School Lifes

School Lifes
Episode 52


__ADS_3

" Semuanya waktunya makan malam!" Jade datang dari dapur dan memanggil semua orang, teman-teman Robin terkejut ini sudah memasuki waktu makan malam.


" ah, kalau begitu kami permisi!" kata salah seorang teman Robin dengan sopan.


//


* Alexander Micheal Sean\, berumur 17 tahun\, tinggi 190\, berkulit putih berambut cokelat dengan mata cokelat. pecinta segala hal yang berhubungan dengan musik\, pandai bermain gitar dan piano. hobi balap liar\, status udah ada yang punya


~~


**Author: hue\, yang nulis jomblo T\~T **


~~


* Steven Aldirn\, umur 17 tahun\, tinggi 195\, berkulit putih\, berambut pirang dengan mata hazel\, anak dengan darah keturunan Inggris. hobi main game\, pandai dalam bidang olahraga dan matematika.

__ADS_1


* Tristan exsa Chris\, umur 17 tahun\, tinggi 189\, berkulit putih dengan rambut hitam dan mata cokelat. hobi balapan\, suka dengan segala hal yang berbau otomotif. pintar dalam fisika dan kimia.


//


" ah, makan malam dengan kami saja!" Zen menyeru begitu melihat Jade memberi tanda, semuanya terdiam dan saling menatap memberi kode.


" tak apa, aku memasak lebih kok!" Jade menunjukkan senyumnya, membuat Stev dan yang lainnya memutuskan untuk makan malam disana.


mereka melangkahkan kakinya menuju ke ruang makan, disana sudah berjajar meja dengan kursi dan makanan yang menyambut mereka. semua mendudukkan tubuhnya ke atas kursi dan mulai menyantap makan malam.


" yak, ini sangat lezat!!" Tris menambahkan. Zen hanya menggeleng melihat tingkah anak-anak didepannya.


" hm, masakan buatan Jade memang sangat lezat!" Robin mengambil beberapa udang dan meletakkannya ke piring teman-temannya. mereka semua menikmati acara makan malam itu, sesekali mereka bercanda ria sambil mengunyah makanan mereka.


ditengah asik dan ricuhnya suasana makan malam, Sara baru turun dari kamarnya dan berjalan menuju ke ruang makan. setibanya diruang makan dia terkejut mendapati ruang makan sangat ramai dan berisik, Sara memberanikan dirinya untuk masuk dan duduk kedalam.

__ADS_1


"ah, Sara kenapa kamu baru turun?" timpa robin yang mendapati sosok gadis cantik itu baru tiba. kini hidangan yang ada tinggal setengah. Sara menggeleng pelan dan mengambil piring yang ada kemudian menyantap hidangannya.


" aku baru selesai mandi, jadi aku terlambat!" jawab Sara sambil memberikan senyum kecil. Robin segera mengalihkan pandangannya dan menetralkan ekspresinya yang dia yakini sekarang wajahnya seperti tomat yang baru masak.


mereka menyelesaikan acara makan malam dengan hidangan puding spesial buatan Jade, dan ini membuat mereka semua tergila-gila dengan hidangan manis ini. setelah selesai dengan acara makan malamnya, teman-teman Robin memutuskan untuk kembali pulang.


" Jade, terimakasih untuk hidangannya itu sangat lezat!" Tris melempar sebuah senyuman yang membuat gigi putihnya itu terlihat. Zen hanya membalasnya dengan sebuah senyum sederhana.


" hm, bukan masalah. lain kali mampirlah lagi!" Jade melempar sebuah senyum manis pada mereka, hal ini membuat mereka tidak percaya akan Jade yang seorang laki-laki. bagaimana bisa laki-laki memiliki senyum semanis ini?


" apa boleh?" tanya Alex yang membuat Zen dan Jade melonggo.


" tentu saja, teman Robin adalah temanku juga!" Jade tersenyum kembali kemudian menatap robin.


" hm, baiklah lain kali kami akan berkunjung!" jawab Alex yang kemudian melangkahkan kaki mereka dan membawa mobilnya pergi dari mansion milik Jade.

__ADS_1


__ADS_2