
Aku tidak akan biarkan siapa pun menghina keluarga ku lagi!!!! aku akan memberikan pelajaran yang bakalan diingatnya untuk seumur hidup Gumam gadis ini dalam hati matanya penuh kebencian akan dunia ini.
Ichana memutar arahkan mobilnya kembali.
"Kok arah pulang lagi mah?"ujar alysha.
"Nggak papa" sahut gadis ini mengijak pedal gas.
Tak lama tiba dirumah,ichana membukakan sabuk pengaman untuk alysha kemudian menurunkannya. Setelah itu ichana masuk duluan tanpa mengiring alysha.
Bian yang mendengar mobil menyusul,iya melihat istri nya dengan wajah kusut dan mata masih berair. Bian menyapanya namun ichana tak memjawab,gadis ini buru buru saja berlalu dari bian. Kemudian kedua matanya melihat sang putri dengan langkah kakinya yang pendek masuk dengan wajah kecewa juga. Sontak bian langsung menghampiri alysha untuk bertanya.
"Sayang?,,ada apa? Kamu bertengkar lagi ya sama mama?"ucap pria ini khawatir dengan putrinya bila benar bertengkar lagi dengan ibunya.
Alysha menggeleng dan menangis dihadapan papanya kerena nggak tahan lagi membendung air matanya. Iya menangis karena mamanya menangis.
"Ada apa ini?, Apa yang mama lakukan pada mu sayang?"tanya bian sekali lagi berusaha membuat alysha hening dengan ngelap air matanya dan memeluk nya.
"Pah, Apa arti dari anak haram?"tanya alysha membuat bian membola.
Bian melepaskan pelukan itu, kemudian menatap alysha dengan tegas. "Apakah mama mu mengatakan itu?!!"nada suaranya langsung meningkat. Tatapan bengihnya pun muncul dari wajah pria ini.
"Tidak pah....
"Papa akan bicara dengan mama mu" sahut bian berdiri dan kemudian meninggalkan alysha begitu saja untuk menaiki sebuah tangga.
Kesalahan pahaman lagi dan lagi bakalan terjadi diantara ichana dan bian. Bian membuka pintu dengan keras, sehingga membuat ichana terkejut dalam tangisnya di sudut ruangan.
Sontak ichana yang melihat kemarahan dari suaminya ini berdiri, sedangkan bian berjalan begitu cepat dan langsung menampar ichana. Gadis ini langsung syok, matanya membola tangan kanannya memegang pipinya.
"Ada apa dengan mu hah?!!!"pekik ichana makin keras tangisnya.
"Ada apa?,ada apa katamu?,Apa kamu sudah gila hah sehingga mengatakan alysha anak haram!!!!!" geriti bian.
"papa, mama bukak... paaa.. maaa bukak" pekik dari luar.
"Kau sudah mendengar kata kata dari putrimu,sebelum kamu mengambil tindakan ini bian!!!!😠😠" bengihnya.
"Ck...
"Papa dengar alysha dulu,"
__ADS_1
"Kenapa kamu sejahat ini hah?,,anak sendiri dikatakan haram... apa kau nggak berpikir sebelum berucap hah!!!!" hardik bian.
Ichana hanya menangis, iya tak sanggup lagi dengan menahan ini semua. Iya langsung berlari dan pergi meninggalkan bian. Saat iya membuka pintu iya melihat alysha dengan tangisnya.
Saat gadis kecil ini menyentuh tanganya,iya langsung pergi dengan kecewa yang berat. Ichana menuruni tangga dan alysha mengejar nya.
"Mama mama mau kemana?...mama alysha ikut.. mama alysha nggak mau ditinggal lagi...mama icha ikut..maa tunggu icha...... mamaaaaaaaa!!!!!!!"
pekiknya hening saat mobil ichana berlalu,bebysisternya langsung mengejar alysha yang bergolekan dilantai. "mamaaaaaaa"
"Non" ucap bibiknya memapah alysha untuk berdiri.
"Mama!!!!!"pekiknya lagi.
Bian datang menggendong putrinya ini dengan paksa. "Biarkan mama mu itu pergi!!" ucapnya menekan suara.
Alysha mengeliat dan meronta ronta bahkan iya mengigit bahu bian sampai bian menurunkannya karena refleks.
Alysha langsung mundur tiga langkah dari bian. "how bad is the meaning of an illegitimate child?!!!!!!!!!...sehingga kalian mengamuk begitu.. sehingga kalian bertengkar hebat. apakah sesial itu aku!!!!" pekik alysha marah marah kepada papanya.
"alysha.... " saat papanya mendekat alysha langsung mengatakan stop.
"Papa akan jelaskan tapi kamu kesini dulu" sahut bian membujuk alysha.
"Papa jahat, papa sudah memarahi mama.. papa bukan pendengar yang baik.. papa jahattttt!!!" teriak gadis ini. "Alysha benci papa" ujar gadis ini lalu pergi namun bian langsung memeluk putrinya.
"Maafkan papa, papa salah..." ujar bian.
"Papa tau dimana kesalahan papa?"tanya gadis ini membuat biaj hening tanpa kata kata. "Kesalahan papa adalah memarahi mama tanpa mendengar semua penjelasan icha pah." tegas alysha yang begitu imut dan serius seperti orang dewasa yang marah.
"Maksudnya?"
"Mama itu nggak salah, mama itu hanya membela icha... Mama menangis karena icha mengatakan semua teman icha mengatakan icha anak haram dan anak tiri dan mama mereka mencap mama sebagai pelakor...mama marah marah dan menangis disaat aku mengatakan itu!!!...kemarin aku bertanya kepada bebysiter dia juga terkejut mendengar kata anak haram itu,kalian semua. menjadi emosional saat mendengar nya.. apakah seburuk itu arti dari kata kata itu hah." ujar gadis ini kehabisan tenaga untuk menjelaskan.
"Maafkan papa sudah salah paham" ujar bian memeluk alysha.
"Jangan minta maaf sama icha pah...minta maaf lah kepada mama. Gara gara papa pasti mama makin benci ama alysha" rungut gadis ini menolak pelukan papanya.
"Nggak, mama tidak akan membenci mu" sahut bian menyakinkan alysha.
"Mama sudah pergi dari rumah ini, apalagi yang bisa papa lakukan...kalau mama nggak balik icha nggak akan memaafkan papa!!!" tegasnya kemudian masuk kamar dan mengunci diri dikamar.
__ADS_1
################################
Ichana memasuki sebuah hotel megah, iya memesan kamar VIP dimeja resepsionis. Saat iya melihat wajah pelayan dibalik meja resepsionis ini yang begitu fokus dengan pekerjaan membuat ichana tersenyum.
"Ternyata lo kerja disini yesi" Lontarnya meremehkan teman smp yang iya temukan di pesta kemarin.
Yesi langsung mendongak,dan dua temannya lagi melihat yesi kemudian melihat ichana.
"Eh loh,,,,ah mm maaf... Selamat Siang nyonya, ada yang bisa saya bantu?" ujar yesi udah kelihatan wajah masamnya. Namun iya harus menunjukkan keramahan untuk melayani tamu.
"Ehmm kamu bakalan kehilangan pekerjaan mu hari ini" sahut ichana tertawa.
"eh, apa maksudnya,emang kamu siapa?" ketus yesi mudah sekali kepancing amarahnya.
"Ehmm, nanti kamu juga tahu" sahutnya mencemooh kan yesi.
Ichana menggeser langkahnya satu lagi.
"Selamat Siang nyonya, ada yang bisa saya bantu?" sapa FO yang lain.
"hmm, Saya butuh kamar VIP 1" Sahut gadis ini dengan ramah sekali.
"Baik nyonya,kalau begitu silahkan ditunggu..
"okey"
Tak lama akhirnya ichana mendapatkan apa yang iya inginkan. sebelum iya pergi iya melihat yesi duluan. "Puaskan dulu, sebelum anda angkat kaki dari hotel ini. dan kembali bekerja sebagai pelacurrrrrre dengan bayaran semangkok bakso kembali.. hahahhaa" ucapnya tertawa puas.
"Ck.. emang dia siapa?" rungut yesi.
Tiba tiba iya terkejut mendengar kata kata temannya yang terkejut juga. "What?,ternyata dia anak gadis yuhan grub, pemilik hotel ini. Alahmakkkk.."
"What???? " yesi melihat formulir itu juga.
"Apa lo ada masalah dengan nona ichana?"tanya temannya lagi.
"eh dia bakalan pecat kamu loh" sahut yang lain.
ternyata dia benar benar berasal dari keluarga besar yuhan grub... ya tuhan gimana ini. Yesi sekarang menjadi pucat pasi.
Dengan tenaga yang ada yesi segera keluar dari meja resepsionis dan mengejar ichana untuk bernegosiasi.
__ADS_1