School Lifes

School Lifes
Episode 76


__ADS_3

" Robin!!"


" Fanny laura Maxxist, panggil saja Fay!"


sedangkan keduanya tengah asik berkenalan, tiba-tiba ada aura dingin yang menyelimuti ruangan itu. Robin dan Fay begidik ngeri merasakan perubahan suhu udara yang sangat drastis. mereka menoleh ke belakang dan mendapati 2 monster tengah menatap mereka dengan dingin dan tajam.


" ROBIN LOUISTER!!!/FANNY LAURA MAXXIST!!!!"


seketika Robin dan Fay berhenti bergerak, tubuh mereka menegang untuk waktu yang cukup lama. mereka berdua tidak berani menoleh ke arah sumber suara itu dan hanya bisa terdiam dan meratapi nasib yang akan menimpa mereka.


kedua orang yang sedari tadi hanya mengawasi kini melangkahkan kaki mereka mendekat kearah Robin dan Fay yang masih mematung. ya, kedua orang itu adalah Jade dan Sara. keduanya berjalan hingga tiba disamping tubuh Robin dan Fay yang masih mematung.


Jade mengukir smirknya membuat tubuh Fay semakin ketakutan sedangkan Sara menatap tajam Jade dan membuat Robin begidik ngeri. Sara merentangkan tangannya dan Jade mulai berjalan masuk kedalam pelukan Sara.

__ADS_1


sontak hal ini membuat Robin dan Fay kesal. mereka menarik dan memisahkan Sara dari Jade, sedangkah yang dipisahkan hanya bisa menekuk wajah mereka karena kesal.


" Jade? what are you doing?" tanya Fay yang berakibat sebuah ciuman mendarat diwajahnya. Fay hanya terdiam sedangkan wajahnya mulai memanas dan membuat rona merah muncul diwajah Fay.


" seharusnya aku yang bertanya begitu, nona Maxxist!" kata Jade dengan nada manja yang membuat Robin dan Sara jijik. sedangkan Fay? dia masih merona karena malu.


" dan ya, apa yang tengah kamu lakukan tuan muda Louister?" tanya Sara sembari berkacak pinggang dan menatap dingin pada Robin.


Jade yang menyadari Sara sedang kesal langsung terkejut mendapati sosok gadis manis dan pendiam yang beberapa waktu lalu dia temui kini menghilang, menjadi gadis yang kuat, tangguh, dan pemberani. Jade hanya bisa menertawakan nasib Robin.


" oh ya, ini pacarku! Fay!!" seru Jade memperkenalkan Fay dan sukses membuat Fay menyemburkan rona merah kembali diwajahnya.


Sara hanya mengukir senyum lembut kemudian mengakhiri aktivitas memarahi pacarnya dan memeluk tubuh Fay dengan lembut. Fay terkejut mendapati sebuah pelukan dari Sara, dia bingung harus bagaimana dan akhirnya Fay juga membalas pelukan Sara dan mengusap lembut punggungnya.

__ADS_1


" so, Fay! tolong jaga malaikatku!!" seru Sara melepas pelukannya. Fay menatap bingung pada Sara, malaikat? siapa?


" emh, apa maksumu?" tanya Fay dengan nada bingung. Sara yang melihat Fay yang begitu manis, lugu, dan menggemaskan itu langsung menariknya dan membawanya menuju ke kamarnya.


" jangan diapa-apaain!!" pekik Jade yang melihat tingkah saudari angkatnya itu.


Jade dan Robin menatap kepergian gadis mereka dengan sebuah senyum lembut terukir diwajahnya. Robin menghela nafas kemudian melangkahkan kakinya membawa tubuhnya menuju ke ruang tamu. Jade mengikuti langkah robin yang berhenti didepan sofa, dijatuhkan tubuhnya dan direbahkan dirinya diatas sofa panjang nan nyaman.


" dimana Zen?" tanya Jade


" ah, dia sedang membuat makan siang didapur!!"


seketika Jade mengangkat tubuhnya dan melangkahkan kakinya menuju ke dapur. setibanya didapur dia melihat sosok Zen yang masih sibuk membuat makan siang untuk mereka. ya mereka!! mereka tanpa Jade dan Fay didalamnya.

__ADS_1


" ZEN!!!!"


__ADS_2