School Lifes

School Lifes
Episode 74


__ADS_3

" Huaahhhh!!!!!"


Jade terbangun dari tidurnya, dia mulai membuka matanya dengan perlahan dan mencoba menyesuaikan matanya dengan sinar mentari. direnganggakan otot tubuhnya, ditatapnya pemandangan sekitar dan didapati dirinya masih berada diruang pesta. semua anak buahnya sudah tumbang karena terlalu banyak minum, sedangkan Leo terlihat tengah tidur dalam damai dengan lantai sebagai alasnya.


" urgh..."


Jade memegang kepalanya yang terasa agak pusing. dipijatnya pangkat hidung dan pelipisnya agar rasa sakitnya sedikit berkurang, diangkatlah tubuhnya dari kursi kemudian dilangkahkan kakinya menuju ke kamarnya. Jade merebahkan tubuhnya ke atas ranjang kemudian kembali memejamkan matanya.


dipejamkan matanya dan dibawalah angannya menuju ke alam mimpi, dimana sosok Jade yang selalu dhantui dengan masa lalunya yang penuh dengan kegelapan. entah kesalahan apa yang dia buat sehingga takdir memutuskan untuk memberikannya begitu banyak cobaan dalam hidupnya.


sekarang baru pukul 12:00 dan Jade sudah bangun dari tidurnya, perutnya sudah demo meminta makan sejak tadi dan dimarkas masih belum ada makanan karena semua orang masih terlelap dalam tidurnya. Jade kini sedang berada diparkiran basement dimana banyak dari koleksi rampasan hasil balapannya tersimpan dimarkas ini.

__ADS_1


Jade melangkahkan kakinya dan mengitari seluruh garasi hingga dia menemukan sebuah motor yang sangat cantik. sebuah motor milik BMW dengan Type S1000RR, berwarna hitam sudah terparkis dengan sangat anggun didepan sana.



diamati motor itu lekat-lekat kemudian dinyalakannya motor itu dengan perlahan, diperiksa mesinnya hanya dengan mendengar suara knalpotnya. dinaikilah motor itu kemudian dibawanya keluar dari markas untuk mencari makan siang + sarapan paginya.


dilajukannya motor itu hingga menuju ke sebuah cafe yang berada dipusat kota, cafe itu tampak sangat ramai dan sibuk. Jade melangkahkan kakinya masuk, ketika pintu dibuka denting bell langsung menyambutnya. wangi coffe yang masih hangat memenuhi indra penciumannya.


" Jade!!" gadis itu langsung memeluk Jade tanpa banyak bicara, ya ini sudah hampir 2 minggu Jade tidak mengunjunginya. Jade hanya terkekeh sembari memeluk balas gadis manis itu.


" bagaimana kabarmu, Fay?" tanya Jade lembut sembari mengacak gemas rambut panjang gadis itu. gadis itu membenarkan posisi duduknya kemudian mendengus kesal pada Jade, dia menyodorkan menu dan Jade langsung menerima dan meilih makan siangnya ahri ini.

__ADS_1


~~//


ya, gadis itu adalah !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!


** Fanny Laura Maxxist. gadis berumur 16 tahun\, dengan darah Asia ( jepang ) dan eropa yang mengalir dalam dirinya . rambut berwarna hitam dengan iris biru yang mengiasi matanya membuat siapapun yang memandangnya menjadi tenang.


~~//


" aku mau Americano satu dan Steak sapi satu, juga pancake dan cheescake!" seru Jade dan membuat gadis yang diketahui bernama Fay ini sangat senang dan langsung mengukir senyumnya. Fay a.k.a Fanny langsung mengangkat tubuhnya kemudian memberikan penghormatan layaknya pelayan kerajaan kemudian segera melangkahkan kakinya dan mengambil makanan yang dipesan oleh Jade.


kenapa Fay sedang?

__ADS_1


ya, karena Pancake dan Cheescake itu akan menjadi milkinya, Jade memang sering melakukan hal itu untuk sang pujaan hati. walau harus keluar uang yang penting pujaan hati senang, ya setidaknya begitulah pikirnya.


__ADS_2