Sikecil Milik SiDosen

Sikecil Milik SiDosen
Ichana langsung pulang


__ADS_3

Ichana langsung pulang setelah selesai kuliah,Tiba dirumah iya bertemu dengan alysha yang tengah berlari lari karena nggak mau makan disuapkan oleh bebysiternya.


Ichana yang sangat capek ditambah lagi sangat jengkel oleh fadlan sontak berteriak memarahi alysha membuat alysha berhenti dititik yang sangat jauh dari ichana.


"Weee... kenapa lagi kamu?,kenapa sih susah sekali kamu diatur!!!!!!? " ketus ichana menunjuk alysha.


Alysha melihat ichana dengan masam kemudian meninggal kan ruangan itu melangkah keruang makan dan duduk dikursi meja makan,pelayan pun mulai melayani alysha untuk makan.


Ichana diletakan air dingin oleh pelayan paruh baya. Ichana segera minum dan meraih remot kemudian menghamparkan kakinya di sofa.


"Bik, Mas bian belum pulang ya?" tanya ichana.


"Belum nyonya muda" Sahut pelayan tua.


Lah bukannya dia udah pulang dari tadi ya, kenapa sekarang belum pulang kerumah? Gumamnya dalam hati melihat siaran tv.


Ting tong... ting tong...


"Pasti papa!!"ucap gadis kecil diruang makan itu melompat dan mengejara kearah pintu. Pintu terbuka "paapppp.... siapa kamu?" tanya alysha karena melihat seorang perempuan yang tidak lain adalah jheni.


"Eh, kamu... saya pernah lihat kamu difoto bersama pak bian,kamu siapa pak bian?"tanya jheni balik bertanya.


"Maaf, nyonya ada mencari siapa?"tanya pelayan yang membukakan pintu mengalihkan pertanyaan jheni.


Namun jheni tak mendengar kan iya hanya fokus kepada alysha yang berdiri kecewa karena tak melihat papanya.


"Kamu putri pak bian ya?"tanya gadis ini lagi.


"Yes" sahut alysha tersenyum sempurna.


"Hm.. ibu mu ada??, saya ingin bertemu dengannya''ujar jheni.


"Maaf nyonya, anda perlu apa ingin bertemu dengan nyonya kami?"tanya pelayan ini dengan lantang dan tegas.


"Boleh silahkan masuk!!"

__ADS_1


"Tapi non...nanti nyonya marah" tegur pelayan ini.


Alysha tak mendengar kan iya segera menyuruh jheni untuk duduk, untuk masuk kerumah itu jheni melangkah begitu takjub karena keindahan tempat ini. Dimana mana iya melihat foto bian dab putrinya iya tak melihat ibu dari anak ini.


Kenapa mereka hanya berdua, aneh sekali!!!! Gumamnya dalam hati.


Disisi lain alysha menghampiri ichana uang tengah duduk menikmati aur dinginnya.


''Mrs. Bian, there's someone who wants to meet you!!''ujar gadis kecil ini mengatakan ada yang ingin bertemu dengan mu. "Dia menunggu mu diruang tamu" kemudian gadis ini berjalan keruang makan kembali.


Ichana bangkit dari duduknya, iya melangkah meninggalkan ruang keluarga dan sampai diruang tamu, tiba tiba ichana terdiam melihat wanita ini yang tengah pelanga pelongo melihat keindahan rumah ini. Bahkan iya sempat mengambil foto di ruangan itu.


"Hmm.. " ichana mendehem membuat jheni terkejut dan melihat nya. ''Done with the photo...Kalau belum silahkan lanjut dulu...atau mau saya fotokan?"tanya ichana melipat tanganya dengan cool melihat jheni.


"Kamu!!!" jheni langsung berdiri.


"Why?.... Santai aja dong jangan kaget gitu.... relaxed'' ujar ichana mempersilahkan jheni untuk duduk kembali. '' What do you want to drink??" tanya gadis ini menaiki alisnya lagi.


"Nggak usah, Kenapa kamu ada disini?,,,Kamu siapanya pak bian?"tanya jheni lagi dan lagi.


"apakah kamu tidak pernah mendengar informasi tentang ku dan pak bian?...atau kamu hanya masa bodoh saja saat gosip itu datang.. dan atau telinga mu tak berfungsi." ujar ichana menerka nerka gadis ini penuh dengan tekanan.


"Oh gitu, ya udah mari kita kenalan secara non formal.... Hello introduce my name is ichana, wife of lecturer bian Rhavindramuzaqki.. Dan yang kau lihat kemarin itu 2ajar saja karena kami suami istri'' sahut gadis ini mengacungkan tangan namun jheni tak membalasnya karena sangat terkejut.


Bahkan jheni tak mampu lagi berkata apa apa setelah mendengar semua ini, Ichana menarik tanganya kembali, kakinya dilipat dan tangannya disatukan kemudian posisinya dilipatan kakinya. Matanya dengan santai melihat jheni yang tampak mati kutu.


" Oh ya.... May I know what business are you doing here?"ichana pun bertanya lagi untuk apa wanita ini datang kerumahnya. ''Apakah ada janji dengan pak bian... is there?"


"Hmm... Leptop pak bian tak sengaja bertukar dengan leptop saya... jadi saya kesini ingin menukar nya kembali" ujar jheni kali ini lunak dan terlihat tertekan. '' sir bian is there?''


"Now.. Dia belum pulang dari sejak tadi... kalau begitu berikan pada saya?''sahut ichana.


"Saya akan menunggu"ujar jheni.


"ehemmm Okey...itu seterah anda si" sahut ichana. "Biiik!!!!! "

__ADS_1


"i.. iya nyonya muda"


"Tolong buatkan minum untuk bu jheni ya?"


"Nggak usah repot repot" Ujar jheni.


"Nggak papa kok" sahut ichana penuh tekanan. namun gadis ini sangat cantik dengan senyuman nya meski kata katanya begitu penuh tekanan.


Tiba tiba suasana hening,Jheni tampak berkeringat dan sekali kali iya melihat ichana. Minuman pun datang,pelayan menaruhnya dihadapan jheni.


"Hauskan?,Minum lah" ujar ichana mempersilahkan jheni untuk minum.


"Thankyou" sahut jheni gemetar mengambil minumannya membuat ichana tertawa kecil.


"Kenapa,santai aja aku nggak makan orang kok" ujar gadis cantik ini.


"ehemm.. Aaa sory a.. a.. aku.. eh saya, saya sudah kasar kepada apa anda kemarin sa.. saya minta maaf" ujar jheni pada akhirnya gagap mendadak.


"Nggak apa apa udah biasa kok digitukan" sahut ichana tersenyum manis dan santai. "Saya yakin... kamu pasti memiliki banyak pertanyaan dibenak anda...silahkan bertanya aja!!" tawar ichana kepada manusia yang sudah tertekan tanpa ditekan ini.


''No, I don't have any questions for you"sahut gadis ini dengan mengatakan saya tidak memiliki pertanyaan apa pun untuk mu.


"sure, Kamu nggak memiliki pertanyaan untuk ku... Tanya aja gitu.. kok aku bisa nikah sama pak bian diusia belasan tahun?...alysha itu anak siapa?, kenapa foto kamu tak ada di disana?" ujar ichana mengode jheni yang makin berkeringat dingin itu.


Tak lama bian datang,Iya sedikit terkejut dengan kehadiran jheni dan ichana. Ditambah lagi karena mereka melihat kearah bian pula. membuat suasana menjadi sedikit mencukam.


"ehmm jheni, kenapa kamu ada disini?"tanya bian membelokan langkah ke sofa dan matanya sekali kali melihat ichana.


"Anu... Leptop kita tertukar pak bi jadi saya datang kesini untuk menukarnya'' Sahut jheni langsung berdiri.


"Lain kali hati hati" tukas ichana kemudian pergi dari sana.


"Oh benar kah... maafkan saya.saya tadi terlalu buru buru" ujar bian mengambil leptop nya dan memberikan leptop jheni.


"Nggak papa,kalau gitu saya izin pamit kembali" izin jheni setelah bertukan barang.

__ADS_1


Yang sebenarnya terjadi adalah jheni sengaja menukar leptop itu agar bisa datang kerumah bian untuk melihat situasi rumah bian. Dan ternyata apa yang iya lihat membuat nya mengeluarkan keringat dingin ternyata.


Bersambung ..............


__ADS_2