
" ZEN!!!!"
Jade POV
" ZEN!!!"
teriakku yang menemukan sosok Zen yang tengah membuat makan siang didapurnya. aku berteriak sembari berlari kearah kakak angkat kesayanganku itu. aku melompat dan berhasil mendarat dipelukan Zen. Zen hanya menggeleng pelan melihat tingkahku yag sangat kekanakan.
Zen memelukku dengan erat sangat sangat erat, dia pasti sangat merindukanku! ya, aku yakin dengan hal itu. Zen mencium keningku kemudian mengacak gemas rambutku dan ditatapnya wajahku yang tengah tersenyum senang.
" kenapa kamu tidak memberi tahu kakak, JD?" tanya Zen dan sontak membuatku mengerucutkan bibirku dan mempoutkan pipiku.
Zen terkekeh melihat tingkahku yang sangat kekanakan dan mengemaskan, akan tetapi jujur aku benar-benar kesal. bagaimana tidak? sudah lama aku tidak pulang dan dia hanya menyambutku dengan ceramah dan amarah? hei, apa Zen tidak menyayangiku lagi?
" haha, jangan begitu. aku membuat puding mangga dan es krim kesukaanmu!" kata Zen sembari mengusap lembut surai milikku.
__ADS_1
sontak aku langsung mengubah raut wajahku dan menunjukkan senyum penuh binar. Zen hanya terkekeh gemas melihat aku yang sudah seperti anak kucing yang ingin dipungut. Zen kembali dengan acara memasakanya sedangkan aku duduk dikursi sembari memandang ke arah punggung Zen yang tengah menyiapakan makan siang yang lezat.
" hei, sungguh?"
" hm, Jade sangat baik!!"
" hahh, Sara apa kamu tidak bisa memikirkan perasaanku?"
aku mendengar beberapa suara memasuki dapur dan itu adalah kedua kakak angkatku dan pacarku tercinta. Zen langsung menoleh ketika mendengar pertengkaran kecil yang terjadi antara mereka sedangkan aku hanya bisa tersenyum melihat mereka yang bahagia.
" haha, maaf! aku tidak tahu kalau dia adalah milikmu!" seru Zen sembari mengukir senyum tanpa dosa. aku hanya bisa mendengus kesal kemudian menoleh ke arah Fay dan mengukir senyum lembut.
" hm, ini Fay, dia gadisku!" kataku dan membuat wajah Fay memerah. walau dia menunduk tapi aku masih bisa melihat semburat merah diwajahnya. aku hanya terkekeh melihat pacarku yang begitu menggemaskan dan manis ini.
" hm, Zen! aku kakaknya JD" kata Zen sembari mengusap lembut rambut panjang milik Fay dan langsung memancing emosiku. ya, aku kesal dan itu hanya mengundang gelak tawa yang lainnya.
__ADS_1
Zen meminta kami duduk kemudian menghidangkan makanan yang sudah selesai dia masak. kami mulai menyantap makan siang dengan tenang dan damai tanpa ada sepatah suara yang keluar.
" kak Zen, makanannya benar-benar lezat!!" puji Fay dan membuat Zen tersenyum lembut.
aku hanya bisa bersabar mengingat Fay-ku ini sangat manja dan manis. ya, walau aku manja tetapi aku tetap laki-laki yang kuat! bagaimana bisa ketua gengster begitu lemah? aku menatap Fay yang asik mengobrol dengan Zen sedangkan Sara dan Robin sudah menghilang dari dapur
aku melangkahkan kakiku menuju ke kamarku sedangkan Fay masih didapur membantu Zen membersihkan piring dan gelas. aku merebahkan diriku dan mulai memejamkan mataku karena lelah. alam mimpi membawa anganku pergi begitu saja dan menciptakan kenyamanan yang luar biasa.
Author PoV
sedangkan itu didapur..
" Fay?"
" ada masalah kak?"
__ADS_1
" tolong jaga Jade!"