Sistem Kebal Hukum

Sistem Kebal Hukum
Chapter 57. Kemunculan Anggota Asosiasi Black Dragon


__ADS_3

Pagi hari setelah sarapan bersama, Lin Feng dan Eliza pergi untuk bekerja. Sekarang semua tidak ada yang bertanya-tanya kemana kemerak pergi karena semua sudah tahu keduanya pergi bekerja.


Tak langsung menuju kantor milik perusahaan Dewana Grup untuk menemui Juan, Reinar terlebih dahulu mengarahkan mobil ke kantornya untuk menjemputnya Cleo. Sampai di kantor Cleo sudah menunggu kedatangannya dan tak perlu masuk ke kantor, Reinar langsung saja menyuruh Cleo masuk ke dalam mobilnya.


“Setelah dari perusahaan Dewana Grup, kita langsung pergi ke perusahaan Bagaskara Grup karena aku sudah membuat janji bertemu dengan pemilik saham mayoritas Bagaskara Grup.” Reinar berkata pada Cleo yang baru saja masuk ke dalam mobil.


Cleo hanya menganggukkan kepala, mengikuti apa yang menjadi keinginan bos nya. Meski dirinya cukup penasaran hubungan antara bos nya dengan pemilik saham mayoritas Bagaskara Grub, dirinya tidak banyak bertanya karena pada waktunya, dirinya pasti tahu hubungan diantara mereka.


Tak sampai setengah jam mobil Reinar telah sampai di parkiran Dewana Grup. Baru juga keluar mobil, Reinar dan yang lainnya sudah disambut sekretaris utama Juan, dan mereka diarahkan menuju lantai sebelas.


Di lantai sebelas sendiri merupakan lantai khusus, dan hanya orang-orang tertentu yang dapat mengaksesnya.


Sampai di lantai dua belas Cleo dan Eliza langsung saja memulai pekerjaan mereka memasang program keamanan pada sistem yang dimiliki Dewana Grup. Semua pekerjaan berlangsung cepat karena mereka bekerja dalam pengawasan Reinar.


Meski dikatakan cepat, mereka menghabiskan waktu hampir satu jam sebelum semuanya selesai, dan belum juga mereka meninggalkan ruangan program yang baru terpasang sudah memakan korban.


Ada seseorang yang mencoba menyerang sistem keamanan data perusahaan Dewana Grup, tapi selain mengalami kegagalan, orang itu juga mengalami kerugian karena bisa dipastikan semua peralatannya rusak setelah bersinggungan dengan program keamanan baru yang tertanam dalam sistem pengaman data perusahaan Dewana Grup.


“Ternyata perusahaan Paman memang memiliki banyak musuh.” Belum juga meninggalkan ruangan, setelah kejadian pertama, kurang dari lima menit sudah terjadi tiga kali serangkaian serangan, tapi semua berhasil digagalkan program yang dibuat langsung oleh Lin Feng.


Baru juga Reinar, Eliza, serta Cleo keluar ruangan, Juan dan orang yang selama ini ditugaskan menangani keamanan data perusahaan dari para hacker datang menghampiri mereka.


Juan memperkenalkan orang itu pada Reinar. Setelah saling mengenal, Reinar secara singkat menjelaskan bagaimana cara merawat program yang sudah ditanamkannya pada sistem keamanan perusahaan Dewana Grup. Untuk pembaharuan program, perusahaan Reinar sendiri yang memiliki kewajiban memeluk itu.


Setelah menyelesaikan urusan di perusahaan Dewana Grup, melihat hari masih pagi, Reinar memutuskan menghubungi Adhitya untuk menanyakan apa pertemuan dengannya bisa dipercepat.


Adhitya yang dihubungi melalui sambungan telepon mengatakan tidak keberatan jika sekarang juga melakukan pertemuan, dengan demikian siangnya dia bisa melanjutkan pekerjaan lain.

__ADS_1


Mendengar itu langsung saja Reinar mengarahkan mobilnya menuju kantor Bagaskara Grup yang hanya berjarak belasan kilometer dari kantor Dewana Grup.


“Kita langsung melakukan pertemuan dengan pemilik saham mayoritas Bagaskara Grup.” Reinar berkata sambil fokus dengan laju mobilnya.


Tidak ada yang keberatan dengan itu, lagipula pekerjaan barusan sama sekali tidak melelahkan, tapi hasil dari pekerjaan itu sangatlah memuaskan.


“Eliza, Cleo, kalian bisa mengatakan padaku kalau ada yang ingin dilakukan!” Reinar berkata seperti itu setelah melihat kedua wanita di mobilnya menunjukkan ekspresi aneh.


“Cari tempat pengisian bahan bakar terdekat! Aku sudah hampir tidak tahan menahannya.” Tanpa banyak bertanya Reinar tahu apa maksud Eliza, dan sepertinya Cleo juga mengalami apa yang dialami Eliza.


Tak lama Reinar sampai di tempat pengisian bahan bakar. Kedua wanita langsung saja pergi menuju toilet, sedangkan dirinya menunggu di dalam mobil, dengan kaca jendela mobil terbuka.


Melihat sekeliling, Reinar melihat empat orang mencurigakan yang mendekati mobilnya. Menggunakan mata tembus pandang, dirinya dapat melihat orang-orang itu memiliki senjata di balik pakaian yang digunakan.


“Tato kepala naga? Sepertinya mereka dari anggota asosiasi pembunuh bayaran terkuat, tapi kenapa tiba-tiba mereka menargetkan aku?” Reinar bergumam lirih sambil fokus memperhatikan empat orang yang hanya berjarak beberapa langkah dari mobilnya.


Wanita itu membayar mahal ke asosiasi Black Dragon hanya untuk mengakhiri hidup Reinar. Dia tidak ingin mencelakai yang lain, yang diinginkannya hanya kematian Reinar.


Asosiasi Black Dragon yang sudah menerima bayaran lengkap, tentu saja mereka segera bergerak untuk mengeksekusi target setelah terlebih dahulu melakukan penyelidikan identitas target. Dikarenakan target mereka bukan orang biasa, dua orang terbaik asosiasi Black Dragon dikirim untuk mengeksekusi target.


Lalu siapa empat orang yang dilihat Reinar? Mereka berempat hanyalah anggota biasa yang ditugaskan untuk memancing target keluar.


Reinar saat ini berada di dalam mobil dengan perlindungan kaca anti peluru, meski kaca jendela terbuka, itu berada di sisi lain dari dua orang yang ditugaskan melakukan eksekusi.


Demi membuat Reinar keluar dari mobil, empat orang diutus memancing dia keluar dengan menggunakan berbagai cara, kalau perlu mereka bisa menggunakan dua wanita yang saat ini masih berada di dalam toilet.


Akan tetapi, hal buruk pasti terjadi pada mereka, jika mereka salah menggunakan wanita mana yang ingin digunakan untuk memancing Reinar keluar dari mobilnya.

__ADS_1


Terus menggunakan mata tembus pandang miliknya, Reinar mengetahui ada dua orang lainnya yang berada di dalam mobil, dan dua orang itu sama-sama mengarahkan senjata laras panjang di tangan mereka ke arah dirinya.


“Empat orang dikirim untuk memancingku keluar, sedangkan dua orang bertugas melakukan eksekusi dari kejauhan. Kalau saja aku tidak memiliki mata tembus pandang, sudah sendari tadi aku masuk dalam jebakan maut yang telah mereka persiapkan.” Reinar bergumam lirih, kemudian dia mengarahkan pandangannya pada Eliza dan Cleo yang baru saja keluar dari toilet.


“Kalau mereka berani berbuat macammacr pada mereka, aku pastikan esok hari adalah hari terakhir keberadaan asosiasi Black Dragon di negara ini, dan aku pasti memberi kematian yang layak pada siapapun yang telah menyewa jasa asosiasi Black Dragon untuk mengakhiri hidupku!” Reinar tiba-tiba saja keluar dari mobilnya, dan dengan kecepatan yang tak terlihat mata dia sudah berada di mobil dua orang yang mengarahkan senjata laras panjang kearahnya.


"Apa aku boleh tahu tentang siapa yang menyewa jasa kalian untuk mengakhiri hidupku?” Entah bagaimana caranya Reinar sudah berada di belakang dua orang yang sama sekali tidak menyadari pergerakannya.


“Deg...” Jantung keduanya berdetak kencang, dan seketika keduanya menoleh untuk melihat siapa sosok di belakang mereka. Kedua mata mereka melebar sempurna, saat begitu jelas melihat siapa orang yang tiba-tiba saja sudah berada di belakang mereka.


“Kalian tidak perlu terkejut atau takut denganku! Asalkan kalian mengatakan siapa yang menyewa jasa kalian, aku pastikan kalian masih dapat menikmati keindahan dunia ini” Reinar menyeringai saat mengatakan semua itu pada dua orang di hadapannya.


“Kami berdua lebih memilih mati bersamamu, daripada harus mengatakan padamu siapa yang telah menyewa jasa kami!” Keduanya segera mengarahkan senjatanya di tangan mereka ke arah Reinar, tapi sayang gerakan mereka sangat lambat.


Sebelum senjata laras panjang di tangan mereka mengarah pada Reinar, sudah terlebih dahulu Reinar menembak kepala keduanya, dan jelas hidup mereka berakhir saat itu juga setelah masing-masing satu butir peluru tepat bersarang di kepala mereka.


Berhasil membereskan dua orang tanpa mendapatkan informasi apapun, kini pandangan Reinar tertuju pada empat orang yang benar-benar telah melakukan kesalahan dengan mencoba menangkap Cleo.


Bukannya berhasil menangkap Cleo untuk dijadikan sandera, mereka justru babak belur di tangan Cleo yang merupakan salah satu anggota pasukan super elite.


“Apa mereka orang-orang yang mengincar keberadaamu? Jujur saja, aku tidak pernah bersinggungan dengan asosiasi Black Dragon.” Cleo bertanya pada Eliza yang berdiri di sebelahnya.


“Mereka bukannya mengincar Eliza, tapi mereka mengincar aku.” Reinar tiba-tiba saja muncul di sebelah Cleo, dan kemunculannya yang begitu tiba-tiba lebih dari cukup untuk membuat Cleo terkejut.


‘Gerakannya sangat cepat dan tanpa menimbulkan suara. Apa yang baru saja dilakukannya, menunjukkan kalau dia bukanlah sosok sembarangan. Reinar ini, siapa dia sebenarnya?’ Cleo membatin sambil menatap lekat wajah Reinar yang sangat sempurna di matanya.


...----------------...

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2