
Semenjak kejadian itu, ichana dan bian dipisahkan putrinya alysha dibawa oleh keluarga bian. Sedangkan ichana pulang kerumah orangtuanya.
Hari ini bian datang kerumah orangtua ichana untuk membawa ichana kembali, bagaimana pun ichana masih istri sahnya.
"Bian,Jangan egois, putri kami tidak ingin bersama mu...Jadi jangan memaksakan kehendak" ucap tuan yuhan.
"Pah, bian mencintai nya..
"Buang cinta mu, segeralah cari ibu pengganti untuk putrimu.. lupakan putri kami.''sahut tuan yuhan tiada goyah nya sedikit pun.
"alysha tidak akan pernah menerima ibu pengganti...
"Apa'kah kamu sudah mencoba?...
Hal ini membuat bian terdiam,Sedangkan tuan yuhan tersenyum. ''Segera urus perceraian kalian, kamu dan putrimu berhak bahagia''ujar tuan yuhan.
"Tidak, saya tidak akan melakukan itu" tegas bian ngotot ingin mempertahankan perasaan cinta dan pernikahan nya.
"Apa yang kamu harapkan dari gadis kotor seperti dia?" ujar tuan yuhan menghina putrinya sebagai wanita kotor.
Sedangkan nyonya yuhan yang mendengar semua itu menjadi kesal,iya segera bangkit dan meninggalkan keduanya dengan wajah yang begitu masam.
"Apa pun yang papa katakan, aku ingin membawa istri ku kembali"sahut bian tak peduli iya tetap tak goyah dengan dirinya.
"Saya malu dengan orangtua mu" tegas tuan yuhan.
"pah, yang ngejalanin hubungan ini aku dan ichana, mama dan papaku juga menyuruh ku untuk membawa ichana kembali'' ucap bian membujuk tuan yuhan
"...'' tuan yuhan hanya diam, apa yang telah terjadi itu sudah membuatnya malu besar terhadap besan sekaligus sahabat nya ini.
"Aku ingin bertemu dengan nya apakah dia ada?" sahut bian.
###############################
"Apa dia adik anda?,saya ingin bertemu dengan orangtua nya bukan perwakilan nya." ketus ibu dari ayuna yang tak terima bila ichana yang menangani kasus ini.
Ayuna terlihat sudah menangis terisak, disamping ichana juga ada alysha yang menangis kepalanya kena perban kecil.
Sebuah pertengkaran sudah terjadi antara ayuna dan alysha, Sehingga membuat alysha terluka. Mereka mempeributkan sebuah mainan.
__ADS_1
"Katakan pada ibu anda untuk memperhatikan anak kecil sebesar dirinya, agar nggak keterlaluan. Inilah akibatnya bila seorang ibu tidak becus mengurus anaknya menjadi nggak ada akhlak kan anaknya." hina ibu ayuna.
"Eh buk, mulut itu dijaga ya" ketus ichana tak terima dengan hinaan ini. ''Alysha itu terluka, saya akan laporkan ini kepihak yang berwajib" tambah ichana karena tak terima hinaan ditambah lagi putrinya terluka.
"Hm, nona bian dan ibu ayuna...masalahnya kan bisa diselesaikan secara berkeluargaan" ujar bu kepala sekolah taman kanak kanak ini.
"Oh jadi anda mau melapor kan...maka laporkan saja... suami saya seorang inspektur kepolisian disana'' sahut ibu ayuna.
"ooo suami anda seorang inspektur, kalau gitu silahlan telepon biar dia yang menentukan siapa yang bersalah''ucap ichana mempersilakan.
Melihat kecekcotan antara ichana dan ibu ayuna membuat buk kepala sekolah jadi panik,sedangkan bian belum juga bisa dihubungi.
"hiks... hiks... hiks.. papa" alysha terisak memanggil papanya.
Tiba tiba bian datang,bian melihat ichana yang ada disini iya terkejut melihat putri nya juga. Kepala gadis ini diperban juga. "Sayang kamu kenapa?" tanya bian menyentuh pipi gadisnya.
"Pak bian,bagaimana sih anda...dari tadi dong datang,ini malah menyuruh kakaknya" ketus bu ayuna kesal.
"Maaf buk ayuna, ini ada apa ya?" tanya bian meminta kepastian.
"Putrimu sudah melukai putri saya."
"Maaf, Putri mu terlihat baik baik saja, tapi putri saya terlihat terluka,bagaimana mungkin putri anda yang terluka'' sanggah bian.
"Iya dia baik baik saja, tapi kaki anak saya terkilir, pak bian taukan luka dalam lebih bahaya dari pada luka luar" sanggah bu ayuna.
"Ck, Jangan mengelak deh tante,putri mu itu salah karena telah merebut mainan alysha" sanggah ichana.
"Ooo kalian main keroyokan...pak bian apa istri anda tak mengajari putri putri anda sopan santun. Kalian keluarga bermartabat namun begini tingkah putri putri dari keluarga mu ternyata" ujar buk ayuna menghina lagi lagi istri bian.
"Ck, kenapa anda harus menyalahkan istri nya,ibunya. bila kau sendiri yang tak becus mengajar putri mu.....
"ichana..tolong hentikan" ucap bian menyuruh bian menghentikan nya.
Ichana memutar matanya melihat bian, matanya mengotot. "Semua ini salah dia, anaknya telah membuli alysha,anaknya mengatakan alysha nggak punya ibu yang becus,sedangkan ibunya membela putrinya berkelakuan kurang ajar. Lalu aku diam aja gitu" ucap ichana marah. "Anakmu dan istri mu dihina...lalu kau diam aja hah.. dimana letak pikiranmu" kini iya marah marah.
"Buk ayuna, saya minta maaf atas perlakuan putri saya yang tidak mengenakan ditelinga anda. kami akan membayar pengobatan'' ujar bian.
"Tidak... kami bisa membayar pengobatan kok, tapi kami hanya ingin putri anda meminta maaf kepada kami" ujar bu ayuna.
__ADS_1
"Alysha ayo minta maaf..
"ica nggak salah pah" rengek alysha tak terima.
"Yang meminta maaf itu bukan alysha tapi putrinya, karena putrinya merebut mainan alysha loh ini" ichana kesal sekali.
"alysha ayo minta maaf ''perintah bian.
"Maafkan aku" ucap alysha menangis. "Maafkan aku yang nggak mau meminjamkan maianan ku, maafkan aku sudah mendorong mu" tambah alysha makin keras menangis nya.
"Okey, lain kali jangan pelit lagi ya" sahut ayuna penuh dengan senyuman licik.
"Okey mereka udah berdamai. gini dong dari awal.. pasti semua sudah selesai dari tadi juga.. jelas saya sibuk sekali dikantor'' sahut bu ayuna kemudian pamit membawa putrinya kepada kepala sekolah taman kanak kanak itu.
Bian juga pamit untuk membawa putrinya. Diluar ichana memisahkan diri. Bian yang meyadarinya melihat wanita ini. "ichana,, mau kemana?" tanya bian.
Ichana melihat bian penuh dengan rasa marah, matanya menunjukan rasa ketidak puasan. Bian yang menyadari sesuatu yang akan iya lakukan pada ibu ayuna langsung menghentikan nya.
"Icha jangan lakukan apapun?" sorak bian, namun ichana tak peduli iya ingin menghampiri ibu ayunan untuk memberikan pelajaran.
"bawa alysha pulang duluan.''ujar bebysiternya.
Bian menyusul ichana, tiba disana iya sudah melihat ichana marah marah kepada buk ayuna.
"kau katakan mama alysha adalah orang yang tidak becus mengurus anak,, andai kau tau yang sebenarnya tidak becus itu adalah dirimu" bentaknya. "Kau adalah ibu paling buruk dimuka bumi ini dalam mengurus putrimu sendiri.'' ichana menghina buk ayunan habis habisan.
"Kau, apakah ibu dan ayahmu tidak mengajarimu sopan santun beritika.. kepada orangtua''ketus buk ayuna mendorong kasar ichana.
"Ck...Kau lah yang tak mengajari putri mu bertika dengan benar... bila kau seperti ini putrimu akan tubuh menjadi pencuri dan menjadi orang paling buruk kelak besarnya" kutuk ichana.
"Tau apa kamu, kamu hanyalah seorang anak yang tidak diperhatikan oleh orangtua mu terutama ibumu... dasar keluarga kasar" hina buk ayuna.
"Aku juga seorang ibu!!!!"bentaknya membuat buk ayuna ternganga.
"What?...aihss....jangan bercanda deh bocah ingusan kayak kau ini seorang ibu.... yang benar aja..." ucapnya tak percaya dan mencemooh kan ichana.
''Saya kira saya adalah ibu yang buruk didunia ini, ternyata ada lagi yang lebih buruk dari ku... bila kau memanjakan putrimu dari sejak sekarang dengan cara begini. saya pastikan anak anda nanti akan menjadi sampah masyarakat" hina ichana kemudian pergi.
Ichana berjalan kedepan,iya melihat bian sekali dan berlalu. Bian segera berbalik dan Mengejar ichana.
__ADS_1
Bersambung..........................