Sikecil Milik SiDosen

Sikecil Milik SiDosen
Korban Dari Kehaluanya


__ADS_3

Aaaaaaaa,jeritan dari seseorang wanita yang menemukan tubuh nya sudah tak berpakaian,alias telajang bulat dengan balutan selimut saja. Iya menepuk nepuk kepala nya untuk mengingat ngingat kejadian apa yang telah terjadi,namun setengah ingatannya hilang Iya hanya mengingat datang ke pesta kemudian merayakan kemenangan sahabat nya minum dan akhirnya diseret paksa oleh suaminya.


Iya melihat sisi kamar yang dimana mana ada pakaian nya mulai dari gaun yang iya kenakan ada dekat pintu kamar sampai cel*na dalamnya ada ditepi ranjang,di sampingnya juga ada jas dan kameja suaminya.


"Sialan,pria tak berotak!"ketusnya bangkit dari tempat tidur. Iya segera mengambil handuk kimono kemudian membalutkan pada tubuh nya setelah itu keluar dari kamar dan menuruni tangga dengan cepat.


Bian tengah menikmati teh paginya diruang keluarga karena kebetulan sekarang iya tidak ada jadwal ngajar dikampus. Namun tiba tiba plak tamparan pagi menyapa nya. Sontak bian berdiri dan menggeram,semua orang langsung pergi. "Apa kau sudah tak waras hah?"bentak nya,sambil menyentuh pipi nya yang kena tampar.


"Apa yang telah kau lakukan pada ku hah?"pekik gadis ini, dan merengek manangis.


"Apa?" bingung pula atas apa yang telah iya lakukan perasaan dirinya tidur di kamar putri nya karena pintu tak dibukakan oleh ichana.


"Apakah kau juga menumpahkannya didalam hah?"pekiknya satu pertanyaan sudah membuat nya bingung sekarang ditambah lagi."Katakan apa kau menumpahkan nya didalam juga hah" bentak icha kali ini meraih tangan bian kemudian menggoyangkan tubuh bian.


"Apa sih?....Nggak jelas banget kamu ya"ketus bian. melepaskan genggaman jemari icha dari lengan nya ini.


Disisi lain orangtua mereka berdua berkunjung kerumah,tiba tiba mereka melihat pertengkaran ini.


"Katakan apa kamu menumpahkan didalam juga hah... Katakan!!😬😬😬"pekiknya menangis giginya memapat bibirnya berkatup jadi apa yang iya ucapkan terdengar tertahan dan kurang jelas.


"Apa sih yang ku tumpahkan, saya tak tahu apa apa" balik menbentak.


"What?, kau membentak ku" ucapnya menunjuk diri sendiri karena tak terima dibentak.


"bebysister bawa alysha keluar dulu" suruh nyonya yuhan.


"Baik nyonya" sahut bebysister kemudian membawa alysha keluar.

__ADS_1


Mereka menyaksikan pertengkaran sengit antara anak dan menantunya ini. Orangtua dan mertuanya memilih untuk menunggu diruang tamu saja agar tak terlihat menonton.


"Auk ah pusing,bila begini aku bisa sakit jiwa jadinya" ketus bian ikut kesal pula dengan wanita kecil ini.


"Awas kamu ya.. , bila aku hamil sekali lagi aku akan meracuni mu hidup hidup" pekiknya membuat semuanya tercengang. Kemudian iya diam mencoba berpikir apa yang akan iya keluarkan lagi. "Kenapa kau melakukan ini hah?" bentak nya kemudian. "Apa kamu nggak Bisa meminta izin dulu, kenapa kau memanfaatkan aku disaat mabuk. Hah!"ucapnya berlutut begitu saja.


Hah Bian malah tertawa kecil,"kau sudah nggak waras ya?....siapa yang memanfaatkan kamu sedang mabuk hah?....Bahkan semalam saya tak tidur dikamar kita, saya tidur dikamar alysha kapan pula saya melakukan itu"jelas bian.


"Kau berbohong!!!"pekiknya.


"Ichana Yuhandriani binti yuhan yang paling cantik dan yang paling cerewet dan menyebalkan....saya tak melakukan apa pun pada anda semalam...Semalam saya hanya menyelamatkan anda dari jebakan teman anda "ketusnya menggeram.


"oooh jadi Kau menyelamatkan ku dari pengaruh obat kayak di flm flm gitu kah?Lalu kau melakukan nya agar aku tidak mati atau menjadi gila karena gairah.. gitu?... hah.. benar gitu kah?...."ketusnya mencemooh kan.


"wah.. Wah.. Wah.. Ya tuhan.. Lama lama aku bisa sakit jiwa kalau begini mah....ini lah akibatnya kebanyakan nonton drama....eh apa pun yang saya lakukan kepada anda itu adalah hak saya karena kau adalah istri saya... tapi karena kemurahan hati saya... saya tak meminta hak saya dari anda agar anda tidak terbebani... tapi ternyata kayak gini pandangan anda pada saya"ucap bian prustasi, gimana tidak iya tak melakukan apa pun tapi iya dituduh melakukan nya.


"What?,,,kau menuduhku ku melakukan itu... .. . Dan kau menamparku dipagi hari karena kau tidur telanjang.....eh Nyonya Bian Ravindra,pikir sendiri siapa tau anda sendiri yang menanggalkan pakaian anda eh malah menuduh saya."ketusnya kesal banget.


"Kayaknya situasi sedang tak baik, sepertinya kita pergi saja deh" ajak nyonya Ravindra.


Bian diam sejenak kemudian ".......okey saya melakukannya, dan saya menumpahkan semuanya tanpa tersisa.Puas kan" ketus nya.


Anjirttt,kalau kayak gini didepan orangtua mungkin malu malu gimana gitu ya.. Mati aja deh kwkwk. Orangtua mereka buru buru pergi sebelum mendengar lebih dari ini. Wis parah anak menantu mereka.


"Kau....


"Sebelum menuduh orang pikirkan lagi!😬😬😬" ucapnya meninggalkan icha begitu saja.

__ADS_1


Ichana langsung terduduk SEMUANYA? hati gelisah tujuh turunan, iya memyentuh perutnya ''jangan bilang perutku juga akan berisi bayi kembali... Wah nggak beres banget dosen sialan itu" ucapnya merungut.


Bian masuk kamar iya melihat kamar benar benar berantakan dan begitu juga bajunya. "apa yang telah dia lakukan?'ucapnya bertanya tanya juga.


Tak lama pelayan datang untuk membersihkan, bersamaan dengan ichana datang juga.. "eh Dosen mesum.. Kau tak layak disebut dosen bila kelakuan mu seperti cabul begini" ketusnya.


"Tolong tinggalkan kami"ucap bian membuat mereka pergi. Iya menatap icha dengan lekat. "Apa kau sudah gila!"ucapnya dengan suara tertahan.


Saat tangan Icha hampir saja melayang, bian segera menampung nya. Dan menangkap tangan satunya lagi karena hendak memukuli nya dengan satu tangan itu lagi, iya membawanya keranjang dan merebahkan nya kemudian bian mengambil posisi diatas tubuh wanita ini. "Pikirkan baik baik, segera mandi dan ganti pakaian mu..."ketusnya kemudian bangkit dari tubuh icha iya berjalan keluar.


Yang sebenarnya terjadi.


Ichana habis dari kamar tamu,iya mengunci kamar dan menanggalkan gaunnya karena terasa dingin. Tinggal lah tentop dan celana shotnya.


"Apa dia ingin membunuhku hah?"rungutnya sam bil melepaskan gaunnya itu


Antara sadar dan tidak iya mengobarak abrik lemari dan menemukan kameja bian, iya memakai kameja dan jas itu. kemudian tertawa didepan cermin.


Dari pantulan kaca iya melihat seorang pria tampan yaitu idola nya, icha berbalik badan menghadap pria ini. "Kamu, ini benar benar kamu atau hanya halusinasiku" ucapnya menyentuh dada pria tegap gagah berani ini.


Pria ini mengukir kan sebuah senyuman,tangan kekarnya membelai pipi gadis setengah sadar ini. "Aku sudah lama ingin bertemu dengan mu"suara serak khas laki dewasa nya menyapa telinga begitu sangat sejuk.


"Hm, Bila kamu orangnya yang menghampiri ku maka aku rela selingkuh dari dosen kaparatrt itu deh!" sahutnya kemudian memeluk tubuh pria ini dengan erat.


Tak lama iya tiba tiba merasa panas kembali. Iya berjalan keranjang,kemudian menanggalkan semuanya lalu menarik selimut dan berkelumun. Iya terlelap. Iya membayangkan tidur memeluk idolanya namun sebenarnya iya hanya memeluk guling sampai terlelap.


Bersambung..............

__ADS_1


__ADS_2