
Sedang kan ichana dan alysha tanpa bercanda gurau beramain ditengah ilalang tebal dengan memainkan bunga ilalang yang putih seputih kapas, mereka saling meniup dan saling tertawa bahkab mereka saling kejar kejaran. setelah mereka merasa capek,mereka pun keluar dari ilalang sana menuju vila yang cantik itu.
Ichana membuka pintu vila, kemudian pergi kemobil membawa semua perlengkapan untuk beberapa hari iya disini. Tempat ini sangat jauh dari pemungkiman penduduk dan tempat ini hanya diketahui oleh ichana saja karena ini tempat yang khusus untuk ichana dari sang nenek, nenek nya juga sudah meninggal.
"Tente ini indah sekali, kamu sering kesini ya?"tanya alysha.
"Ehm,iya...tempat ini adalah punya nenek ku...bila aku sedih aku sering kesini sendiri'' ujar ichana sambil memasukan barang barang nya.
"Kamu sering kesini?, Kenapa kamu membenci ku?" tanya alysha membuat ichana terdiam.
Ichana meletakan semua barang barangnya, setelah itu iya berjongkok dihadapan alysha sehingga ia tubuh mereka sama rata ichana jongkok sedangkan alysha berdiri.
"Aku tidak pernah membenci mu,Aku sayaaaaangggg banget sama kamu.. Kamu adalah idola ku....
"Tapi waktu itu kamu berteriak kepadaku?" potong alysha.
"Aku bukan ibu yang hebat seperti ibu teman teman mu,aku bukan ibu yang dewasa seperti mereka... Aku hanya ibu yang memiliki banyak kekurangan...jadi bila aku mengatakan atau pun melakukan apapun itu yang membuat kamu sakit hati... aku mohon maaf sebesar besarnya ya" ujar ichana berkaca kaca melihat alysha.
"kamu serius tak membenci aku?"tanya alysha lagi.
Ichana menggeleng,"Justru sebaliknya" sahut ichana.
"Lalu sampai kapan kita berada disini?"ujar alysha.
"Pokoknya kita puas puaskan aja disini dulu, untuk sementara simpan dulu pertanyaanmu okey" sahut ichana mencubit pipi alysha.
Ichana kembali mengangkat barang barang mereka dan mengemasi barang barang barang mereka. Ichana juga menyapu ruangan yang berdebu.
Alysha juga membantu bantu ngelap meja,mereka bedua kerja bakti setelah selesai mereka langsung terkapar.
"cha kamu lapar?"tanya ichana.
"Ehmm... ada makanan"
"Kamu mau makan apa?,Aku bisa masak,Mau coba masakan aku nggak?"tanya ichana kepada alysha.
"Kamu bisa masak" nggak menyangka bila mamanya ternyata selain cantik dan sexii ternyata juga hebat masak.
"Ayo kita masak" ujar ichana membawa alysha kedapur.
__ADS_1
Memasak sangat disukai oleh ichana masa iya dia nggak bisa masak, Mereka berdua bekerja sama untuk menyiapkan makanan yang akan mereka santap untuk malam.
############################:####
''Bagaimana bian?" tanya nyonya yuhan.
"Tetap tidak ada kabar mah"sahut bian prustasi.
Kali ini hanya duduk, lututnya terus bergoyang kedua tangannya terletak diatas kepala. Pikiran nya sana sini memikirkan kemana putrinya dibawa.
Sedangkan yang lain terutama nyonya yuhan dan tuan yuhan berusaha mencari keberadaan putrinya dimana pun itu, namun mereka tetap saja tiada hasil.
"Kemana aku harus mencarinya?" ucapnya hampir menangis.
"Bian, Kamu sabar ya Semoga aja mereka baik baik saja" ujar mamanya memegang bahu bian.
"Bagaimana aku bisa sabar, putri ku dibawa oleh gadis yang belum lulus tes ke ibuannya. Bagaimana bila ichana meninggalkan alysha ditengah jalan hah?" ketus bian.
"Saya rasa putri saya tak sekejam itu" ucap nyonya yuhan tersinggung mendengar kannya.
"Putrimu, Maaf.... " bian hendak melontarkan katanya namun secepat nya iya tersadar sehingga iya tak meneruskan pembicaraan nya.
...Kembali ke Masa Lalu...
Ichana melihat mata bian, dan tersenyum. "Mau kah kamu mengantar ku kesana?" tanya ichana berbisik.
"Apapun akan ku lakukan agar kamu bahagia dan sehat" sahut bian,tangan kekarnya terus berolahraga diperut ichana.
"Kalau begitu aku akan tunjukan suatu tempat yang sangat ingin aku kunjungi kepada mu" sahut gadis ini kegirangan.
Ichana bangkit dari rebahannya iya berdiri kemudian menyuruh bian dan mengikuti nya,iya memimpin jalan ke mobil. Didalam mobil,bian menyetir mobil sedangkan ichana menunjukan arahnya.
"Perkampungan?" tanya bian saat melihat tempat yang mulai kumuh ini.
"ehmm, jalan aja" bisik gadis kecil ini sambil meraih tangan bian dan diletakkan diatas perutnya.
Tiba,kebetulan malam juga ichana turun kegirangan. Bian turun juga takjup melihat pemandangan dan terdapat vila yang besar di tengah tengah padang belantara ini. Tak kalah menakjubkan nya lagi adalah dari sini kita bisa lihat bintang nan bagitu indah menyenari malam gelap.
"Cantik kan?"ujar ichana mendekati bian iya memangku tangan bian.
__ADS_1
"Cantik sekali,, Ini vila siapa?" tanya bian melihat ichana dan menyembunyikan dibalik jaketnya karena kedinginan aura tempat ini.
"huftt... ini tempat nenek ku, sebelum nenek meninggal dia titipkan ini untuk ku katanya ini rahasia dan tidak boleh siapa pun yang tau kecuali aku" jelas ichana tiba tiba iya menutup mulut.
"What?, Ada apa?"melihat ini bian langsung panik.
"Kenapa aku beritahu kakak bian sih?"ucapnya terkejut.
"eh,,, Kenapa harus menyembunyikan tempat yang begitu indah dari ku.. aku kan suami mu"sahut bian.
"Suami?...Kamu bukan kakak ku?" tanya ichana heran.
"Eh,,, iya aku kakak mu... kalau kita saudarakan nggak boleh disembunyikan"ujar bian.
"hm,, baik lah kakak sayang ku. kamu adalah orang satu satunya yang tahu tempat ini"
################################
Tiba tiba bian berdiri sehingga mengejutkan semua orang yang ada disana.
"Ada apa bi?"tanya nyonya rav.
"Aku tau dimana dia sekarang"sahutnya mengingat tempat dimana ichana.
"Dimana?" tanya yang lain.
"Aku akan kembali" sahut bian kemudian meraih kunci mobil dan pergi meninggalkan tempat itu.
*********
"waw... kamu benar benar hebat...masakan mu enak banget" sahut gadis mungil ini memuji ichana.
"Ya dong siapa bilang, aku nggak bisa masak, cuci piring dan sebagai nya" sahut ichana mengedipkan mata kepada alysha.
"Setelah ini tidur ya?"tanya ichana.
"Nggak,aku mau lihat bulan dan bintang disana?"tunjuk alysha diluar melihat ke indahan alam.
''Okey''
__ADS_1
Mereka sama sama keluar dari tempat itu, mereka duduk diteras melihat ke indahan langit dengan bintang yang germelap germelip. Menyaksikan dengan mata telanjang adalah hal yang sangat disukai ichana.
Bersambung........................