
Tepat pukul 12 Siang, bian terbangun karena perutnya sudah berbunyi, iya membuka mata melihat langit langit kamar. Kemudian melihat kesamping iya tak melihat ichana dengan rasa memalas iya bangkit dari Tidurnya. Kemudian merenggangkan tubuhnya kemudian menguap, bangkit dari tidur dengan gusau melangkah masuk kedalam kamar mandi.
###############################
Ichana duduk di ayunanan bawah pohon besar didepan rumah, rambut pajang bergelombang itu berayun mengikuti arah angin. Tangan lentiknya memegang ponsel cantiknya dan bibirnya tampak tersrnyum senyum sendiri.
################################
Seoarang Pria tampak begitu senang saking senangnya sampai jungkir balik setelah melihat benda petak panjang dan canggih itu. Dia adalag fadlan.
^^^Fadlan^^^
^^^Bisa aja sih kamu 😂^^^
Ichana
Apa kamu sudah putus
dengan chika?😁
^^^Fadlan^^^
^^^Sudah lama aku mah putus dengan^^^
^^^chika, Emang kenapa?^^^
Ichana
Ooo kira in belum,
sama siapa sekarang?
^^^Fadlan^^^
^^^Dengan kamu aja😎^^^
Ichana
Nanti ada yang marah kalau sama aku😊
###############################
"Bik ichana dimana?" tanya bian selesai makan.
"Nyonya muda ada didepan tuan Bi"sahut runi.
__ADS_1
"Ngapain?"
"Lagi main ayunan.
"Kakinya nggak sakit lagi?...hm dia udah makan?" tanya bian.
"Bila kakinya seperti nya masih sakit tuan, Nyonya juga sudah makan dua jam yang lalu tuan Bi."jelas runi.
Bian bangkit dari duduknya iya pun pergi meninggalkan meja makan untuk melihat ichana keluar. Berhenti didepan pintu masuk iya memperhatikan wajah wanita itu dari kejauhan tampak kegirangan dengan melihat ponselnya. Bian melangkah untuk Mengampiri tiba tiba iya berhenti karena tiba tiba iya ragu untuk Mengampirinya namun keraguannya iya tutup dengan kekuatan hati.
Bian menghentikan ayunan ichana membuat ichana melihat nya. "Ada apa,lepas banget senyum mu?"tanya bian. Duduk disamping ichana.
"Hm.. nggak ada?"ucapnya masih dengan kegirangan melihat ponsel nya.
Fadlan
Gimana mau nggak jadi pacar ku?😎
^^^Ichana^^^
^^^Masa nembak di hp,nyatain^^^
^^^yang benar dong^^^
Fadlan
nggak?
^^^Ichana^^^
^^^Hm iya deh, aku mau^^^
''Ichana?"
"yah" Terkejut,iya melihat bian begitu lama. ''Ada yang bisa aku bantu?"tanya ichana kemudian tersenyum manis.
"Apa kaki mu sudah baikan?"tanya bian melihat kaki putih ichana.
"Belummmm,masih sakit banget tau, ini semua karena mu membiarkan aku berjalan sejauh itu" rengeknya cemberut.
"Lah kenapa aku?...Kan kamu sendiri yang pengen"sahut bian juga ikut cemberut.
"Seharusnya kamu bujuk aku!''Ketusnya. Melipat kan kedua tanganya kedada.
Bian tertawa gemas,"Ya udah ulang lagi gitu biar aku bujuk" ujar bian.
__ADS_1
"aihsshhh Nggak ada romantis romantis nya dikit pun''Dumal ichana mengalihkan pandangannya keponsel kembali. Iya melihat begitu banyak pesan dari satu orang membuat nya ternganga.
^^^Ichana^^^
^^^*Maaf tadi aku ke toilet bentar,^^^
^^^nggak bawa hp pula*.^^^
Fadlan
Hm.... ya udah, kalau gitu aku
off dulua ya.
"Kamu,Chetingan sama siapa sih?,ketawa sendiri begitu?" Ucap bian bertanya penasaran melihat istri nya ini tampak kegirangan sekali.
"Pacar"sahutnya santai dan merasa tak bersalah +tak terbebani.
Bian menggerakan dua alisnya sontak iya sedikit terkejut, bagaimana mungkin gadis yang seranjang dengannya setiap malam malah memiliki pacar diluar sana. apa ini yang di namakan selingkuh terang terang hah. Kalau itu wah benar-benar rumit hubungan yang mereka jalani karena ada orang ketiga yang dimasukan oleh istri kecilnya ini.
"Pacar?,Kamu serius?" ucap bian merasa tak percaya.
"Hm...
"Siapa?"
"Fadlan.... cowok yang cool di kampus itu loh aku sudah lama sekali mendambakan nya.. akhirnya terjadi juga hmmm.. wis sudah lama sekali aku memimpi kan ini" ujar ichana kegirangan sampai sampai iya berdiri dan hampir saja kebentur besi ayunan.
lalalalalalala...... iya berdendang dan berjalan berlenggak lenggok kamudian menghilang dai balik pintu itu, Bian termenung tanpa kata kata menjalankan hubungan berdua saja sudah susah bagaimana mungkin sekarang ada orang ketiga. Bian sungguh menganggap sangat serius dengan hubungan ini, namun ichana hanya menganggap sebuah kesalahan masa lalu yang nggak bisa diubah.
Bian juga bangkit dari sana,iya berlari mengejar ichana tepat ichana menginjakkan kaki kanannya di anak tangga pertama, tiba-tiba bian menarik tangan gadis ini sehingga membuat gadis ini terkejut.
"Ada apa?, Ngagetin aku aja sih?"ketusnya berwajah masam.
''Icha hubungan kita saja sudah rumit, kenapa harus memasukan orang ketiga didalam rumah tangga kita hah'' ketus bian menggenggam eray tangan ichana.
"Hey.. lepaskan tangan ku..."iya memukul tangan bian agar lepas dari lengannya. "Sakit... bian sakit!!! 😬"geritinya.
"Bian?...Kapan kau bisa memanggil ku dengan sebutan suami mu hah, kita itu tidak seumuran jadi jangan seenaknya saja memanggil saya"balik menggeriti dan pegangannya tehadap pergelangan ichana makin kuat.
"Bian.. sakiiiiiiit!!!!!!! " pekiknya menangis.
''Bila kau tak memutuskan nya kembali, maka saya akan membongkar hubungan kita dikampus" ancam bian kemudian melepaskan tangan ichana membuat ichana terhanyak ke anak tangga tersebut, panggulnya langsung sakit karena terhanyak itu.
Ichana memutar tubuhnya melihat punggung bian yang menaiki anak tangga tersebut ''katakan saja,saya tak peduli" ketusnya didalam hati.
__ADS_1