tersenyum cerah … senang rasanya melihat interaksi Mommy dan istrinya seperti ini dan semoga selamanya.


.

__ADS_1


.


Aduduh, mau dong dibuatin ramuan cintanya ... oh ya readers tersayang, minuman itu beneran loh ya khasiatnya emang ampuh apalagi di masa pandemi kayak gini menjaga imunitas tubuh bener-bener harus dilakuin biar nggak mudah terserang virus dan yang lebih penting biar badan selalu fit nggak gampang sakit.


__ADS_2