Sikecil Milik SiDosen

Sikecil Milik SiDosen
Masih anggi


__ADS_3

Dirumah


"Ichana,aku bertanya?" ujar bian yang melihat ichana sedang menyipai rambutnya yang basah didepan meja riasnya.


"Ya mas" ichana melihat bian yang bersandar di kepala tempat tidur dengan leptopnya.


"Apa kamu ada masalah?" tanya bian.


Kenapa dia bertanya seperti itu, aneh sekali dia.


"Tidak mas" sahut ichana kemudian fokus melihat dirinya didepan cermin kembali.


Kali ini bian melipat leptopnya dan meletakan nya di meja belajar ichana. Dan dirinya pun berjalan kearah ichana.


"Kamu yakin?"tanya bian mengambil hair dryer dan membantu mengeringkan rambut gadis ini.


"Mas, Aku suka cara mu mengeringkan rambut ku,cara mu seperti papaku" tutur ichana mengalihkan pembicaraan.


"Siapa Anggi?" tanya bian membuat ichana melihat bian dari pantulan cermin. "Kenapa kamu mencari nya?,Apa kamu ada masalah dengan Kariawan kantorku?"tanya bian bertubi tubi.


"Kenapa mas menanyakan dia, siapa anggi? mana aku tau anggi itu siapa jawab ichana melihat dirinya kembali.


"Ichana, berjanji lah bila tidak ada rahasia diantara kita,apa kamu diteror atau bagaimana?"tanya bian membuat ichana menghela nafas kasar dan mengambil hair dryer tersebut.


"Aku akan melakukannya sendiri, fokus lah dengan pekerjaan mu" sahut ichana kesal.


Iya mengeringkan rambutnya.


Dia sangat mudah sekali marah. Aku hanya ingin dia tidak kenapa kenapa tapi sepertinya tidak berguna. Yang seharusnya aku lakukan sekarang adalah mengirimkan bodyguart rahasia untuk keselamatan nya sendiri.


Bian memikirkan sesuatu kemudian pergi dari kamar tersebut.


"Anggi anggi anggi,jijik aku mendengar nya." rungut ichana. Tapi aku harus ingat siapa anggi tersebut. Bila dia kenal yesi dan dion begitu juga fadlan.


Ichana berpikir sejenak dan tiba tiba alisnya terangkat dan bola matanya langsung besar. "Hah benarkah itu anggi?, ooo tuan tanah smp itu. Dia anak kepala sekolah. Benar." ujarnya baru ingat dengan anggi.


kenapa aku harus pusing pusing mencari nya, sekarang aku tau siapa dia. Ck... ternyata kau menjerumuskan dirimu sendiri.


Ichana tersenyum sendiri dan kali inu iya berdiri dari meja rias mengambil hpnya yang dicas sebelum dirinya mandi.


...💬💬💬💬💬💬💬💬💬💬💬💬💬💬...


^^^^^^Ichana : Fadlan^^^^^^

__ADS_1


5 menit kemudian


Fadlan : iya ichana


ichana : kamu lagi apa?


Fadlan : Lagi bikin tugas kuliah, kenapa emang?


Ichana : aku boleh minta tolong tidak?


fadlan : Boleh ichana, apa itu?


ichana : aku minta nomor anggi dong, anak kepala sekolah smp itu loh.


Fadlan yang membaca pesan ini terkejut melihat nya. kenapa dia meminta nomor anggi apakah dia mendengar aku menyebut nama anggi Batinya berkata kata.


Fadlan :Aku tidak memiliki nomor anggi icha,lagian buat apa kamu nomor nya bukankah kamu tidak pernah berteman denganya?


Ichana : ooo baiklah


Fadlan : Iya cha


...💬💬💬💬💬💬💬💬💬💬💬💬💬💬...


Bagaimana cara aku menghentikan nya.


Fadlan teringat dengan bian,satu satunya orang yang bisa menghentikan nya adalah orang terdekat jika bukan orangtuanya tentu suaminya. yah ichana akan patuh dengan suaminya.


Fadlan pun mencari nomor bian digrub ponselnya. Kemudian menelepon.


Sedangkan bian sedang memberikan aba aba buat menjaga istrinya secara rahasia berhenti kemudian meraih ponselnya.


"Siapa yang menelepon ku malam malam begini" tuturnya melihat nomor baru tersebut.


📞:Hallo selamat malam dengan siapa ini?


📞:Selamat malam pak ini dengan Fadlan pak


Mendengar nama itu wajahnya langsung berubah


📞: ya ada apa?


📞: Saya ingin mengatakan sesuatu tentang ichana pak

__ADS_1


📞:Katakan secepatnya,saya mau istirahat.


📞:Anda tau bahwa istri anda diteror bukan?


fadlan tau itu.


📞: Begini pak saya ingin mengatakan agar anda lebih perhatikan gerak gerik ichana,karena saya yakin ichana sudah melakukan rencana yang berbahaya untuk dirinya dan untuk Anggi.


Anggi ini adalah masalah.


📞:Hanya anda orang yang didengar oleh ichana pak, karena hanya anda orang yang dekat dengan anda.


📞:Siapa anggi?, kenapa dia meneror icha?.


📞:Ceritanya panjang pak.


📞:Bila kamu kenala anggi katakan pada anggi itu jangan pernah macam macam dengan istri saya. dari pada nanti saya jebloskan dia kepenjara.


📞:Itu percuma pak, anggi adalah seorang pembalap dan dia wanita tomboi keras pula. Dia akan melakukan apa saja untuk dirinya.


Ichana juga begitu, dia akan melakukan apa saja untuk dirinya.. berarti mereka sama sama keras. Tidak ada yang bakalan berhenti kalau salah satu dari mereka kalah.


"Mas, mas bian dimana? maaassss?


"Iya sayang aku dibawah." saorak bian membalas.


📞: saya akan menghubungi anda kembali,kita akan bicara satu sama lain agar satu sama lain tidak dirugikan.


📞:Baik pak,kalau begitu saya tutup dulu.


"Mas.


"eh sayang, ada apa." Bian menyembunyikan ponselnya sebelum mematikan sedangkan fadlan malah masih mendengar percakapan mereka.


"Aku tidak bisa tidur,aku mau dipeluk agar bisa tidur" manja ichana memeluk tubuh suaminya.


"mmm begitu, ya udah yuk kekamar kita bobok" sahut bian menggendong gadis ini.


Kaki ichana menglingkar dipinggang bian dan tanyanya dileher bian kepalanya rebah dibahu bian.


Fadlan mematikan ponselnya. ichana sangat bahagia dengan pak bian dan pak bian seperti nya sangat mencintai ichana.


Setelah patah dengan cinta pertama setidaknya ichana bertemu pria mapan tersebut yang sangat menjaganya dan menyayangi nya. Ichana adalah wanita yang beruntung.

__ADS_1


Sedangkan bian menidurkan ichana dengan memeluknya,gadis ini menyenderkan kepalanya didada bian. Iya memeluk bian seperti bantal guling dan tertidur dengan nyenyak.


__ADS_2