
Ichana tiba didepan restoran. Helmnya sekali lagi dibukan oleh zein. "Thankyou Zein... Kamu baik banget pake dibukan segala"
"Aihsss nggak papa!!
"sesekali singgah kesini ya" ucap gadis cantik ini mengedipkan mata.😉
"Kamu kerja disini?"Tanya zein.
"iyah... Nanti aku kasih makanan gratis.😊"
"Thankyou,lain kali ya"
"okey,, BTW rumah mu dimana?"
"Tuh" Zein menunjuk rumah megah dengan pagar tinggi itu. "itu rumah ku?"
"Kamu anaknya tante ratna?😮" Ichana sungguh tak percaya,karena iya kenal sekali dengan tante ratna. Terkenal dengan kesombongan dan ibuk ibuk rempongnya. Tapi ternyata anaknya sangat baik sekali.
"Why kamu kenal mama ku?"
"tentu, siapa sih yang nggak kenal, sama tante ratna" ujar ichana." Oh ya... aku pergi dulu, kasian sudah membuat seseorang menunggu ku nih"ujarnya.
"okey"
Setelah itu ichana berjalan, untuk memasuki restoran,zein mengagumi wanita ini.
Ichana tiba sudah melihat bu dosennya menunggu lama "Cih, ichana kamu durhaka banget sih,sudah membuat dosen mu menunggu." Rungut ichana sambil menghampiri."Maaf bu dosen saya sudah membuat anda menunggu"
"Untung saya sabar."ketusnya "Katakan" lanjutnya.
"Aku minta maaf untuk tadi ya buk dan minta maaf juga sudah membuat ibu menunggu, aku terpaksa melakukan itu"ucapnya menyatukan kedua tangannya dan menundukan badan 30° kepada wanita dihadapan nya ini.
"Katakan bagaimana kamu bisa punya anak usia tiga tahun diusia mu yang masih belasan tahun ini" tanya ani penuh rasa penasaran.
"Sebenarnya dia bukan anakku" ucapnya, membuat ani terkejut. Dalam hati ichana berpikir salahkah aku bilang kalau aku bukan ibunya. nggak. Itu semua tak salah, aku melahirkan nya waktu itu karena aku terlalu lugu. Gumam ichana dalam hati.
"Lalu?" Ani makin penasaran.
"Pak bian memang menikah dengan seorang gadis namun mereka berpisah
"Maksudnya cerai"
"Bukan, istrinya meninggal karena melahirkan" ucap ichana, namun tiba tiba iya bergidik ngeri sendiri. Kalau berubah jadi kenyataan gimana?.. Aduh aihhh kok aku jadi ngeri sendiri sih. ucap nya merinding.
"jadi.. Tunggu... Apa bian menipu ku?... Lalu kenapa kamu marah tadi"
"Aku hanya disuruh."sahut ichana berbohong padahal iya marah itu karena putrinya yang dihina. "pokoknya kalau bu dosen cinta ama pak dosen,pepet terus deh." ucapnya memprovokasi. "kalau bu dosen ingin dekat dengan nya bu dosen bisa dekati anaknya dulu. Saya yakin pak dosen pasti kepincut dengan bu dosen. lagian kan bu dosen imut bohai dan bla bla.. " rayuan mautnya lancar banget.
"Lalu kamu?...kenapa kamu bisa dekat dengan bian,? Dan bian mengatakan iya punya istri seorang mahasiswa pula. Apa itu kau? "tanya ani lagi.
wanita ini sangat cerewet benci banget deh gue 😬 geram sendiri. "iyah, pasti ayah bocah tengil itu mengatakan aku istrinya. Kenapa sih?" iya pula yang marah menepuk meja membuat semua melihat nya.
Padahal dia hanya pura pura namun tampak menyakinkan.Ichana lancar mulus menipu dosennya. "Buk dosen mau dibantu Nggak?"
"Emang bisa
"Bisa dong tapi....
"kamu mau uang...
"Aihhh uang... Kalau uang aku dah bosen.
"sombong sekali kamu
"Eh bukan gitu bu dosen tapi ini benar...nama ku Ichana Yuhandriani... Yuuuhaaaaannnnn" ucap ichana tesenyum.
"Yuhan, Ketua CEO yang sangat tekenal dan pemilik restoran ini."
"aa.. nah Itu tau ....aku putrinya.
"ooo putrinya." bu dosen mengangguk angguk kemudian betampang serius "kamu pandai sekali berbohong ya... Ya udah katakan apa yang kamu mau"
__ADS_1
"Kalau aku bantu bu dosen, bu dosen harus memberikan nilai yang terbaik untuk ku"
"aiiisssshhh aaa.. Nggak mungkin itu"
"Ya udah.. kalau tidak mau,aku tidak akan membantu mu.. berjuang saja sendiri.
"Okey aku pikirkan dulu."
Setelah mendapatkan kesepakatan Ani keluar terlebih dulu. Kemudian disusul oleh ichana namun ichana dihentikan oleh seorang karyawan.
"Mohon bayar nona" Seorang pelayan pria ini memberikan bonnya
"lima ratus ribu" ucap ichana terkejut saat melihat pembayaran nya itu.
"ya nona"
"wanita itu yang belum bayar,,, kenapa malah saya yang ditagih, saya tak pesan apa pun loh".
"Tapi wanita itu bilang anda yang bayar."
''Okey, bilang aja ke bos mu, atas nama ichana" pelayan pria ini mengerutkan kening. "Soalnya saya harus pulang, kalau tidak pulang saya bakalan dihukum."
"Maaf nona, harap bayar dulu.
"Tapi saya tak punya uang sebanyak itu"
"okey ya udah, mari ikut saya."
Pelayan ini menarik ichana, kayaknya pria ini nggak ngaruh dengan kecantikan gadis ini,iya malah seenak nya menarik ichana kedapur.
"saya ngapain disini" tanya ichana.
"Cuci piring, Setelah ini baru anda boleh pergi"
"what?😮" syok dong baru kali ini disuruh cuci piring, mana pernah ichana menyentuh piring piring bernoda lemak lemak gini kan dikosnya aja selama dua bulan dia dilayani oleh satu pelayan juga untuk mengurus keperluannya.
"silahkan 😠" Pelayan nya ganas.
"Anda tidak tau siapa saya?"😠 Ichana kamu yang salah kok malah kamu juga yang marah.
Pelayan yang sudah lama disitu terkejut melihat keberanian raja kepada ichana.
"Raja apa yang kamu lakukan" menejernya datang.
"maaf pak, orang ini tak mau bayar jadi saya tukar dengan jasa bukankah itu yang bapak ajarkan kepada saya."Ucap pelayan bernama raja ini.
"Hm... Jadi kamu yang ajarkan dia... Tarnyata bagus juga." ucap bian menepuk bahu menejernya.
"Maafkan kesalahan kami Nona Ichana." ucap pria ini menunduk membentuk sudut 30° diikuti oleh pelayan yang lain.
Raja yang menyadari itu ikut menunduk dalam hati iya berkata "Mati aku....dipecat sudah aku."
"hehe santai aja... Kau pegawai baru disini kah?"
" iya nona"
"Kenalkan saya putri pemilik restoran ini.
"Maafkan saya nona"
"nggak papa, kamu adalah orang yang bertanggung jawab"
"Makasi nona"
"Berapa umur mu?"
"20 tahun"
"aaa tua dari aku... Apa kamu kuliah"
"ya
__ADS_1
"dimana"
"kampus A
"Aihs... Itu kampus aku juga"
"Hm benarkah, saya semester 5 dan presiden kemahasiswaan disana dari jurusan fisika"
Ichana sungguh terkejut, bukan hanya kakak senior iya tenyata presiden. Ichana hanya cengengesan kemudian mundur perlahan. "Semoga betah ya kakak tampan kerjanya disini.jangan cari aku dikampus ya 😢 awas kakak cari aku.. Aku pecat kakak disini...tampan banget... anak siapa sih ini" ucapnya gemas kemudian pergi lari terbirit birit.Sedangkan raja tertawa kecil.
##############################
"Kenapa mama belum pulang pah?" tanya alysha tidur dipaha papanya.
"mama lagi belajar" sahut bian, sebenarnya dihatinya sudah tak sabar menunggu ichana pulang untuk bertanya,karena ini sudah kedua kalinya ichana kepergok oleh bian dengan pria.
Pintu terbuka, alysha melihat ichana yang masuk"Nyonya muda, mau minum apa?" tanya salah satu ART menanyai ichana sambil berjalan.
"Yang dingin dingin aja bik"
"Baik nyonya muda,
"aa es krim yah"
"Baik nyonya muda"
"Mamaaa" ucap alysha melambaikan tangan. namun tak bangkit dari papanya. Iya melihat bian, namun matanya segera beralih karena iya takut nanti kejadian kayak semalam terulang kembali. Namun kediaman bian menumbuhkan keheranan juga di pikiran ichana.
Pelayan pun meletakan apa yang diminta oleh ichana. Ichana mengambil nya ini lah yang paling enak baginya es krim cokelat. iya melihat alysha."cha kamu mau?"Ujarnya menawarkan.
"ya mama 😊." alysha bangkit dari tidurnya menghampiri sang mama cantik nya.
Iya duduk di samping ichana,ichana menyuapkannya. Kemudian menyuap untuk nya juga. Iya masih melihat bian diam tanpa kata kata.
"Papa mu kenapa?" Bisik ichana ketelinga alysha.
"papa kenapa?...tanya mama" alysha balik bertanya kepada papanya
Aisss ni anak nggak bisa nyimpan rahasia apa? Ucapnya dalam hati.
Seorang pelayan yang Berbeda datang,"Eh bik, udah selesai kamarnya.
"Anu nyonya muda,
"why?
"Saya tak mengizinkannya.😒" ketus bian.
"Bebysister tolong bawa alysha keluar ya." lanjutnya menyuruh bebysister membawa alysha. kayaknya ada masalah berat nih.
"Baik tuan bi"
"Ayo non, kita main diluar" ajak bebysister. Alysha pun ikut bebysister dengan membawa es krim ichana tadi.
Bian mendehem kemudian berdiri perlahan iya berjalan kehadapan ichana penuh dengan replay kemudian membungkuk menjangkau tangan ichana kemudian menarik tangan ichana berdiri.
Kenapa aku tiba tiba merinding gini ya. Gumamnya dalam hati menelan ludahnya sendiri karena melihat keseriusan tampang pria yang memegang tanganya ini.
"Apa yang ingin kamu lakukan?" ucap ichana kasar.
Namun bian tetap menarik nya menaiki tangga. Kemudian berjalan beberapa langkah,tiba di depan pintu kamar. Bian membuka pintu dan lalu menarik ichana masuk kedalam kemudian menguncinya.
"Katakan siapa pria yang kau peluk dan pria yang memboncengi mu itu?' tanya bian dengan menggeram.
"Mereka hanya teman kuliah ku! 😐 Lagian Siapa pun dia,nggak ada urusannya pula lah dengan mu 😒?" sahut ichana,iya yang hendak pergi tanganya ditarik kasar oleh suaminya membuat iya merintih kesakitan. Dan didorong dengan kasar membuat iya terjungkal.
"Kau... Ada apa dengan mu hah!" bentak ichana segera bangkit membelalak kan matanya,iya menggeriti.
"Apa dirimu makin besar makin murahan begini hah".Bentak bian.
"apah!"😡mendengar kata murahan itu membuat dirinya naik darah. Tangannya gatal hendak menampar bian.
__ADS_1
BERSAMBUNG...................
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...