Sikecil Milik SiDosen

Sikecil Milik SiDosen
Sebelum ke TKP


__ADS_3

Sebelum Ke TKP.


Bian panik, iya segera menelepon fadlan untuk bertanya apakah icha ada dikampus.


"Tidak, icha tidak dikampus pak hari ini dia tidak masuk kuliah" jawab fadlan.


"Dia juga tidak dirumah, Perasaan saya tidak enak" ujar bian. "Semalam dia berbicara dengan seseorang ditengah malam dan seperti menerima sebuah tantangan begitu" jelas bian.


"Saya tau dimana dia sekarang" sahut fadlan.


Karena sebelumnya anggi juga pernah bilang bakalan melurus kan segalanya dengan baik baik. Anggi akan menantang icha balapan.


"Saya akan kirimkan alamatnya,kita bertemu disana" sahut fadlan.


Bian segera keluar dan melihat garasi ternyata mobil sportnya sudah hilang.


"Jangan katakan dia ikut balapan?" ketus bian.


"Yah begitulah pak" sahut fadlan.


"Bisakah kamu menjemput saya?" tanya bian.


"Baik pak"


***


"Guys dimana anggi? "tanya fadlan saat datang.


"Dia lagi balapan sama cewek tengil itu" sahut salah satunya.


"Hah?," mereka sama sama terkejut.

__ADS_1


"sejak kapan?"tanya bian.


"Sejak tadi pak, nah itu mereka" ketika sudah mulai melihat mobil tersebut tampak sama sama bertahan dengan posisinya.


"Anggi harus menang, agar icha tidak balas dendam. Ya tuhan bantu anggi dan selamat kan icha juga" do'a fadlan membuat bian melihat nya.


"Kenapa anggi harus menang?"tanya bian.


"Karena anggi ingin icha berhenti menjahati teman temannya....bila anggi menang icha bakalan berjanji tidak akan menganggu teman temannya.


"Kau serius?"tanya bian. Fadlan mengangguk.


****


"Disitulah aku mematikan sistemnya, sehingga mobil ini mati otomatis" jelas bian.


"Mmm" Icha menganguk angguk melihat kedepan kembali.


"mmm" Gadis ini meraih ponselnya di laci mobil tersebut dan membuka nya.


Dirinya membuka ponsel kemudian membuka Whatsapp,Disana ia melihat pesan dari temanya yang mengatakan bahwa icha dicari oleh pak sugi.


hadueh gue lupa lagi kalau gue tadi belajar sama pak sugi


"Kenapa ekspresi nya begitu?, apa ada masalah?"tanya bian.


"Mmm, pak sugi marah lagi dengan ku...kenapa ya pak sugi itu cari gara gara muluk. denganku" ujarnya bertanya tanya sendiri.


"Kenapa?" tanya bian mencoba memahami icha.


"Iya,, bapak tu selalu marah marah pada ku, seperti perempuan PMS aja"

__ADS_1


"Emang kamu lagi PMS gitu?" tanya bian mengerutkan keningnya.


"Enggak ...hehe" sahut icha cengengesan.


Tiba Rumah.


Icha masuk dulu, kemudian langsung masuk kamar mandi untuk mandi. Ichana membukak bajunya kemudian berendam didalam bak mandinya.


"Aku tidak menyangka Anggi penyebab semua ini, Emang benar terkadang teman dekat kita adalah musuh terbaik yang berselimut dengan satu kata yaitu Teman" gumam wanita ini beringsut insut sampai kepalanya hilang dari bak up.


Padahal waktu smp kita sangat dekat sekali, tapi....argghh aku tak percaya seorang teman lagi


Gadis ini mengeluarkan kepala nya dan bersandar.


Bian masuk kedalam kamar meletakan kunci di nakas kemudian ngecas hpnya disamping hp icha yang juga dicas.


Pintu kamar mandi terbuka, icha keluar dengan handuk yang melingkar pada tubuhnya. Bian tersenyum.


"Kenapa kamu tersenyum begitu?"tanya chia mengangkat alisnya.


"Olahraga yuk?" ajak pria ini menggoda icha.


"Olahraga dimana?" masih polos. Bukan polos tapi belum konek yang dikatakan bian. Tiba tiba matanya jadi membola dan melihat ranjang. "Tapi aku udah mandi" sahut icha.


"Kan bisa mandi lagi, lagian kita tak kekurangan air juga" sahut bian berjalan satu persatu.


Icha pun menghampiri lebih cepat,"Baiklah" sahut wanita ini tersenyum lebar.


Okey mereka berolahraga di dalam.


__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2