School Lifes

School Lifes
Episode 41


__ADS_3

" hahhh...kalian lama sekali" Jade berdecak kesal karena dia harus menunda drama yang akan dia mainkan.


"ma..maafkan kami, tuan muda!" Kedua pengawal itu tunduk kemudian memohon pada tuannya itu.


" hm, kalian boleh pergi!" Jade mempersilahkan mereka pergi setelah melepas ikatan gadis tadi.


" kau?" gadis itu terkejut mendapati Jade adalah orang yang menculiknya. dia tengah berpikir kenapa Jade mau menculiknya.


" gadis, berapa yang kamu inginkan?" Jade tidak ingin berbasa basi, dia langsung bertanya to the point.


" hahh?" Gadis itu bingung dengan maksud ucapan Jade, kini dia tengah memiringkan kepalanya dan berpikir.


" apa 5 jt cukup?" Jade mengeluarkan sebuah cek dan bersiap menulis.


" ah, li...lima juta! cu...cukup sangat cukup!" gadis itu menerima tawaran Jade dan mengambil cek nya.


Jade lega akhirnya masalah ini bisa selesai, jadi saat Robin baru pulang dia mendapati pacarnya tengah menggoda adiknya


"KAU? WANITA MURAHAN!!"


PLAKK

__ADS_1


Robin menampar wajah wanita iu dengan sangat keras.


" kita putus!"


kata-kata itu keluar begitu saja dari mulut Robin, kini rencana Jade telah berjalan dengan sempurna. wanita itu pergi dengan perasaan senang, ya mau bagaimana lagi.


kini cek sebesar 5 jt dollar ada ditangannya, dan sayangnya cek itu belum ditandatangani oleh Jade XD


" Jade, maaf" Robin meminta maaf karena pacarnya telah menggoda adiknya.


" bukan masalah, maaf membuat dirimu terlihat jahat!" Jade memeluk Robin sejenak.


" tidak, aku yang harusnya meminta maaf karena membuatmu malu. lain kali jika, sesuatu seperti ini terjadi apa kamu bisa membantuku lagi?" Robin menatap Jade dengan lembut, manik hitam itu kini mulai terlihat kembali bersinar.


" apa sudah selesai, Jade?" Zen masuk dan mendapati kedua anak itu tengah saling berpelukan melepas penat dan kesedihan .


" ya, seperti biasa!" Jade menunjukkan senyum penuh makna pada Zen.


" kali ini kamu membuang berapa?" Zen menatap intens pada Jade, Jade hanya bisa menggeleng kemudian menjawab.


" aku memberinya cek sebesar 5 juta!"

__ADS_1


" APA?" Robin yang mendengar Jade memberikan 5 juta dollar untuk wanita itu sangat terkejut.


" tenanglah, hanya 5 juta" Zen mencoba menenangkan Robin. memang bagi Jade 5 juta adalah kecil, mengingat kalau kekayaannya mencapai $95 million dollar.


" haha, hanya sebuah cek 5 juta kok. bukan masalah besar, selain itu aku tidak benar-benar memberikannya" Jade kembali tersenyum simpul


"eh?" Robin tidak mengerti dengan maksud perkataan Jade.


" Apa kamu tidak menandatanganinya!" Zen teringat akan kebiasaan lama Jade, kalau berhubungan dengan gadis kecil matre ya, hanya satu cara ini yang paling ampuh.


" nice!" Jade berjalan pergi menuju ke arah dapur.


" eh?" Robin masih bingung dengan percakapan itu.


" haha, sebuah cek tidak bisa dicairkan jika pemilik tidak membubuhkan tanda tangannya" Zen mencoba menjelaskan hal ini pada remaja didepannya itu


" ah, berarti cek itu tidak ada isinya!" Robin baru paham dengan percakapan mereka.


" hm, bisa dibilang begitu" Zen kini berjalan mengikuti Jade menuju ke dapur.


" apa kalian mau tetap bicara atau makan?" Jade berteriak dari dapur membuat kedua insan yang ada diruang tamu bergegas menghampiri suara itu.

__ADS_1


" hm, kamu mau makan apa?" Zen tengah memakai apron hitam polos miliknya dan bersiap untuk memasak.


" aku mau sup jamur dan es krim mangga!" Jade membuat Robin terkejut. Sup jamur adalah makanan kesukaannya, sangat jelas kalau Jade ingin menghibur Robin.


__ADS_2