Sikecil Milik SiDosen

Sikecil Milik SiDosen
Sepele menjadi luar kendali


__ADS_3

"Kalau gitu pulangkan saja aku kerumah orangtua ku, biar kamu tak perlu menggantikan tanggung jawab orangtua ku, mangasuhku itu kamu bakalan capek aku anak yang paling nakal bahkan mama ku bilang nakal ku melebihi putrimu" ketus ichana.


"Nggak gitu konsepnya....


"Terus apa!!!! mau mu?,kita baikan itu cuma seminggu paling lama terus gitu... gitu terus... Kau selalu salah paham dengan ku.. Aku dewasa karena keadaan!!!!!" Sekarang ichana berdiri menghentakan piring.


"Pelan kan suara mu, alysha akan mendengar kita!!!!"


"Alysha,alysha dan alysha... semua kau tumpukan padanya, kau kira dia adalah kelemahan ku... bahkan mati pun dia tak akan membuat ku gila.. sedikit pun tidak!!!!" pekik gadis ini menangis.


"Kau benar benar gila ichana.... Kau tidak akan pernah berubah, kau memang nggak bisa diajar sedikit pun!!!!!..."Kali ini bian ikut berdiri dan menunjuk ichana dengan kasar. "Saya hanya menyuruh kau merubah pakaian mu, dan berhenti berbohong. Tapi kau mengatakan segalanya. Mungkin iyaa semuanya tampak mudah untuk mu... Bercerai,pulang kerumah orangtua mu, dan mengatakan apa saja yang menurut mu itu yang baik... Okey aku bisa memulangkan mu kepada orangtua mu tapi apa kamu yakin orangtua mu akan menerima mu lagi hah?"


"Aku tidak perlu restu dari mereka untuk pulang kerumah nya, bagaimana pun mereka keras nya mereka akan tetap membuka pintu rumahnya untuk ku dengan sangat lebar. Kalau pun dia tak menerima ku, aku yakin kakak ku bisa menerima ku juga... banyak orang yang bisa menerima ku didunia ini.. bukan hanya kamu aja!!!!!" terang ichana begitu sangat marah.


"Oh, kalau kamu bisa kenapa kemarin kamu kembali,bukan kah aku sudah memberikan dua pilihan untuk mu?"sahut bian kali ini menurunkan suaranya.


"Karena kau, karena alysha... you and alysha...I came back because of you two"


"ck ck... No,, no no You came back not because of the two of us..no no.. but because...Karena kamu takut fasilitas mu sebagai anak orang kaya dicabut..kamu kembali kepada kami itu hanya karena harta.. I am right????..jadi nggak usah mengatakan alasan bahwa kau kembali karena aku dan alysha.. karena itu semua bohong.. you are lying"


"Kamu nggak percaya aku, Soooo.. I do'nt care..Tapi kamu ada benarnya juga ..right... aku memang kembali karena harta cuma ada satu hal yang tidak kamu mengerti..kau payah... you suck"Tunjuk ichana kali ini pergi meninggalkan ruangan makan.


Bian menghela napas, iya mengumpulkan semua tenaganya agar normal kembali kemudian iya mengejar ichana kembali. Ichana menaiki tangga dan bian ikut menaiki tangga.


Saat ichana hendak menutup pintu,bian langsung menahannya membuat ichana terhuyung sedikit,dan akhirnya bian masuk kedalam kamar kemudian membanting pintu.

__ADS_1


################################


"Mama dan papa bertengkar lagi ya bik,apakah begitu hubungan orang dewasa yang selalu bertengkar?"tanya alysha menyaksikan pertengkaran orantuanya.


"Non, mama dan papa itu bertengkar untuk memperkuat hubungan pernikahan mereka. Bukan apa apa kok" sahut bebysiternya menepuk nepuk pundak alysha agar tertidur.


"Tapi mereka selalu bertengkar membawa bwa nama icha bik, apakah icha beban keluarga dirumah ini?"


"Nggak non, kamu adalah anugerah didalam keluarga kecil tuan dan nyonya muda...non sebagai anak jangan pernah lengah selalu lah buat sesuatu yang mereka selalu bersama" nasehat bebysiternya.


"Bik?"


" ya non,


"Kenapa mama umurnya sangat muda dari mama mama teman ku yang lain... waktu Disekolah mereka membangga banggakan mamanya kemudian menyebut umur mamanya 25 27 30 40...lalu kenapa umur mama masih 18 tahun..?"tanya alyhsa


"ehmm... tapi saat aku bilang mama ku umur 18 tahun semua orang tertawa bahkan guruku ikut mengatakan aku jangan bercanda padahal aku kan nggak bercanda" sahut alysha.


"ehem... apa karena itu non nggak mau sekolah lagi?"


"mmmm,mereka selalu mengejek aku sebagai anak aneh... anak tiri kadang katanya anak haram...


"apah!!!!... itu semua nggak benar, non bukan anak haram.''Bantah bibiknya kaget mendengar semua curhatan.


"Apasih arti anak tiri dan anak haram itu?"tanya alysha.

__ADS_1


"ehmm gimana ya?... bibik kurang tau non alysha" sahutnya berbohong.


"Bohong.. ya udah sebaik nya aku tidur aja" sahut alysha kesal kemudian menggulung seluruh tubuh nya dengan selimut.


################################


Sedangkan dua insan ini belum berhenti dari tadi bertengkar. Dan saling membesarkan suara membela diri masing masing tanpa ada yang mengalah.


"kurang mengerti apalagi aku bukan Kak aku mengikuti kata-katamu kamu yang tidak mengerti aku,, mas bian" ucap ichana kini pelan dan sepertinya kelelahan telah bertarung dengan bian pake suara terlalu keras.


''Lantas Apakah aku lagi yang salah.....Aku lagi... Kamu berpikir gak sih siapa yang memulai pemain ini....kamu.. kamu yang memulai permainan ini... dari awal kita bertemu kamu yang memulai permainan ini. 4 tahun yang lalu kamu juga yang masuk kehidup ku... kamu ichana!!!!" bian memuntahkan semua isi dikepalanya.


"Aku... ternyata kau tak introspeksi diri... introspeksi diri dong!!!! kamu ingin aku mengerti maka kamu harus mengerti aku.... kita itu jauh beda Kamu pria dewasa namun aku hanyalah seorang gadis remaja menginjak dewasa masih perlu bimbingan dari siapapun yang sedang bersamaku. okey..okey.. karena kamu orang yang dewasa kamu berpikiran dewasa dan kamu lebih paham apa itu dalam kehidupan rumah tangga namun aku aku.... belum Seharusnya aku memikirkan itu semua belum mas belum" iya mengambil duduk ditrpi ranjang kemudian menyentuh kepalanya yang sedikit terasa pusig dengan perlahan iya menghembuskan nafasnya agar hatinya tenang.


"coba dulu aku tidak pernah bertemu dengan pria sialan itu mungkin semua ini tidak akan pernah terjadi mungkin aku tidak mau melahirkan putrimu dan mungkin kita tidak akan pernah menikah selama ini... dan mungkin kita tidak akan pernah bertemu juga." Tambah gadis ini lagi.


"Pria sialan?,,,, siapa yang kau maksud?... oh ya aku ingin tau sekali, kenapa gadis seumuran mu bisa masuk kehotel dan kamu masuk kekamar ku pula tanpa pengawasan dari orangtua mu 4 tahun yang lalu?....Bisakah kau menjelaskan nya?''tanya bian kali ini memelan kan suara nya juga.


"Aku masuk kekamar mu karena kau menarik ku dari dalam,lalu menghempaskan ku keranjang.. dan kau memperkosa ku dengan sangat sadis. kau lupa?!!!!"teriak ichana kali berteriak kembali.


"Aku tidak akan pernah melupakan momen itu, karena momen itu menjadi sejarah tersendiri didalam hatiku..tapi pertanyaan ku, kenapa kau bisa lewat di pintu dikamar ku?.. apa kau sengaja? atau kau disuruh...soalnya tempat itu tidak akan dilewati siapa pun bila aku ada disana kecuali dia lewat dengan sengaja"


Tuduhan yang tidak tidak dari pertengkaran sepele tadi akhirnya mengungkit ungkit masa lalu.


"Ck... karena tempat itu tidak diawasi CCTV menjadi keenakan tersendiri untuk berzina oleh orang orang dan apa kamu juga termasuk... oh ya.. apakah aku adalah satu satunya wanita yang kau gauli atau aku adalah salah satu wanita dari ribuan wanita yang kau gauli?"pertanyaan aneh pun datang juga dari mulut ichana.

__ADS_1


Perdebatan mereka tak kunjung selesai, karena saling keras kepala. "Cih, katamu aku ini apa an?... Katamu aku ini pria idung belang?"ketus bian menggeriti.


"Lalu kenapa kamu ada dihotel itu?"tanya gadis ini lagi memutar balikan pertanyaan bian kepada bian kembali.


__ADS_2