
Ichana keluar dari ruangan ani, iya berlari tiba tiba iya bertabrakan dengan Fadlan.Disisi lain ada bian melihat keduanya.
''Kamu kenapa?'' tanya fadlan memegang kedua bahu ichana sedangkan ichana berusaha menyembunyikan wajahnya dari pria ini.
Ani keluar dari ruangan untuk menyusul ichana namun iya melihat ichana dengan fadlan dan matanya berpindah ke pria yang jauh dari mereka yang melihat kearah ichana dan fadlan.
"Sebaiknya kita bicara ditempat lain?" ajak fadlan menarik tangan ichana namun Ani langsung menghentikan nya.
"Tunggu!!'' ucap ani membuat semua nya terkejut,Fadlan melepaskan tangan ichana. Ani menghampiri mereka. ''Ichana kau harus sadar, kau adalah istri dari pria itu" ucap ichana menunjuk bian. Sehingga semua mata tertuju kepada bian, bian pun pergi setelah melihat mereka.
"Buk ani, apa apaan sih...ooo apa jangan jangan kau lah menyebarkan berita bohong ini keseluruhan kampus hah?''bengis ichana menantang ani.
''plak'' tamparan yang sangat kuat langsung melekat kepipi ichana icha meringis kesakitan karena tamparan itu. ''Bohong!!!, bohong katamu?" pekik ani membuat semua orang berhenti dan melihat aksi keduanya.
"Berani nya kau?"gertak ichana hampir saja melayangkan tangan nya kepada ani namun dihentikan fadlan.
Tangan ichana dipegang fadlan ''Ichana kamu bisa diperhentikan dari kampus ini ''ujar fadlan mengingatkan ichana.
''Kau menuduh saya menyebarkan berita hoak.... kau salah ichana!!!...saya tak pernah menyebarkan berita semacam itu ya''ketus Ani kemudian pergi dengan amarah yang sangat membara.
Ichana melihat sekelilingnya,iya tambah kesal melihat segerombolan mahasiswa/i yang melihat nya dengan sinis dan penuh tak ada kesenangan.
Tiba tiba seorang mahasiswa perempuan datang ''Ichana kau dipanggil rektor.'' ketusnya dengan tak ikhlas menyampaikan nya.
aihsss siapa pun yang menyebarkan berita itu maka akan ku hajar dia habis habisan. Gumam ichana dalam hati sambil meninggalkan tempat itu.
Ichana tiba di gedung rektor,iya berjalan menelusuri lorong naik tangga kemudian berhenti disebuah pintu ke emasan mengetuk kata masuk oun datang.Ichana masuk didalam iya sudah melihat bapak tua kepala botak berkacamata dibalik meja kerjanya Sedangkan dan satu lagi bian yang duduk menghadap bapak itu.
"Silahkan duduk ichana"perintah pria tua ini.
Ichana duduk disamping bian,iya melihat bian sekilas namun kemudian berpaling melihat rektor kembali.
"bapak memanggil saya" ucap ichana.
"Ya... Anda tau apa yang ingin saya bicarakan bukan?" ujar pak rektor.
"Ya kami tau itu, atas berita itu kami minta maaf bila jadinya seperti ini namun hal ini juga bukan sepenuh nya salah kami'' ucap bian.
"Benar,ini semua memang bukan salah kalian berdua. Tapi bagaimana semua orang bisa tau tentang hubungan kalian?" ujar pak rektor ini.
Sebenar nya dari awal sang rektor sudah tau antara hubungan ichana dan bian,karena orangtua keduanya berpengaruh tinggi atas universitas ini. Apalagi dengan bian.
__ADS_1
"Tanya dia aja pak" tunjuk ichana kepada bian.
Bian menggeleng kepala melihat tingkah ichana yang begitu sombong dan tak ada hormatnya sedikit pun. ''Pak apakah kamu sudah boleh keluar....Sepertinya tak ada gunanya kita membahas beginian...saya yakin seiring waktu semuanya akan hilang pak" ujar bian.
################################
''jangan jangan ichana itu pelakor lagi'' what pelakor? Kata manusia yanh sembarang simpulkan sebuah cerita.
Ichana telah selesai dari ruang rektor iya berjalan untuk kegedung fakultas semua orang menunjuk dan menceritakan berbagai macam tentang ichana.
"Istri kedua kali"
"Bisa jadi pelakor....
"ih nggak tahu malu...
"Nggak disangka sangka ya,wajah polos gitu ternyata pelakor''
Hina demi hinaan dilontarkan dari mulut kasar mereka. Ichana terus berjalan kemudian tak sengaja bertabrakan dengan seorang mahasiswa,pria itu melihat ichana dan ichana juga melihat nya.
"Kau.... "Pria ini menujuk ichana.
"Kak raja,kakak yang kerja dilestoran aku itukan?" tebak ichana balik menunjuk raja.
Ichana tiba dikelasnya iya tiba tiba mendengar pembicaraan teman teman nya.
"Rasa in tuh si ichana.."
"Dasar pelakor ''
Ichana langsung menghantam pintu,iya berlari dan menghantam kursi hampir saja mengenai mike. Untung saja mike buru buru menghindar kalau tidak mungkin mike akan kena dan ichana bisa masuk penjara. Bila teman temannya kenapa napa olehnya.
"Jaga mulut kalian ya.... saya bukan pelakor!!!!!!!" tegas ichana dihadapan mereka semua, ichana menunjuk semuanya dan akan mengancam akan menghabiskan satu persatu dari mereka.
Zein buru buru menenangkan ichana iya menghampiri ichana dan memegang tangan ichana. ''Ichana, tenang lah jangan ladeni mereka ayo kita pergi''Bisik zein berusaha menarik dan membujuk ichana.
"Kalian semua keterlaluan!!!!!,Jika masih ada yang mengatakan saya pelakor saya tak segan segan membuat hidup kalian semua susah tujuh turunan" pekiknya.
Ichana kehilangan kendali,iya benar benar ingin menghajar mereka semua terutama mike sasaran utamanya adalah mike and the geng. Namun zein terus menghalanginya,tak lama fadlan datang melihat kekacauan dari teman kelasnya ini iya menghampiri ichana dan zein.
''Lepaskan?" ketus fadlan menyuruh zein menjauhi dan melepaskan tangan kekasihnya.
__ADS_1
Bukan melepaskan eh malah mempererat pegangannya,zein menarik tangan ichana untuk keluar,namun tangan ichana ditarik oleh fadlan.
"Dia cewek gue lepaskan dia!!!!" bentak fadlan dilanda kecemburuan karena dari awal fadlan tidak menyukai zein sejak melihat nya bersama ichana pulang dari kampus waktu itu.
''Apa sih lo...." ketus zein mendorong Fadlan.
Fadlan akhirnya marah besar iya,iya meninju zein membuat semua orang berteriak dan panik kebencian orang makin marak kepada ichana.
"dasar wanita tak tahu malu...
"Pelakor....umur nya kan masih muda masa mau sama orang yang sudah punya anak''
"Ih manusia sakit jiwa.
"dia penggoda
"Dia istri pak bian, tapi kekasih orang.
"Istri durhaka.
"Cewek miskin emang suka dengan pria beruang
"ih menjijikkan
Semua nya mengejek,tak lama datang dosen yang lain melerai semuanya dan bian juga datang.
Bian mengambil barang barang ichana dan menarik ichana keluar dari tempat itu,fadlan yang menyadari ichana dibawa oleh bian segera kabur dan menyusul ichana.
"Lepaskan gue!!!" bentak ichana minta dilepaskan namun bian terus menariknya keluar.
"Ichana!!!!" Fadlan bersorak membuat ichana berpaling iya melihat fadlan dan begitu juga dengan bian yang melihat ke arah fadlan namun dengan segera iya menarik tangan ichana kembali.
Fadlan mengejarnya sampai iya menjangkau tangan ichana. ''Ichana"
"jangan membuat masalah makin rumit" ketus bian.
"Saya ingin bicara dengan ichana pak"sahut fadlan.
"tidak bisa" sahut bian.
Iya menarik ichana kembali, tiba dimobil bian memasukan nya ke dalam mobil dengan hati hati dan penuh dengan kelembutan kemudian iya berjalan ke tempat mengemudi,mesin dihidupkan, dan mobil diputar untuk meninggalkan kampus.
__ADS_1
Bersambung ......................................