
"Ani,Semuanya sudah berakhir...dan ini adalah kampus...mulut mu bisa menhancurkan segalanya..kau paham itu" Ucap bian menekan suaranya, karena bian melihat situasi yaitu putrinya tidur.
"Cih, bian aku ingin berbicara lebih dari ini.... katakan yang sebenarnya bian," ketus ani.
"Apa yang harus aku katakan semuanya memang begitu adanya...yah dia adalah istri saya dan alysha adalah putri kami itu lah yang sebenarnya.'' Ucap bian dengan dengan tegas, Ani mendecih kemudian menatap ichana. Lalu pergi begitu saja.
Sedangkan ichana hanya pelanga pelongo dengan perdebatan antara mereka dan iya juga tak suka mengurus urusan orang pula sih.
Kini iya sadar bahwa hanya ditinggal berdua aja dengan putri nya yang terlelap. Tiba tiba bebysister nya datang membuat ichana terkejut "Astaga"
"Eh nyonya muda anda disini?... anda kuliah disini ya? '' ucap bebysister putrinya ini.
"sshhitttt jangan panggil saya nyonya disini?" ucap ichana kemudian keluar juga dari tempat itu,mencari sumber dimana pria itu berdebat dengan mantan kekasihnya itu.
Tidak jauh sih. mereka berdebat ditangga yang mungkin tidak dilalui oleh orang orang.
"Aku dan ichana memiliki anak" Sahut bian marah.
"Putri tengil itu,ibunya seperti itu. Jadi tak heran anaknya juga terlihat tak memiliki sopan santun apa jangan jangan ibunya mendidik nya seperti itu. " ucap ani menghina ichana dan putrinya.
Ichana yang mendengar Tentu membuat dia mengamuk, iya turun buru buru dan menampar ani membuat bian terkejut dan begitu juga ani.
plak..
"Kurang ajar sekali anda! Saya ini dosen anda!"bentak ani membelalakan mata.
Cuih Ichana meludah, membuat ani makin dongkol dengan anak tak sopan santun menurut nya ini, ichana nggak ada takut takutnya sama orang.
"Dosen saya..., lalu mengapa? .....kalau saya mau saya bisa mengeluarkan anda menjadi dosen dari sini... mau.? 😬" dengan sombong nya ichana membentak dosennya.
Aishhh ichana apa kamu sudah gila meski dia seperti itu nggak boleh gitu karena dia mengajar anda jadi dia adalah ibu anda ditempat ini loh. Nggak boleh ditiru ya guys..
"cih, siapa anda.... Ooo ok ok aku paham sekarang ... Mentang mentang anda istri dari seorang pewaris yang kekayaannya nggak akan habis sampai tujuh turunan ini...bisa mengatakan hal semau mu hah? " sumpah ani ingin sekali menjambak gadis yang ada dihadapan nya ini.
"Cih... Saya rasa anda tidak tau siapa saya?
"Udah udah!!!, kalau orang melihat ini mereka bisa....
"Diam" mereka sama sama membentak bian membuat bian berhenti dengan kata katanya. Bian mengusai rambutnya. "Seterah"ucapnya kemudian meninggal mereka berdua.
Perempuan dengan perempuan apa bila sudah berdebat jangan dah ikut campur pasti anda kalah aja deh. Mending pergi aja.
Setelah bian tiba diatas iya teringat bagaimana kalau mereka saling jambakan aduh berabe juga nih untuk ichana Bian memutuskan untuk melihat mereka dari kejauhan saja. "Puaskan lah, akan ku pantau disini."sahutnya sambil melipat kedua tangannya didada
"Saya yakin wanita seperti kamu hanya lah wanita dari kalangan tidak jelas, lalu anda memborgol bian dengan kehamilan bukan?. Tunggu." ani diam sesaat iya sedang berpikir keras tentang ichana dan bian.
"Umurmu?,aishhh.... Nggak mungkin kamu ibu dari anak tengil itu, emang saya orang bodoh, diusia anda masih kebilang remaja gini sudah memiliki seorang anak. aihhsss kenapa saya tak berpikir kalau ini skandal ya.." Ucap Ani tak percaya.
"Heh, berhenti menyebut nya tengil buk dosen." ucap ichana membentak kemudian tersenyum.
Ternyata kau memiliki pikiran sempit pula rupanya, ya bisa lah kan benihnya ditanam oleh mantan mu.aishh...tapi..... bagus juga deh gue bisa menutup mulut wanita ini agar tak berbicara kalau gue adalah istrinya bian tapi apa ya?
Otak ichana pun mulai bermain untuk membalikan semuanya agar tak terbongkar bahwa dia adalah benar benar istri sah dan ibu kandung dari anak bian. "Kenapa buk dosen bisa ngomong begitu sih, kan nggak enak jadinya''
__ADS_1
"Nggak enak katamu, bagaimana bisa!😠" tatapan ani penuh dengan kebengihan
"Buk bisakah kita pergi, aku akan kasih tau setelah ini semuanya... Tapi tak disini... Gimana kalau kita ketemu direstoran biar aku yang traktir" ucap ichana berbisik tentu hal ini membuat bian penasaran apa yang sedang dibisikan oleh istrinya ke mantan kekasihnya itu.
"Kau habis menampar ku sekarang tersenyum manis?"
"Maafkan aku... Nanti direstoran aku akan jelaskan.. Boleh aku minta kontak mu?"
"mu?
"Bu dosen maksudnya hehe"
"baik lah... Kau harus menjelaskan semuanya, mana ponsel mu?"
Ichana memberikan ponselnya, Ani mengambil nya lalu menekan nomornya kemudian memberikan nya lagi pada ichana "Hubungi aja langsung"
"Baik buk dosen yang tehormat, dan paling cantik...pastikan ya pria menyebalkan itu tak tau okey" Ichana pun pergi setelah mencubit pipi mungil dosennya ini.
Ketika berpapasan dengan bian ichana tersenyum nakal dengan mengedipkan mata 😉 kepada bian.
aishhhh ada apa dengan dia, aneh banget. ucap bian dalam hati karena merasa terganggu atas tingkah istri kecilnya sekaligus mahasiswa nya itu.
Jam kuliah selesai, ichana segera keluar. Iya berjalan mengendap endap, namun ternyata fadlan juga mengikuti nya dan menarik tangan ichana sekaligus. "Mau kemana?,pulang bareng yuk" ajak fadlan.
"Pulang bareng, hm, maaf ya aku ada perlu sama seseorang nih a" ucap ichana menolak, kan Emang ichana ada perlu.
"Oh gitu ya,, hmm ya udah aku duluan ya"
"Mama..." alysha yang digendong oleh bian memanggil ichana. aiisshhhh kenapa harus panggil mama. ucapnya dalam hati.
"Maaf,...hehe.. alysha, kamu bisa aja bercanda ya, aku bukan mama mu loh ini. jadi jangan panggil mama terus. mama mu ada dirumah loh"
"Mama mau pulang bareng kita'' alysha mengulang nya lagi.
"Alyha jangan panggil mama.. aku bukan mama kamu nanti semua orang salah paham, dan pak bian larang dong anaknya.
"Alysha, panggil lah mama mu dengan sebutan mama okey.. 😎,dan istriku mau pulang beareng?" tutur bian dengan cool
"Aishhhh saya bukan mama nya, kenapa saya harus di panggil mama."
"Mudah, pergi ke kantor pengadilan agama minta surat cerai maka kamu akan berhenti menjadi mama alysha dan istri dari bian kalau bian nya mau juga sih... tapi kalau dia tak mau sia sia juga dong...permisi" Ucap bian pergi.
"Permisi nyonya muda"
"icha kamu...
"aaaa" icha terbangun tiba tiba udah teriak saja. iya melihat sekeliling ternyata iya masih ada dikampus. ternyata cuma mimpi, aku kira benaran. ucap ichana dalam hati.
"Kamu mimpi apa sih?" tanya fadlan.
"reaksi ku berlebihan ya" tanya ichana mengimut imutkan wajahnya.
"hehe lumayan, tapi nggak papa yuk pulang" Ajak fadlan.
__ADS_1
"Duluan aja,
"okey bye"
Ichana keluar mengendap edap, alasanya supaya tak ketahuan sama bocah nakal itu. namun siapa sangka iya juga dipanggil akhirnya.
"Mama ngapain?"..
"ah copot kepala aing" ichana terkejut setengah mati, iya balik badan dan melihat alysha yang tertawa mendengar ucapan tekejut dari mamanya, Iya juga digendong bian, di belakang ada bebysister alysha yang mengikuti.
"Mama mau pulang dengan kita?."
"Please cantik aku, jangan panggil mama okey."
"Alysha akan berhenti memanggil mama, bila mama bukan mama alysha" ucap alysha membuat ichana sungguh tak percaya.
"Yuk pah" ucap nya sekarang cuek. Begitu juga bian yang cuek terhadapnya.
"Bodo amat bocah tengil." gerutu ichana membulatkan tengannya iya meninju kosong.
"Hm" seseorang mendehem pura pura membuat ichana terkejut lagi untuk kedua kalinya. "Eh zein"
"Mau ninju siapa?"
"Nggak kok... Aku mau jalan."
"kemama"
"Kerestoran Yuhan"
"eh, dekat kali dengan rumah ku, kebetulan. naik apa emang?"
"angkot paling.
"Nggak usah naik motor aku aja"
"boleh?
"boleh dong"
"Thank you zein" sahut ichana kegirangan.
Mereka pergi berjalan berdua dan tiba diparkiran. Ichana dipasangkan helm oleh zein.
"Jadi icha menolak pulang dengan ku karena dia pergi sama zein" Ucap fadlan segera mengkebawahkan kaca helmnya
Ichana dengan zein tancap gas, bian dengan mobil yang disetir oleh sopirnya tancap gas juga begitu juga dengan fadlan,tancap gas. Didalam mobil bian menepuk nepuk bahu alysha karena gadis ini tampak lelah habis bermain meski iya sempat tidur tadi.
"Maaf tuan,Itu bukan kah nyonga muda,tuan bi" ucap sopirnya.
"Hm... Ya itu dia"sahut bian dengan suara beratnya.
Mereka berpisah dipersimpangan jalan,Fadlan mengikuti mobil bian Ketika ada kesempatan memotong, iya segera memotongnya dan ngegas motor ninjanya dengan kencang.
__ADS_1
Bersambung........................................
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...