Sikecil Milik SiDosen

Sikecil Milik SiDosen
Anggi Vs Ichana


__ADS_3

Bian bangun sudah kehilangan ichana. Setengah sadar dirinya segera bangkit dan memanggil Icha namun tidak disahuti.


"Kemana dia?"


Bian meraih ponselnya dan melihat jam sudah menunjukkan pukul 12 siang. Pria ini tertidur begitu lama, dan hari ini ia jadi tidak ke kampus.


"Apa yang terjadi dengan ku?,kenapa aku bisa bangun sesiang ini?"


Bertanya tanya dalam hatinya.Pria ini segera keluar dari kamar sambil memanggil manggil icha.


Dan pelayan datang bertiga. "Maaf tuan bian, nyonya icha tidak dirumah tuan, nyonya sudah pergi dari tadi shubuh" ujar salah satu dari mereka.


"Hah?,kemana?" tanya bian tercengang.


"Kami tidak tahu" sahutnya.


"Kenapa tidak ada yang bertanya hah?"


"Nyonya tidak mau menjawab pertanyaan kami, tuan bian" sahut mereka ketakutan.


"Lalu kenapa tidak ada yang membangunkan saya hah?" ketusnya panik 45.


"Maaf kan kami tuan"


Mereka hanya meminta maaf atas kesalahan mereka.


Bian langsung masuk kemar kembali.


...***...


"Bagaimana kalian siap?"


Seorang cewek yang sedang membandu jalanya balap liar.


Anggi VS Ichana


Mereka balat mobil liat ditengah tengah perjalanan yang sudah tidak dilalui orang orang lagi.


"Kalau gue menang, lo harus berhenti mengganggu teman teman gue icha, stop bersifat kekanak kanakan!!" ketus anggi.


Anggi menantang icha agar berhenti mengganggu teman temanya. Karena anggi merasa bersalah atas semua yang terjadi.


Coba dulu dirinya tidak mengatakan kepada chika dan kawan kawan nya bahwa icha menyukai ardi mungkin icha tidak akan menjadi bahan bulian mereka semua.


"Apa yang telah kalian perbuat maka akan kalian dapatkan kembali." sorak icha.

__ADS_1


"Baik lah... star persiapan diri kalian." sorak pemegang bendera di antara mobil icha dan mobil anggi.


1


2


3


Go!!!!!!


Brummmmm, Mobil mereka langsung hilang seketika dengan gas yang full. Icha sempat memimpin, namun sekali lagi anggi mengalahkan nya membuat wanita ini terpeleset ketepi sehingga mobilnya sedikit lecet membentur trotoar.


"argg... tidak akan aku biarkan kau menang anggi!! kau adalah pengkhianat" teriaknya segera membanting stir. Menginjak gas dan melaju dalam kecepatan penuh.


Tak beberapa menit icha mengalah kan anggi untuk sementara. Anggi pun menambah kecepatan mobilnya.


"Ya tuhan bantu aku memperbaiki semua yang telah aku perbuat,aku hanya ingin icha berhenti mencoba menyakiti teman teman ku,aku benar benar menyesal telah menghasut mereka."


Mobil mereka sama sama icha melihat anggi dan anggi juga begitu.


"Aku akan meluruskan semuanya,sebelum icha makin jauh membalas dendam maka aku akan hentikan meski hanya begini caranya" gumam wanita ini akhirnya meninggal kan mobil icha.


"Kenapa dia begitu ingin aku berhenti,padahal ini bukan urusan nya" tatap bengih icha melihat mobil itu akhirnya menghilang dari tatapan nya.


Dengan itu anggi menambah kecepatan dan belak belok sana sini untuk menghentikan icha yang menang.


"Ya tuhan bantu aku, aku hanya ingin menang untuk membantu teman teman ku." do'a anggi terus berusaha.


Benar saja,sedikit lagi tiba tiba mobil icha tersedu sedan dan akhirnya mati. padahal cuma sekitar 3 meter lagi.


Sedangkan Anggi berhasil sampai finish disana teman teman mereka bersorak sorai atas kemenangan lidernya.


Icha turun dari mobil dengan raut wajah sangat kesal. Ia menendang mobil.


"Kau mobil payah, sama dengan tuan mu!!!" kutuknya. "Tapi bagaimana kalau bian tau?" gumamnya melihat mobil itu lecet.


"Hadeuh.. mati aku. ck..


Sedangkan anggi turun dan ternyata ada Fadlan dan Bian yang sudah dari tadi menunggu mereka selesai dengan balapan liarnya.


"Eh fadlan?,,kamu disini dan dia?...dia siapa?" tanya anggi.


"Kau bernama anggi?" tanya bian menatap datar gadis ini.


"mmm, iya itu nama saya" sahut anggi.

__ADS_1


"Dia pak bian, suami icha yang kuceritakan" sahut Anggi.


"Ooo... hehe aku hanya tau nama pekerjaan dan anak mu tapi aku tidak tahu kalau kamu suaminya yang sangat mempesona ini" sahut anggi cengengesan.


"Berani nya kamu memprovokasi istriku balapan liar" ketus bian.


"Eh, maafkan saya...


Plak


Seketika tamparan mendarat dipipi anggi dan membuat semua orang menganga termasuk bian. Anggi seketika memegang pipinya dan melihat icha yang geram banget.


"Aku terima tamparan mu chia, dan disini aku yang menang jadi kau harus menepati janji dan tolong jelaskan semua perlakuan mu kepada yesi dan kepada kekasih dion bahwa semua itu hanya kesalahan." ujar anggi.


"Yesi dan dion kata lo!!!seharusnya lo yang berhenti mengganggu suami gue... jika lo berani merusak hubungan rumah tangga gue...maka gue bakalan menjadi pelakor dalam hubungan rumah tangga lo anggi!!" bentak icha bersikeras.


"Gue belum menikah" sahut anggi dengan santai.


"okey,, maka gue bakalan menjadi pelakor keluarga lo,rumah tangga kakak lo atau pun rumah tangga orangtua lo.. jadi pastikan lo tidak mengganggu suami gue!!,dan jangan pernah dekat dengan putri gue" hentak icha. "Atau tidak, gue benar benar melakukan nya"


Karena icha makin menyandarkan anggi, bian pun menarik tangan icha dan memangkunya.


"Ck, icha berhenti kekanak kanakan, aku tidak kenal suami dan anak mu! aku hanya tau sekilas dan mengancam mu saja" jelas anggi. "Tujuan gue melakukan ini agar lo berhenti mengganggu chika dan teman teman nya.." tambah anggi.


"Mereka adalah urusan gue, dan lo bukan urusan gue jadi berhenti ikut campur dengan urusan gue atau tidak gue bisa membuat situa bangka itu serangan jantung" bentak icha.


"Icha ayo pulang"


"Tidak, jangan bawa istri om pulang dulu saya hanya ingin bicara sebentar denganya" sahut anggi.


"Om om pala lu om ah, sejak kapan dia nikah sama tante lo?" ketus icha membelakan mata birunya.


"Ck,,, icha gue ingin lo berhenti menganggu mereka dan tolong lo tarik lagi video itu dan tolong temuin calon istri dion kembali dan jelaskan kepadanya bahwa itu hanya salah paham." Bujuk anggi.


"Benar cha, ini semua salah ku kalau kamu marah,marah lah padaku! aku akan menerima kemarahan mu tapi jangan sakiti mereka lagi. Dion akan diusir dari rumahnya kalau dia tidak menikah dengan resa." ujar fadlan.


"Ini...maksudnya apa?" bian bertanya tentang masalah dion.


"Istri anda mengaku hamil anak dion, membuat calon istri dion kabur.. Sekarang dion tidak tahu harus apa lagi." jelas anggi.


"Icha!!..." bian sontak syok mendengar nya.


Bersambung


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


__ADS_2