Sikecil Milik SiDosen

Sikecil Milik SiDosen
selamat pagi dunia


__ADS_3

Selamat pagi dunia, ichana membuka matanya di pagi hari. Iya menguap dengan mata melihat sana kemari namun tak menemukan sosok yang dia cari.


Kemudian dia menyibakkan selimut dan menemukan tubuhnya yang dilingkari handuk singkat di balik selimut ini, sedangkan Pakaiannya yang semalam diserak serakan disembarang tempat kini sudah tertata rapi di keranjang kain kotor.


Ichana, menurunkan satu kaki kemudian menyusul dengan satu kaki lagi Kemudian ia berdiri Bangkit Dari Ranjang melihat ke nakas di sana terletak sebuah kertas kecil dengan pulpen dan ditangkai mawar merah.


Isyana meraih keduanya tangan kiri memegang Setangkai Mawar dan tangan kanannya memegang Sepucuk kertas kecil yang ada di situ kemudian membacanya.


"Selamat pagi nona!!!


Sebelum nya saya minta maaf sudah


meninggalkan mu di pagi hari!!!


Saya berharap kamu tidak marah oke.


Dan terimakasih untuk semalam!!!


Jangan lupa serapan???!!


Sampai ketemu di kampus Nona kecil''


...Bian😉...


Ichana pun tersenyum melihat Sepucuk Surat ini meski dengan kata-kata sederhana namun itu berhasil membuat jantungnya berdebar-debar.


''aku nggak nyangka ternyata dia sangat manis'' ujarnya sambil meletakkan kata sandi kembali ke tempatnya lagi.


Ternyata semalam mereka telah melakukan peperangan surga dunia untuk pertama kalinya dalam keadaan sadar bagi ichana. gadis ini tersenyum-senyum sendiri sambil membayangkan apa yang terjadi semalam Bagaimana perilaku Bian yang sangat-sangat begitu lembut kepadanya. Iya pun masuk kamar mandi kemudian meninggal kan pakaian dan berdiri dibawah pancuran untuk bersuci.


#################################


"Mama,belum bangun bik?,atau emang nggak pulang semalam?"tanya Alysha melihat kursi mamanya belum terisi ini.


"Papa non tadi bilang jangan ganggu mama non karena mama non lagi tidur dengan nyenyak" jawab wanita ini meletakan serapan alysha kepiring.


"owh, Ya udah" sahut alysha. "Papa tadi kenapa nggak kekamar aku?"tanya alysha lagi.


"Ehmm,, tadi papa non itu sangat buru buru, bahkan dia nggak sempat sarapan" sahut bebysiternya.


"Selamat pagi!!!" Sapa ichana menyapa seisi ruangan tersebut.


"Pagi" sahut alysha.

__ADS_1


"Pagi nyonya muda" sahut semua pelayan yang ada disana.


"Alysha kamu belum berangkat ke sekolah?" ujar ichana melihat alysha.


Sedangkan pelayan menyiapkan makanan ichana kepiring.


"Thaankyou bik" ujarnya berterima kasih kepada pria tua yang mengasihnya sarapan.


"Not yet, it seems you are very happy today....what did something happen?" ujar alysha menanyakan sebuah pertanyaan kepada sang mama karena mamanya begitu tampak bahagia sekali.


"Ehmmm, it's nothing, let's continue eating huh... Then go to school!!!''ujar gadis ini mengingatkan alysha.


"No, I don't want to go to school anymore, I just want to stay at home. okay'' Ujar gadis ini mengatakan kalau dia tidak ingin lagi sekolah.


Alysha sangat tidak enak sekolah, katanya sekolah itu membosankan berteman dengan anak anak seumuran nya juga membosankan.Lagian bukan umurnya untuk sekolah begitu cepat bagaimana pun iya masih kecil dan butuh kebebasan sana sini.


"What?,,,,Apa maksudnya kamu tak ingin sekolah?" ketus ichana marah.


"what?, you're mad at me?... why?... I don't want to go to school I still want to be free to play at home... it's boring outside." ujar gadis ini dengan lantang kepada mamanya ''And bukan umur saya sekolah secepat ini, saya itu masih ingin bermain dirumah.'' tambah gadis ini meluapkan kemarahan nya.


"Ck, I don't understand you, it's up to you... what do you want'' Ketus ichana kesal sekali dengan gadis ini. "Dan satu lagi, seharusnya kamu itu bersyukur bisa sekolah.. There are many people out there who can't go to school even though they really want to go to school... bagaimana sih... Kau adalah anak yang aneh.''Ketus ichana.


''I don't care, I'm weird that's only natural because my mom is weird too!!!!''Ketus gadis ini lagi dan lagi.Iya mengatakan ibunya juga orang aneh, jadi wajar aja dong anaknya juga orang yang aneh.


"Haha sure????,,, Kamu yakin kalau kamu itu ibu saya?.... Bukan kah kemarin kemarin kau mengatakan, I'm not your mother..Kau berteriak kepadaku mengatakan itu... now???…why???……why do you claim you are my mother???'' ujar gadis ini menanyakan status ichana yang sebenarnya sebagai ibu. Air matanya langsung jatuh.


"Percuma aku ngomong dengan mu?....you spoil my breakfast mood'' Kini ichana bangkit dari duduknya menyambar tas dengan kasar kemudian keluar dari sana dengan hati yang sangat dongkol sekali.


"Non, apa kamu baik baik saja?" tanya bebysiternya.


"Aku baik baik saja" sahutnya memegang kepalanya seperti orang dewasa yang sedang sakit kepala.


"Apa non mau sekolah?"tanya bebysiternya.


"Kau tak mendengar ku hah?!!!!!,kau budek ya.. saya tak ingin sekolah!!!!!''bentaknya kemudian pergi dari meja makan.


Melihat kedua majikannya yang seperti itu membuat semua pelayan kecewa apa lagi makanan yang susah payah di masak sekarang diangguri saja .


################################


Bian selesai mengajar iya pun masuk kedalam ruanganya, diikuti oleh asisten barunya ini.


"Apa ada yang bisa saya bantu pak?"tanya jheni melirik pak dosen tampan ini dengan tatapan ingin memiliki.

__ADS_1


Bian melihat jheni, kemudian mata jheni langsung turun. ''Santai aja dengan saya... nggak usah begitu formal bila sudah selesai dijam kerja saya.'' ujar bian meraih buku buku hasil kerja mahasiswa nya.


"Baik pak, kalau begitu bagaimana?'' sahut gadis ini.


"Apa nya yang bagaimana?" bian tak fokus sehingga melupakan pertanyaan jheni yang pertama.


"Apa ada lagi yang bisa dibantu pak?"mengulang pertanyaan.


"owh.. sory sory... I fail to focus...ya udah kamu boleh kembali keruangan mu lagi... kalau ada apa apa saya akan call kamu" sahut bian tersenyum.


"baik pak" sahut jheni pergi,namun dipintu iya bertemu dengan ichana yang tampak kesal sekali.


"Kau,,, Ada apa lagi kamu hendak menemukan pak bian?" ketus jheni menggeriti tak suka melihat ichana.


"Bukan urusan mu, asisten jheni" ketus gadis ini menarik tangan jheni untuk membuka pintu agar ichana bisa masuk.


Tentu jheni tak tinggal diam iya langsung menyusul. ''Eh...


"ichaa ada apa?"tanya bian langsung berdiri. "Dan kamu jheni kenapa belum pergi?"ujar bian melihat jheni.


"Maaf pak bi, karena dia... ''


"Nggak papa, kamu boleh pergi" suruh bian.


"Baik pak,Permisi" Jheni pun keluar dari sana,tatapannya tajam kepada ichana, namun itu tidak diketahui oleh bian,ichana hanya nampak be aja.


Setelah jheni pergi, bian menghampiri ichana, ''What's wrong???....you look really annoyed??" tanya bian melihat wajah ichana tampak begitu sangat kesal sekali.


"Alysha, dia..dia sangat kasar padaku... kerja an nya melawan aja pusing aku'' ujarnya duduk.


Bian meraih ikat rambut dipergelangan tangan ichana, kemudian menguncir rambut ichana yang panjang terurai ini. ''sooo... Jadi kamu bertengkar dengannya?" Setelah mengikat rambut gadis ini.


"Aku nggak kuat serumah dengannya,,dia membuat ku pusing sekali mas, eh pak bi"sahut gadis ini.


"Dia hanya butuh waktu, sabar ya?" ujar bian menghibur gadis ini. "Apa kamu nggak ada jam kuliah hari ini?"tanya bian.


"Ada, cuma bapaknya nggak masuk, dia lagi kualat" ujar ichana.


"Kualat???"


"Iya dia lagi sakit katanya, itu pasti kualat karena sering marah marah nggak jelas kepada aku" ujar ichana.


"haha, ada ada aja kamu...

__ADS_1


Bersambung.....................


__ADS_2