
Seminggu berlalu, seperti yang dikatakan oleh bian, iya benar benar mengajak ani untuk balikan dengan nya didepan ichana. ''Mari kita balikan" tiga kata itu membuat senyuman dibibir ichana terbentuk bersamaan dengan Ani yang merasa sangat bahagia sekali karena pria yang pernah jadi pacarnya selama kuliah akhirnya minta balikan lagi.
Ichana yang tak ingin mengganggu mereka bedua memilih untuk pergi. ''Semoga kalian bisa saling cinta lagi ya"ujar ichana kemudian pergi.
Setelah ichana menghilang wajah bian langsung masam lagi. "Aku melakukannya karena terpaksa"ketus bian ngelap tanganya dengan tisu membuat Ani terkejut karena merasa tersinggung.
"Bian, kamu kira aku ini kotoran hah?" ani marah.
"Ani, saya tau apa yang kalian rencanakan berdua." ketus bian kemudian pergi dari tempat itu.
Ani mengerutu tanganya mengepal. iya menelepon ichana kembali minta bertemu sehingga tak berapa menit sosok ichana nampak lagi.
"Ada apa buk dosen?"ketusnya kesal.
"Bian sudah mengancamku!" ketus ani kesal.
"Lah bukannya tadi dia balikan sama kamu?"ketus ichana.
"Aku ingin menikah dengannya?"ketus ani sekarang permintaan nya meningkat.
"eh, perjanjian kita nggak sampai kesana ya?" ketus ichana kali ikut naik darah.
"Ya udah saya akan memberi tahu pacar mu besok bahwa kamu istri pak bian dan seluruh kampus.. saya akan bongkar rahasia" ancam ani membuat ichana cemas pula.
"Okey!!!!... gimana caranya?"ketus ichana.
"hmm kamu gimana caranya bisa menikah dengan bian" tanya ani.
"Ya menikah tinggal menikah saja lah" sahut ichana tanpa sopan nya berbicara pada buk dosen kampusnya ini.
"Malam nanti adalah acara pesta saya dan teman teman saya di bar, jadi saya ingin anda datang bersama pak bian kemudian saya akan melakukan sesuatu yang akan membuat dia menikahi saya."Ani tersenyum licik.
"saya tak peduli dengan rencana mu,tapi yakinkah anda bila rencana itu akan berhasil." tanya ichana agak meragukan rencana yang dirancang didalam isi kepala ani ini.
__ADS_1
"Jangan pikirkan itu,satu satunya adalah pikirkan saja apakah kau saggup melihat bian beristri lagi? dan apakah kau sanggup tinggal berdua dengan ku?"Sahut ani terenyum menggoda ichana.
"Yaa.. saya akan bercerai lah kalau kalian menikah."ketus ichana.
Percakapkan antar bu dosen dan mahasiswa nya sudah diluar kata kesopanan. Mareka banyak menggunakan bahasa bahasa gaul dan kasar. Terlebih lagi ichana yang cara nya berbicara kepada Ani itu sudah diluar dan bahkan sangat jauh dari kata sopan.
"Ehmmmm saya mau nanya dengan mu?" ujar ani ragu ragu.
"Kamu bebas bertanya dan saya bebas tak memjawab" sahut ichana menyedot minumannya dengan sdotan.
"Aku serius ini!!!"
"oke-oke tanyakan"
"Alysha itu benar benar bukan anak mu?"ucap ani menanyakan hal ini dengan ragu ragu dan penuh tekanan pada suaranya.
Ichana sempat terdiam sih,namun kemudian iya menggeleng dengan mengatakan "Tidak"
"Kamu menikah karena orangtua kalian menjodohkan supaya alysha punya ibu, eh rasanya tidak masuk akal kenapa dia menikahimu, Padahal banyak lagi wanita yang lebih matang dari kamu."Tutur ani meragukan ichana sekali lagi.
"Cukup bawa bian aja" sahut anit.
"okey"
percakapan mereka berakhir disana.
##############################
Ichana dan bian benar benar datang kepesta yang di adakan oleh Ani, Ani sudah menunggu tal sabaran dengan rencana liciknya.
"Kamu masuk duluan" ucap bian, kemudian bian pergi dari samping ichana mengarah keluar,ita berjalan ternyata ke CCTV pengintai.Iya melihat CCTV dengan dua orang pengaman.
Memerhatikan dengan seksama dan iya mengangguk angguk,kemudian tersenyum licik "aku akan mengalihkanya kepada ichana dan malam ini adalah malam terakhir untuk mu ichana.. kau selalu mempermainkan ku dengan air mata kambingmu itu" ucap bian sambil melangkah menjauhi tempat itu.
__ADS_1
##############################
"Ichana,mana bian?"tanya ani langsung didepan teman taman ani.
"Siapa an" tanya temannya menunjuk ichana.
"Mahasiswa dan calon adik ipar saya" sahut ani.
eh gila kali kalau saya adik iparmu Ucap Ichana dalam hati namun bibirnya tersenyum.
"Apakah dia adik bian?"
"ya... mana bian nya sayang" tanya ani tersenyum palsu pada ichana.
Sosok yang dicari datang dengan coolnya berjalan dan mengambil posisi disamping wanita berdress putih ketat ini yang tidak lain adalah Ani.
"Sayang,dari mana kamu?" ucap ani membelai dada bian dengan manja. Ichana yang melihat mencomoohkan dengan gaya mual.
"Tadi aku kebelet,jadinya aku cari toilet" sahut bian kemudian duduk dikursi yang sudah disediakan ditempat pesta ini.
Mereka merayakan entah apa lah,tapi yang jelas mereka bercanda gurau. Minuman alkohol dihidangkan. Ani melihat Ichana tersenyum licik dan begitu juga bian yang melihat pelayan yang menghidangkan langsung tersenyum manis juga seolah olah iya menggoda pelayan perempuan itu.
Pelayan perempuan itu tersenyum,membalas senyuman si tampan kemudian iya meletakan wine dihadapan ichana. Setelah itu gadis ini pergi setelah mendapatkan kedipan dari bian, dan mendapatkan senyuman yang menghasilkan uang dari Ani.Dia seperti nya mendapatkan rezeki nomplok.
Ichana nampak meminum wine nya terlebih dahulu. Kemudian matanya melihat teman teman ani yang tersenyum dan kegirangan menggoyang kan tubuhnya.
Ani memegang gelas untuk bian dan memberikan nya kepada bian. ''Chisss" ucap ani kemudian bian tersenyum mengambil gelas itu dan ikut menyesapnya setelah meradukan bibir gelasnya dengan bibir gelas ani.
Ani tiba tiba ngantuk entah kenapa,seolah olah iya merasakan iya telah meminum obat tidur tak lama iya terkulai ditempat itu. Bian yang melihat ani langsung senyum miris, Kemudian matanya pindah ke ichana.
Ichana tampak sudah gelisah, iya merasakan apa yang pernah iya rasakan sebelum nya. Apa wanita ini salah meletakkan obat. Ucapnya dalam hati melihat ani dengan samar samar sudah terlelap disofa.
"Malam ini adalah malam pertama kita, setelah menikah selama tiga tahun." Gumam bian dalam hati melihat ichana.
__ADS_1
BERSAMBUNG .........................