Sikecil Milik SiDosen

Sikecil Milik SiDosen
malam yang dingin


__ADS_3

Malam yang dingin, ichana duduk sendiri ditaman belakang rumahnya dengan mata lesu dan pandangan kosong menatap kearah kolam berenang. Sakin tidak fokusnya sehingga iya tak menyadari langkah kaki putrinya yang berjalan ke arahnya.


"Mrs.Bi, what are you doing?" Pertanyaan putrinya membangunkan dirinya dari lamunannua sendiri.


"ah.. i. iya kamu belum tidur?" sahutnya melihat alysha dengan piyamanya.


"Belum, Sedangkan kamu ngapain disini?" jawab dan langsung bertanya kepada ichana.


''I'm not there... I'm just looking for fresh air ..How about you?''


"Sama" Sahut alysha duduk disamping ichana.


Aroma aroma tidak enak sudah mulai tercium, Ichana tampak duduk dengan santai melihat suasana. Sedangkan alysha memerhatikan mamanya,sepertinya gadis ini ingin mencari gara gara lagi sama mamanya.


"Mrs.Bi Kalau saya boleh tau saya ini siapa kamu sih... I am who are you?'' nah tu kan alysha dah mulai.


"Kamu, ya putri ku lah.. emang kenapa kamu bertanya seperti itu?" ucap ichana melihat alysha.


"Ooo putrimu, kira in musuh mu 😎" Sahut alysha mengangguk angguk. Nggak berdosa banget tampang nya bicara.


Sedangkan manusia disamping nya tampak nggak enak lagi penglihatan nya.


"I hope you're not angry?" ujar alysha lagi lagi tersenyum sempurna menggoda.


"Hmm.. no.. no no,,I'm not angry" sahut ichana tersenyum berusaha tenang.


"Tumben, Biasanya ngamuk" tegur alysha mencemoohkan ichana.


"alysha kamu jangan mancing mancing emosi aku ya" ketus ichana kali ini memperingati alysha. "Saya tau kamu sangat membenci saya jadi anda terus mencari cari kesalahan saya...kalau kamu tidak suka sama saya Silahkan Tinggalkan saya disini." ucap ichana memperingati putri kecilnya itu.


"What???,Siapasih yang membenci mu, prasangka mu itu loh nggak enak banget"ucapnya dengan santai tenang dan penuh irama.


"Biiiik!!! "kali ini ichana berteriak memanggil pengasuh alysha.


"ya elah ngadu ngadu segala... Udah besar tauk pake ngadu segala" ujar alysha menertawakan ichana.


Membuat hati ichana makin panas melihat alysha. "Bebysiter" teriaknya belum juga ada yang datang.


"Mereka udah pulang" sahut gadis kecil nan cantik dan imut ini.

__ADS_1


"Alysha sebaiknya kamu tidur ini udah malam!!" ucap ichana.


"Kamu nggak tidur,ini udah malam loh" ujarnya meniru ichana.


Ichana langsung memapatkan giginya. "Maaaaasss bian!!!!!! "pekiknya memanggil bian.


Pekikannya memangagetkan bian yang sedang bermain game.. sekali lagi iya mendengar pekikan itu. Sehingga iya beranjak dari kusi gamenya dan melangkah cepat kesumber suara.


Dipintu belakang iya berdiri melihat anak dan ibu itu sedang berdebat.


"Alysha aku tidak akan memaafkan mu!!!" pekik ichana.


Alysha mengambil hp ichana dan melemparnya ke dalam kolam. "Kamu cantik tapi hati kamu busuk!!!"ketusnya.


"Alysha!!!!! " ujar bian menegur alysha.


"Papa" alysha langsung melihat papanya iya mundur tiga langkah dari mamanya.


"Alysha kenapa kamu bicara begitu, nggak boleh"tegur papanya menghampiri putrinya ini.


Alysha hanya tersenyum kemudian berkata. "Maafkan aku papa" sahutnya melihat papanya.


"Minta maaf sama mama kamu" tegas bian.


"Nggak!!!,kamu sudah keterlaluan alysha!"ketus ichana menarik tanganya kembali dan pergi melihat hpnya yang sudah dibuang alysha kekolam untung itu kolam dingkat.


Iya meraih ponselnya dan membawanya masuk kedalam rumah. Bian memegang kedua lengan alysha. "Sayang, nggak boleh gitu... papa tau kamu sangat marah dengan mama.. tapi marah kamu itu jangan berlarut larut nak.. dia ibumu, Kamu akan berdosa bila melawan kepadanya" ucap bian menasehati alysha.


"Iyaah, aku minta maaf papa" ucap gadis kecil ini marajuk. "Aku hanya ingin perhatian mama aja" sahut gadis ini memeluk papanya.


"Nggak gitu caranya sayang, Kalau kamu ingin perhatian dari mama dekati dia dengan baik dan sapa dia dengan baik, ajak dia bicara dengan baik... pokoknya dekati dia dengan baik" nasehat bian lagi.


"Papa nggak tau bagaimana mama, mama itu batu es tujuh pintu pah... Kalau kita nggak cari gara gara dia tidak bakalan respon kita. kan sebal jadinya" rungut alysha mendorong tangan bian dan pergi.


Bian terdiam, namun iya segera bangkit dari jongkoknya mengejar alysha. Saat tiba disana iya sudah melihat alysha jatuh dan ditolong oleh ichana.


"Kenapa kamu lari lari sih" omel ichana meniup lutut kemudian telapak tangan alysha.


Bian tersenyum melihat keduanya. Namun tiba tiba raut wajahnya berubah saat mendengar perkataan alysha.

__ADS_1


"Apa Aku harus terluka begini agar kamu perhatian dengan saya lagi?"


Sontak ichana juga terdiam mendengar kata kata alysha. "Kamu kenapa sih?" tukas nya kemudian.


"Seperti apa sih kamu, kenapa saya tak bisa memahami mu?" lanjut alysha lagi.


"Kamu tak perlu memahami ku...Cukup jadi anak yang baik aja" sahut ichana membelai kepala alysha.


"Kamu ibuku bukan sih???"


"alysha!!!!.. ayoolah!!!" kali ini ichana duduk dan merengek kayak anak kecil.


"Mama teman ku semuanya sudah tua, tapi kenapa mama ku masih muda?"


"astaga.. anak bian ini emang ngeselin banget dah 😬😬😬" Ichana sangat menggeriti. Gadis ini merengek dan merengek.


Alysha berdiri,iya memeluk ichana. " cup cup cup... jangan merengek lagi" ujarnya mengusap kepala ichana seolah dia adalah ibu ichana.


Membuat bian tertawa kecil melihat tingkah keduanya.


Alysha melepaskan pelukannya kemudian mencium kening ichana "Selamat malam mama muda" ujarnya kemudian tersenyum sempurna. "Aku bobok duluan ya.. selamat malammm" ujar gadis ini mendadahkan ichana sambil berjalan ke arah kamarnya.


Ichana jadi terdiam,kemudian tersadar. Lah kan gue ibunya kenapa malah dia yang berlagak seperti ibu gue. Gumamnya dalam hati.


"Hey,


"eh pocot" ichana terkejut dengan sapa an bian.


"Mau duduk disana aja?" ujar bian.


"Ejm.mmm..." ichana mengacungkan tangannya minta bantuan berdiri,bian menarik tangan ichana sehingga berdiri.


"Kenapa kamu selalu ribut dengan alysha sih" ujar bian sambil berjalan.


"Dia yang mulai duluan" sahut ichana menginjakkan kaki ke anak tangga pertama.


"Dia itu hanya ingin berhatian lebih mu saja, coba deh kamu ajak dia jalan jalan dan habiskan waktu bersamanya''saran bian.


"Nantilah aku pikirkan." sahutnya.

__ADS_1


"Okey,akan ku lihat perkembangan kalian" sahut bian merangkul gadis kecil ini memasuki kamar.


Bersambung .................


__ADS_2