Sikecil Milik SiDosen

Sikecil Milik SiDosen
Adek


__ADS_3

Bian melihat penampilan nya dipantulan cermin dengan Kaos hitam polos, celana chino atau jeans hitam dan di tambah dengan sneaker dengan warna yang putih polos membuat penampilan simple dan minimalis.


Ichana masuk,iya melihat penampilan suaminya,ichana melihat bian memilih jam tangan yang cocok untuk stylenya. iya juga memakai topi putih.


Waw dia edgy banget. Dab banget deh. Bian yang hendak keluar melihat ichana yang terpana melihat nya. Namun ichana langsung mengalihkan pandangan nya. Iya berjalan ke arah lemari khusus pakaiannya juga.


"Aku harus pakai baju apa hari ini?" Ucap nya memilih milih baju yang cocok untuk iya pakai.


Ichana memakai kaus putih, rok tutu hitam dibawah lutut, sepatu kets putih, dan jaket hitam sebagai outerwear. Iya terlihat sangat kece, kemudian iya menambahkan  sling bag dan kacamata hitam, Setelah itu pergi dari ruang ganti, ruang kamar dan ruang ganti memang berbeda dirumah ini.


Gadis cantik yang dibaluti kaos hitam dan style rok mini putih dan sepatu kets putih ini nampak ternganga melihat kekecean mamanya, bian juga melihatnya.


"Mama,mama cantik sekali" pujinya memeluk mamanya. "Pah mama cantik banget kan?" tanya alysha pada bian.


"ya.. yuk berangkat'' ajak bian,tangan alysha dipegang ichana.


Bian membukakan pintu belakang untuk alysha. Sedangkan ichana berjalan ke arah samping tempat duduk sopir. Setelah bian memasang sabut pengaman putrinya iya masuk mobil.


''Yuk kita berangkat'' ucapnya melihat alysha dibelakangnya tampak sangat bahagia sekali.


"Mama,papa tampak serasi" puji alysha membuat mereka saling pandang, kemudian ichana melihat alysha dan bian melihat jalan, sekali kali melihat alysha dari kaca spion didepan nya.


''Hmm... alysha mau beli apa?" tanya ichana.


"icha mau kita foto studio dulu gimana?" ucap gadis ini.


"Foto studio...hm dari mana kamu tau foto studio itu?" tanya ichana menaikan alisnya.


"Dari ayuna."


"Ayuna?"Ichana melihat putrinya ini, sedang kan bian fokus ke jalan sambil menyimak pembicaraan kedua si kecilnya.


"iya mama,ayuna itu anak orang kaya,dia selalu memamerkan aktivitas nya pada icha. Mulai dari belanja foto foto bahkan katanya,iya sekarang akan punya adek" sahut alysha menjelaskan tentang ayuna teman nya ditaman kanak kanak (TK)


"Ooo... berarti mereka bahagia sekali ya" sela bian.

__ADS_1


"Iya pah, dia sering ledek icha, katanya icha nggak punya semua itu'' sahut alysha mengiba.


"Siapa bilang alysha tak punya, alysha juga punya kok bahkan icha lebih lengkap dari pada ayuna itu''sahut ichana menghibur putrinya


"Siapa bilang icha punya semuanya mah, mana buktinya kalau punya icha lengkap darinya'' Putrinya sangat cerdik.


''Apa yang tidak icha punya coba bilang pada aku... Maka akan ku beri untuk mu?...katakan icha mau apa?" tanya ichana,bian melihat ichana.


"Hati hati nanti kamu syok setelah mendengar kemauan anak mu sendiri'' peringatan dari bian, karena iya sudah mencerna kata kata alysha tadi dan putrinya ini juga sudah pernah minta kepada bian waktu itu. Membuat semuanya tersipu.


"Emang kenapa sih?..." sahut ichana. kemudian melanjutkan kata katanya kepada alysha "Ya nggak sayang... Cantik aku mau apa...katakan saja. apa sih yang nggak buat kamu?"ucap gadis ini dengan pedenya,polos,tak ada sedikit pun keraguan.


"Adek, icha mau adek mah" sahut gadis ini.


"Hmmmm😑''ichana langsung mendehem padahal tenggorokan nya tak gatal. Iya memperbaiki duduk nya menghadap kedapan.sedangkan bian ingin tertawa tapi takut dosa melihat tingkah istrinya ini, setelah mendengar apa yang diminta putrinya itu.


"Tukan, kan dah diingat kan,,, ngeyel sih."Ucap bian yang menahan tawanya.


"Kenapa nggak bilang 😬" Rungut ichana memperbaiki riasan rambutnya padahal baik baik saja.


"kan udah dikasih lampu kuning" Sahut bian,icha memutar matanya.


"Yah... a.. ma.. aku baik baik aja'' ichana menjadi gagap mendadak. Nyesallll nyesallll aku bertanya. Ucapnya kini fokus melihat kedepan.


"Mama akan memberikan aku adek kan?" Tanya alysha lagi. Membuat wajah ichana memerah.


"Alysha, nanti kamu mau beli apa?" Kali ini bian yang ambil alih.


"Beli adek pah!" ucapnya kegirangan.


Bian malah tertawa,''beli adek ya... gimana ya,adek itu nggak bisa dibeli.'' sahut bian.


"Kalau nggak bisa dibeli, ya udah dibuat aja pah.. gimana kalau nanti pulang dari shoping buat adeknya pasti enak''Ujar alysha kegirangan sendiri. Sedangkan bian tak tau harus jawab apa.


Beda dengan ichana, ichana wajahnya makin merah padam, seperti nya dia sangat malu. ''cha"

__ADS_1


"ya mah"


"Mulai besok kamu nggak boleh main sama teman kamu yang namanya ayuma atau ayuna yah... pokok nya itu lah. ''ucap ichana jengkel.


"Kenapa mama?"


Ichana tak mejawab, pucuk dicinta,akhirnya tiba jua. Padahal ichana sudah gerah sekali dalam mobil berAC itu. Mobilnya lebih terasa sangat panas dari pada angkutan umum yang sering iya naiki. Bian memenggendong alysha. Ichana ikut dengan bian dari belakang.


''kenapa harus berdiri dibelakangku?" tanya bian mengagetkan ichana.


''ah nggak papa'' sahut ichana.


"Berjalanlah dengan baik disamping ku, kamu juga dari keluarga terkenal,Masa iya putri yuhan dan istri dari bian berjalan kayak pengasuh kan tak mungkin.'' ujar bian membuat ichana maju.


Penjaga menghormati Bian dan putrinya sekaligus ichana karena ichana ikut dengan nya. Padahal ichana juga sering bolak balik ketempat ini. Bian adalah pelanggan VIP jadi iya sangat khusus lah. Mereka masuk,bahkan lift aja khusus untuknya.


Mereka melihat ichana yang berada disamping bian.''Siapa gadis cantik itu?" tanya salah satu temannya.


''istrinya kalik''Sahut teman sebelah nya.


"Nggak mungkin lah, masa istrinya muda sekali" ujar teman nya sekali lagi.


"Awet muda mah" ujarnya.


Mereka sampai dihadapan pelayan yang membicarakan mereka tadi, dengan segala hormat mereka berikan.''selamat datang kembali tuan bian,non alysha dan Ny." ucapnya sangat ramah.


''Waktu saya kesini,orang orang nya tak seramah ini loh'' ucap ichana. ''dan kamu, kalau nggak salah pernah mengacuhkan saya" ucap ichana menunjuk perempuan berambut pendek.


"Sayang, mereka hanya dikhususkan untuk melayani pelanggan VIP,jadi bila sifat mereka tak mengenakkan itu wajar aja.''Ucap bian.


"Maafkan saya atas ketidak sopanan saya waktu itu nyonya'' Ucap gadis ini meminta maaf dengan tulus.


"Lain kali, kalau ada orang bertanya itu dijawab bukannya menyolonong aja, kayak pemilik mall ini aja"ketus ichana kemudian pergi.


''Maaf,dia istri saya. Nyonya muda keluarga ravindra dan putri dari keluarga Yuhan grub" ucap bian.

__ADS_1


"Jangan meminta maaf tuan, ini bukan kesalahan anda,Tapi ini kesalahan kami'' sahut pelayan yang ditengah.


Mereka berkeliling dan membeli barang barang yang mereka suka. Iya makan bersama sampai foto studio.


__ADS_2