Sikecil Milik SiDosen

Sikecil Milik SiDosen
Emang kamu punya harga diri


__ADS_3

Rega??? itukan rega!! eihs dia mau nikah, astaga..ehmm lo liat aja nanti kata ichana dalam hati senyam senyum melihat teman smpnya yang sedang melakukan foto prewed itu.


...#############################...


Bian dam alysha membaca buku didepan rumah, Alysha berada dipanggkuan bian sambil memegang buku yang mereka baca.


Matahari tampak sudah mulai tenggelam sedangkan sosok Ichana belum juga tampak,bian sudah menelepon namun tidak ada diangkat. Hal ini membuat bian risau namun wajahnya tak menunjukkan nya kepada sang anak,agar anaknya tak ikut risau.


Berapa menit kemudian akhirnya sebuah mobil masuk kedalam perkarangan dan berhenti didepan rumah, ichana pun turun dengan menjinjing paperbag berisi kue tar kesukaan alysha.


"Hey sayang" sapa ichana menyentuh pipi alysha. "liat aku bawa apa untuk mu?" ujarnya memamerkan paperbag itu.


"Kue tar"sahut gadis ini langsung lepas dari papanya mengintip isi didalam. "Makasi mama" sahut gadis ini.


"Iya sama sama sayang" sahut ichana lembut sekali. Gadis ini memang perlahan lahan makin berubah,tapi untuk kali ini entah takut karena telat atau gimana. Dan itu seterah lah,lagian bian juga tak ingin mengekang nya lagi. CAPEK.


"Mas, maaf aku telat pulang lagi" ujar gadis ini menyatukan tangan nya ternyata iya sadar atas kesalahan nya sendiri.


"Iya" sahut bian mengangguk dan kemudian dalam sekejap matanya berpindah kepada alysha. "Sayang, habis ini laniut belajar sama bebysiter ya?" ujar bian kepada putri kecilnya.


"Siap bos!!!" sahut gadis ini hormat dengan tanganya sambil menunjukan wajah gemasnya.


"Makasi ya mama" ujar gadis ini melihat ichana yang tadinya melihat bian, langsung berpindah melihat nya.


"Iya sama sama" sahut ichana.


"Permisi tuan Bi, nyonya muda" ujar bebysiternya menunduk.


Merespon dengan senyuman kemudian pergi tanpa mempermasalahkan ichana, tidak seperti biasanya bila pulang tak sesuai aturan dirinya maka iya akan menceramahi gadis ini sampe gadis ini terlelap dengan sendirinya.


''Mas!!" ichana menarik tangan bian sehingga kaki kanan bian yang akan menginjak kan tangga terhenti diawang awang kemudian berbalik badan.


"Kamu marah pada ku?" ucap Ichana bertanya, alisnya naik dan keningnya berkerut.


Bian tersenyum kemudian berkata "Nggak kok, Aku nggak marah" sahut pria ini mengusau rambut ichana.


"Benar??"wanita ini merasa tak percaya.


"Benar,,,kan kamu sudah kuliah sekarang jadi nggak mungkin aku ngelarang larang kamu lagi.. karena aku tau gimana rasanya bergelut dengan tugas kempus." sahut pria ini tenang sekali.


"Makasi ya mas,udah ngerti in aku"sahut gadis ini nyengir menampakkan gigi putihnya.


"Aku keruang kerja dulu ya, sibuk soalnya ada tugas kantor" sahut bian.


"Oh iya, aku sampe lupa kalau kamu kan sekarang udah jadi CEO''sahut ichana.

__ADS_1


"mmm, sampai ketemu dikamar nanti" sahut bian sekali lagi mengusap kepala ichana.


"apa aku harus menunggu mu malam ini?" tanya ichana lagi sambil menggoda bian mengodekan sesuatu kewajiban nya sebagai istri untuk melayani suaminya.


"Emang sudah selesai?" ujar bian.


"udah dong, kan cuma 4 hari..dan ini kan udah lewat juga seminggu" sahut gadis ini mengedipkan mata.


"Ehmm.. Nanti ya..." jawab bian melempar kan senyuman namun matanya terlihat menolak.


Deg! jantung ichana langsung berdetak, nggak biasanya bian seperti itu. ada apa dengannya. Kata yang muncul dibatinnya. Bibirnya berkata iya namun hatinya berkata tidak.


"Ichana, kalau kamu mau tidur duluan boleh kok..soal nya Mas nggak tau sampai jam berapa" ujar pria ini lagi.


"Bukan kah mas akan mengajarkan aku,tentang materi hukum newton malam ini?" ichana menaikan alisnya.


"Kamu baca baca aja dulu ya, nanti kalau nggak paham tanya aja langsung keruang mas" jawab pria ini mengusap kepala ichana. ''okey" kemudian mengedipkan mata.


Tanpa menjawab apa pun ichana lebih dulu melangkah manaiki kamar, dengan wajah ketekuk. Bian pun menghela napas kemudian ikut naik dan pergi keruang kerjanya.


...############################...


"Hah, astaga apa apaan ini!!!"pekik seorang gadis melihat video telanjangnya telah dipublikasikan dimedia sosial,iya melihat pengirimnya namun pengirimnya tidak dikenal.


sebuah pesan masuk.


+628138483****


Hello yesi, gimana?,senang nggak jadi orang terkenal.


^^^Yesi^^^


^^^eh lo siapa?^^^


+628138483****


Gue,ya gue, emang kenapa say, udah liatkan banyak kali penonton....kamu sangat terkenal sekali.


^^^Yesi^^^


^^^(menelepon)^^^


Namun nomor itu tak mengangkat kemudian yesi hanya bisa mengamuk dengan tangan yang gemetar dan seluruh badannya terasa lemah sekali melihat video itu.


Tak lama pesan bokingan datang untuk merendahkan yesi. Dan pesan teman teman nya tiba tiba menyusul berjatuhan datang ngechat dirinya sehingga membuat gadis ini makin menggila dan kehilangan kendali.

__ADS_1


Karena begitu panik, iya segera keluar dari tempat tinggalnya tanpa memakai pakaiannya, wanita ini hanya keluar dengan lingerienya dan menaiki mobil kemudian ngegas mobilnya ke tempat tinggal ichana.


Butuh waktu 15 menit untuk sampai ke tempat tinggal ichana,namun dengan kecepatan yang tinggi dan keadaan jalan juga tidak begitu ramai. Sehingga yesi sampe digerbang besar rumah mewah ichana dan keluarga kecilnya dalam waktu 7 menit saja.


Tiba disana,kebetulan gerbang itu juga terbuka, langsung saja yesi ngegas sampe masuk dan akhirnya sampe didepan rumah ichana membuat semua pengawal mengepung mobil ini karena sudah menerobos masuk.


Yesi keluar dari mobil itu dan langsung berteriak memanggil manggil ichana, sedangkan ichana sibuk dengan earphone nya.


"Ichana keluar lo!!!!"pekik gadis ini berusaha untuk masuk kerumah megah itu,namun aksinya gagal karena rumah itu dijaga begitu ketat dengan 4 pengawal secara bergantian selama 24 jam.


"Suruh nyonya kalian itu keluar kalau berani sama gue!!" pekik nya membentak semuanya.


Sedangkan bian turun dari tangga bertanya kepada beberapa pelayan yang terlihat panik mendengar suara ribut ribut diluar, begitu juga alysha bangun karena suara itu. Iya ikut turun namun bian mencegahnya dan menturuh alysha kembali.


"Sayang kembali kekamar mu"


"Tapi pah"


"Nggak ada,kembali"


"Iya pah.


Alysha pun kembali, bian pun melangkah mendekati pintu dan membuka nya sangat lebar, sehingga sepuluh pengawalan itu menundukan badan untuk menghormati pria yang berdiri dipintu itu. Yesi langsung terkesima melihat ketampanan pria ini. Namun segara iya singkirkan dan bertanya.


"Maaf, saya ingin bertemu dengan Ichana. Ini rumahnya bukan?" ucap nya tiba tiba baik dan pelan.


"iya benar, Ada perlu apa untuk menemuinya?" tanya bian.


"Apa anda suaminya?"tanya yesi memastikan.


"Iya, Apa ada perlu dengan ichana?"tanya bian lagi.


"Iya, istri anda itu sudah kelewatkan batas,dirinya sudah menghancurkan saya dan sekarang dia juga mencemarkan nama baik saya. jadi saya bisa bertemu dengannya'' tutur yesi.


"hmm,saya rasa ini sudah terlalu larut untuk bertamu jadi saya tidak dapat mengizinkan nya." sahut bian dengan ramah.


"what?, pokoknya saya harus ketemu denganya...wanita itu sudah menghancurkan segalanya..mengerti lah.


"hmmm maaf Dia lagi istirahat, besok aja kembali" ujar bian dingin dan kemudian balik membelakangi gadis ini.


"Eh, jangan semena mena kalian semua ya!!!!..mentang mentang kalian orang kaya terus semena mena dengan saya karena hanya seorang bawahan kalian. Kalian nggak punya hati kah??? sehingga tega menghancurkan harga di orang begini!!!!"pekik yesi menangis disana.


"Emang kau punya harga diri!!!!!" tegas seorang wanita dengan coolnya melangkah begitu anggun menghampiri tempat kejadian perkara.


Bersambung................................

__ADS_1


__ADS_2