Sistem Kebal Hukum

Sistem Kebal Hukum
Chapter 91. Menemui Margaret


__ADS_3

Di rumah keluarga Reinar.


Senyum terlihat di wajah Reinar saat dia melihat wanita yang sebelumnya mencoba membobol sitem keamanan identitasnya.


“Aku tidak tahu dia bekerja untuk siapa tapi dari orang-orang yang selama ini mencoba membobol sistem keamanan ciptaanku, baru dia yang berhasil membobol lapisan pertama sistem keamanan, dan sepuluh lapisan program keamanan yang telah aku tanamkan dalam sistem keamanan,” kata Reinar sambil melihat tangkapan gambar wanita di layar laptopnya.


Mengganti tampilan layar laptop dengan tampilan baru, Reinar mencoba membongkar identitas wanita itu, dan kurang dari lima menit sistem keamanan yang melindungi identitas wanita itu berhasil dibobol olehnya.


“Ternyata dia putri seorang pengusaha yang bisnis keluarganya telah tersebar di belasan negara, tapi aku tidak menyangka demi uang dia rela bekerja untuk kelompok Stars Of Darkness.” Reinar menyayangkan pilihan wanita itu, yang memilih bekerja untuk kelompok yang menjadi musuhnya.


"Akan tetapi, kalau dia bekerja demi uang, bukannya aku bisa merekrutnya untuk bekerja denganku selama aku memberinya uang yang lebih banyak, dibandingkan yang diberikan kelompok Stars Of Darkness padanya,” gumam lirih Reinar.


Mendapatkan ide yang begitu cemerlang, Reinar segera mengirim sebuah pesan pada wanita yang tak lain adalah Margaret, yang saat ini baru saja sampai di rumah keluarga besarnya.


“Aku memiliki penawaran baik untukmu. Bagaimana kalau mulai sekarang kamu bekerja untukku daripada bekerja untuk musuhku? Aku bisa memberi bayaran dua kali lebih banyak dari yang mereka berikan padamu, selama kamu bekerja untukku,” bunyi pesan Reinar yang baru saja dibaca Margaret begitu dia sampai di kamarnya.


Cepat Margaret membalas pesan Reinar. “Aku punya banyak uang dan aku tidak butuh uangmu, tapi kalau kamu tetap ingin aku bekerja untukmu, malam ini temui aku di Cafe Black Stars! Tenang saja, Cafe itu adalah milikku pribadi, dan tak ada hubungannya dengan kelompok Stars Of Darkness.”


“Tentukan jamnya dan aku pasti datang seorang diri menemuimu! Kalaupun tempat itu milik mereka, percaya atau tidak aku tidak pernah takut dengan kekuatan mereka.” Jelas Reinar membalas pesan Margaret.


Senyuman terlihat dari bibir Margaret setelah membaca balasan Reinar. “Dengan kekuatanmu jelas kamu tidak mungkin takut dengan mereka,” gumamnya lirih, lalu dia kembali menulis pesan balasan.


“Malam ini aku sudah ada di Cafe sejak jam 8. Terserah kamu datang jam berapa dan aku pasti tahu saat kamu datang,” katanya melalui tulisan pesan singkat, lalu dia tak lagi melihat HP nya, dan memilih pergi ke kamar mandi membersihkan keringat yang membuat lengket tubuhnya.


Sementara itu, Reinar yang telah selesai membuat janji, dia segera menemui kelima istrinya untuk meminta izin. Dikarenakan sebelumnya dirinya mengatakan bakalan datang seorang diri, sebagai seorang pria harus menepati perkataannya.

__ADS_1


“Tentu saja kami tidak melarangmu pergi menemui wanita yang ingin kamu rekrut bergabung dalam perusahaan. Siapa tahu wanita itu juga tertarik bergabung dengan kita menjadi istrimu,” kata Erina sambil tersenyum setelah mendengar tujuan Reinar mengumpulkan kelima istrinya di ruang keluarga.


“Aku hanya ingin merekrut wanita itu, dan lagi bukannya soal itu kalianlah yang bakalan menentukannya untukku,” balas Reinar yang duduk sambil memeluk pinggang ramping Eliza.


Kelima istrinya tersenyum mendengar itu. Mereka tidak menyangka kalau Reinar sangat mengikuti apa yang mereka katakan.


“Sebenarnya kami tidak melarang kamu memilih wanita sendiri. Selama wanita itu kami nilai layak, tentu kami memberi izin padamu untuk memilikinya,” kata Bella mewakili keempat saudarinya.


“Tapi untuk wanita ini, aku menemuinya benar-benar hanya untuk merekrutnya,” kata Reinar menjelaskan.


Kelima istrinya mengangguk mengerti mendengarnya, lalu Sarah berkata padanya, “Sekarang kamu menemuinya memang untuk merekrutnya, tapi siapa yang tahu ada hubungan apa antara kamu dan dia di masa depan.” Senyuman terlihat di wajah Sarah saat dia mengatakan semua itu pada Reinar.


“Apa yang terjadi di masa depan memang tidak ada yang mengetahuinya, tapi setidaknya aku tahu apa yang malam ini akan terjadi antara aku dan dia,” kata Reinar lembut pada kelima istrinya.


Setelah mengatakan apa yang ingin dilakukannya malam ini dan mendapatkan izin dari kelima istrinya, sambil menunggu waktu pertemuan Reinar menghabiskan waktu bermesraan dengan kelima istrinya.


...----------------...


Saat beberapa wanita dengan pakaian yang menonjolkan lekuk tubuhnya berjalan mendekati Reinar, mereka segera mengurungkan niat mendekati Reinar saat melihat wanita berpakaian serba hitam datang menghampiri Reinar. Wanita itu adalah Margaret yang benar-benar tahu saat Reinar datang.


Margaret menghampiri Reinar dan langsung saja dia memegang lengan pria itu, dan membawanya pergi ke ruangan pribadinya yang berada di lantai tiga. Tak ada yang berani menegur atau menyapa Margaret, saat wanita itu lewat di hadapan pengunjung Cafe.


Mereka semua tahu identitas Margaret, dan tak sembarangan orang berani menyapanya. Namun, mereka semua merasa ada keanehan saat Margaret yang selama ini tidak pernah tertarik pada pria, tiba-tiba saja membawa pria tampan ke ruangan pribadinya.


Sedangkan Reinar yang setengah ditarik Margaret menuju ruangannya, dia menggunakan mata tembus pandangnya untuk melihat sekeliling, tapi dia tidak melihat adanya orang-orang yang secara berlebihan memperhatikan keberadaannya.

__ADS_1


Sampai di ruangan pribadi Margaret, Reinar dapat melihat ruangan yang cukup nyaman dengan sebuah tempat tidur yang letaknya bersebelahan dengan ruangan yang dipenuhi dengan berbagai jenis minuman keras.


Margaret mempersilahkan Reinar duduk di tempat yang sudah tersedia, sedangkan dia mengambilkan minuman untuk menemani pembicaraan mereka.


Reinar tersenyum melihat Margaret yang kebingungan ingin menyiapkan apa saat ada tamu yang berkunjung ke tempatnya karena selama ini semua kebutuhannya disiapkan oleh para pelayan.


“Kalau kamu tidak tahu ingin melakukan apa, sebaiknya kamu segera duduk, dan biarkan aku yang menyiapkan apa yang tidak bisa kamu siapkan,” kata Reinar yang tiba-tiba saja sudah berada di dekat Margaret, bahkan jarak mereka sangatlah dekat.


Margaret tentu saja terkejut dengan keberadaan Reinar yang tiba-tiba saja sudah berada di dekatnya, padahal sesaat yang lalu dia melihat pria itu masih duduk di tempat yang kurang lebih berjarak empat meter dari tempatnya yang sedang ingin meracik sebuah minuman.


‘Dia bukan manusia biasa,’ batin Margaret yang memilih menuruti perkataan Reinar, dan dari tempat duduknya dia melihat pria itu menyiapkan minuman favoritnya yang bahkan dirinya sendiri tidak bisa membuatnya.


Cukup lima menit menyiapkan dua jenis minuman untuk dirinya sendiri dan Margaret, Reinar kembali ke tempat duduknya setelah menyajikan minuman di atas meja. “Maaf jika rasanya tidak seperti yang sering disajikan mereka yang sudah sering meracik minuman kesukaanmu,” kata Reinar setelah kembali duduk di tempatnya.


“Aku tidak menyangka bahkan kamu bisa mengetahui minuman apa yang sangat aku sukai,” kata Margaret sambil mencicipi minuman yang dibuat Reinar di depan kedua matanya sendiri.


Satu tegukan minuman itu masuk ke mulutnya, Margaret dapat merasakan rasa minuman paling nikmat yang pernah dia rasakan. “Minuman ini memang tidak seperti yang pernah disajikan orang lain padaku, tapi ini adalah minuman paling nikmat yang pernah aku rasakan,” katanya memuji minuman racikan Reinar.


“Aku senang dengan pujiannya, tapi sebaiknya kita segera membicarakan inti pertemuan kita!” kata Reinar sambil mengeluarkan selembar kertas berisikan surat kontrak kerja antara dirinya dan Margaret.


“Ternyata kamu tipe pria yang tidak suka basa-basi,” kata Margaret sambil membaca surat kontrak kerja yang disodorkan padanya.


Margaret menggelengkan kepala setelah membaca surat kontrak kerja. “Semua poin aku bisa menyetujuinya termasuk tidak ikut campur dalam permasalahanmu dengan kelompok Stars Of Darkness, tapi aku tidak menyetujui poin terakhir! Sejak awal aku sudah mengatakan kalau aku tidak membutuhkan uangmu!” katanya tegas.


Reinar tersenyum mendengarnya. Singkat cerita setelah Reinar menghapus poin terakhir, Margaret dengan suka rela menandatangani kontrak kerja dengan Reinar, dan kedepannya dia adalah asisten pribadi Reinar berdampingan dengan Eliza.

__ADS_1


...----------------...


Bersambung.


__ADS_2