Sikecil Milik SiDosen

Sikecil Milik SiDosen
Maafkan


__ADS_3

"lalu!!!,apakah aku harus melarang gitu, eh icha.. yang membawa dia itu nenek nya bukan orang lain dan itu juga kemauan alysha bukan paksaan" tegas bian.


"Udahlah bilang aja kamu sengaja kan memisahkan aku dengan alysha..makanya kamu membiarkan alysha pergi agar aku makin jauh dengannya"


Ichana melotot dan menuduh bian yang tidak masuk akal. Selama ini bian sudah susah payah menyatukan keduanya namun sekarang tiba tiba dirinya malah dituduh yang tidak tidak.


"Alysha seperti itu karena sifat buruk mu icha!!,Bukan karena saya!, kau adalah wanita terburuk sebagai ibu!! Sedikit pun kau tidak pantas menjadi ibu dari putri saya,namun karena putri kita mencintaimu sangat menyayangi mu maka dari itu saya masih mencari cara agar kamu berubah tapi sepertinya kau tidak akan pernah berubah.. dasar wanita labil." tekan bian malah memperkeruh suasana.


Ichana menggeleng geleng tak percaya bian mengatakan itu kepadanya dengan lantang dan berteriak menekan.


"Bila kau benar benar angkat kaki dari rumah ini, maka aku bersumpah tidak akan membiarkan mu sedikit pun mendekati putri kita lagi... aku bersumpah bakalan membawa putri kita jauh sejauh jauhnya. saya bersumpah!!!!" tekan bian kemudian pergi meninggalkan ichana yang meneteskan air mata.


Dirinya langsung terduduk mendengar pernyataan bian. Jadi selama ini dia adalah ibu yang sangat buruk, jadi semua yang dia lakukan selama ini juga tidak ada artinya oleh bian.


aku memang melakukan kesalahan tapi bukan berarti aku tidak menyayangi alysha bukan berarti aku membenci nya. Aku selalu berusaha dan aku selalu menyayangi Alysha. dia hanya bisa melihat sisi buruk nya saja apakah dia juga tidak bisa melihat ku dari sisi lainnya.


Ichana menangis,rasa sakitnya sangat sakit sakit sekali. Bagaimana Dirinya dikatakan ibu terburuk itu tidak lah benar, dia tidak seburuk itu. Bukan kah selama ini ichana selalu sabar dan mereka tumbuh bersama sama. Bahkan disaat bian kuliah ichana dirumah mengasuh dan membesarkan alysha.


"Aku tidak salah, aku hanya minta sedikit kebebasan. Aku sama sekali tidak pernah tidak menyayangi alysha. Cuma aku hanya capek aja." rungut ichana melihat kelangit.


Bian melihat ichana dari balkon. apa sih yang sudah ku katakan?, kenapa aku mengatakan kata kata yang seharusnya tidak aku katakan sama sekali.. bian kau bodoh. Kau menyakiti nya


Bian terus melihat kesedihan gadis ini karena omongan nya yang sama sekali tidak mengenakkan tersebut. bian meninggal kan balkon tersebut bertujuan minta maaf.


Ichana yang sedang menangis tiba tiba dapat telepon dari seseorang yang tidak dikenal. ''siapa sih yang nelpon,orang lagi nangis jugak" rungutnya segera ngehapus air matanya.


📞:Hallo


📞:Hallo ichana, bagaimana kabar mu sehat?


📞:Tentu,maaf ini siapa ya?


📞:Siapa hayo?, masa iya tidak kenal dengan suara ku?


📞:Ini siapa?, jangan main main ya..


📞:Ichana kalau kamu tidak berhenti membuat keributan maka jangan salahkan kami bakalan mencelakai keluarga mu!


📞:Eh jangan macam macam ya?,kau siapa?, berani sekali kau mengancam ku apa kau tidak tahu siapa aku hah?


📞: Tentu aku tau siapa kamu, kamu kan yang sudah membuat yesi masuk rumah sakit jiwa dan kamu juga yang telah menghancurkan pernikahan dion. kamu membuat pengantinnya kabur dihari pernikahan mereka juga.

__ADS_1


📞:Siapa kau?


📞:Aku akan menghancurkan rumah tangga mu yang berantakan itu.. aku akan merebut sugar deddy mu itu.. dan satu lagi anak tiri mu cantik juga.. dia sangat dekat dengan ku.


📞:Dia bukan anak tiriku, jangan sampai kau macam macam kepada putriku ya, jika itu terjadi maka aku akan membunuh mu.!


Ichana berteriak.


📞: Sebentar lagi posisi mu bakalan tersingkir kan dan aku bakalan menjadi ibu sambung kedua putri pak bian.


📞:siapa kau hah?, katakan siapa kau!!!!!?


"Ichana?,apa yang terjadi dengan mu?, siapa yang menelepon mu?"tanya bian memegang bahu ichana.


Tiba tiba sepenelepon mematikan telepon nya. Ichana begitu panik.


"Ichana?, apa yang terjadi padamu? wajahmu pucat?, Kamu sakit?,," tanya bian bertanya tanya terus.


Ichana langsung menatap bian dengan tajam. "Kau, jangan coba coba menyingkirkan aku dari posisi ku!!, atau aku bakalan membunuh mu!...aku bisa membunuh mu bian!!!!" bentak ichana berteriak kemudian berlari.


"Icha!!,"


apa yang salah dengannya. Kenapa dia marah kepada ku. sumpah gadis ini makin membuat ku gila.


Bian meraih tangan icha dan menarik nya dan ichana langsung membentak.


"Apa!!!" bentaknya menangis.


"Apa yang salah denganmu?, aku menemui mu karena aku ingin minta maaf. Maafkan mulutku,aku menyesal mengatakan nya." tutur bian meminta maaf atas perlakuan nya yang kasar.


hiks hiks hiks, icha tetap tak berhenti menangis. Dia terus menangis bahkan sampai tersedu sedan. Bian meraih tubuh mungil gadis ini dan memeluknya.


"Maafkan aku, aku tidak bermaksud menyakiti hatimu.. aku minta maaf sayang" Bian mencium kepala icha dan menggosok punggung nya dengan lembut.


"Kamu belum makan bukan?, kamu mau makan apa? kita makan diluar?" bujuk bian.


Icha mendongakkan kepalanya dan melihat bian yang juga melihat nya. Mata mereka bertemu.


"Hari ini kita makan diluar okey," ucap pria ini merapikan rambut icha.


"Hmm"

__ADS_1


"Ya udah ganti pakaian mu dulu, aku juga mau ganti pakaian ku." tutur bian melepaskan icha dari pelukannya.


###


Mereka hari ini makan malam romantis direstoran mahal. Sebagai ungkapan maaf bian kepada ichana karena telah menyakiti hati wanita yang sangat iya cintainya ini.


Diri nya benar benar tak bermaksud sama sekali menyakiti nya namun karena marah iya jadi hilang kendali.



"Ichana, aku benar benar minta maaf kepadamu atas semua perlakuan ku yang menyakiti hatimu" ucap bian dengan tulus.


"Mmm, aku juga minta maaf atas keegoisan ku. aku juga minta maaf karena tidak mau sadar bahwa diriku juga punya tanggung jawab sebagai istri dan sebagai ibu dari anak kita. Maafkan aku" ichana juga meminta maaf atas perbuatan nya selama ini.


"Mari kita mulai lagi, semoga kedepan nya kita lebih baik"


"Amin."


Mereka sama sama menetap suasana romantis itu sangat mendukung sekali dengan tempat nya.


" I Love you "


"love you to" sahut ichana dengan malu malu.


Hari ini tingkah ichana terlihat begitu dewasa perkataan nya juga sudah dewasa. Semoga saja ichana benar benar berubah dan tidak labil lagi.


Bian yang tersenyum melihat gadis ini,tiba tiba dirinya tak sengaja melihat siku ichana yang di hansdiplas sehingga perhatian nya berpindah melihat nya.


"Sayang,siku mu kenapa?" tanya bian.


"Ah ini... ini cuma luka ringan." ujar icha menyentuh nya.


"Kenapa bisa terluka?"


"Hehe, karena aku ceroboh dalam berjalan,jadi jatuh tadi di tangga kampus" sahut ichana cengengesan "tapi tidak papa kok, aku kan kuat" tambahnya.


"Ya tuhan, Terus ada yang luka lagi selain sikumu?" tanya bian kembali khawatir melihat gadis ini.


"Tidak, cuma ini kok." sahut icha tersenyum. "Bisakah kita makan?,aku sudah lapar?" ujar icha.


"Baiklah,selamat makan sayang"

__ADS_1


"Selamat makan juga"


Mereka pun makan menikmati hidangan malam ini dengan romantis.


__ADS_2