Sistem Kebal Hukum

Sistem Kebal Hukum
Chapter 76. Munculnya Kelompok Stars Of Darkness


__ADS_3

“Apa ada pekerjaan yang membutuhkan bantuanku?” Reinar bertanya pada Cleo saat mereka berdua baru saja bertemu dengan klien untuk tanda tangan kontrak kerja.


“Untuk sekarang semua pekerjaan masih bisa aku tangani bersama yang lainnya apalagi sekarang kami telah memiliki asisten. Namun, tidak menutup kemungkinan di masa depan kami memerlukan bantuan Tuan Muda.” Cleo menjawab pertanyaan Reinar.


“Oh iya, apa aku boleh menanyakan sesuatu yang berhubungan dengan statusmu sebagai anggota pasukan super elite?” Reinar sangat penasaran dengan sesuatu dan dia sangat ingin menanyakannya.


“Asalkan itu tidak berhubungan dengan sesuatu yang sangat dirahasiakan, silahkan saja tanyakan apa yang ingin Tuan Muda tanyakan.” Cleo membalas dengan tenang.


“Yang ingin aku tanyakan bukanlah sesuatu yang sangat dirahasiakan. Aku cuma ingin tahu, saat kamu bekerja padaku, bagaimana dengan pekerjaanmu sebagai anggota pasukan super elite?”


“Kalau soal itu, aku telah mengambil cuti selama enam bulan, dan selama enam bulan ini aku bebas melakukan apapun termasuk bekerja di tempat Tuan Muda.” Cleo memberi jawaban sesuai dengan keadaan yang sebenarnya.


“Daripada bekerja, kenapa kamu tidak menghabiskan enam bulan itu untuk berkumpul dengan keluarga, atau berlibur menikmati liburan menyenangkan?” Reinar kembali bertanya pada Cleo.


“Sepulang kerja dan di akhir pekan aku senantiasa menghadiahkan waktu berkumpul dengan keluarga. Untuk pergi berlibur, aku bisa melakukannya sambil bertugas, dan itu sudah sering aku lakukan.”


Memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya, itulah yang ditangkap Reinar dari jawaban Cleo. “Kalau memang seperti itu, semoga dalam enam bulan ini kita bisa bekerjasama dengan baik, dan yang setelah enam bulan berlalu sepertinya aku harus bekerja keras mencari penggantimu.”


Setelah masa cuti Cleo habis, tentu dia harus kembali bertugas yang artinya Reinar harus mencari karyawan baru untuk menggantikan posisinya.


“Enam bulan masih lama, tapi waktu yang lama dapat menjadi lebih singkat seandainya terjadi keadaan genting, dan keberadaanku sangat dibutuhkan di keadaan itu.” Sambil berkata, Cleo menunjukkan senyuman tipis di wajahnya.


Meski sedang mengemudikan mobil dan fokus pada keadaan jalanan, Reinar masih sempat melihat senyuman tipis Cleo yang sangat jarang terlihat. Biasanya Cleo memang tersenyum, tapi senyuman itu hanyalah senyuman formalitas pada clien. Sedangkan senyuman yang barusan, jelas senyuman itu adalah senyuman tulus.


Untuk pertama kali melihat senyum tulus Cleo meski itu hanya senyuman tipis, Reinar merasa senyuman wanita itu mirip dengan senyuman Erina. ‘Mungkin karena mereka berasal dari keanggotaan pasukan super elite, jadi mereka memiliki cara tersenyum yang sama.” Reinar membatin.


“Sudah waktunya makan siang dan jarak tempuh dari tempat ini ke kantor masih cukup jauh, dan kita bisa menghabiskan waktu makan siang di jalan. Bagaimana kalau kita cari restoran di daerah ini, dan makan siang di tempat itu?” Reinar meminta pendapat pada Cleo.


“Apa mereka tidak marah seandainya Tuan Muda makan siang bersama denganku?” Mereka yang dimaksudkan Cleo adalah kelima istri Reinar.

__ADS_1


“Aku sudah mengabari mereka, dan mereka tidak marah.” Sambil fokus mengemudikan mobil, Reinar menunjukkan layar HP nya yang menyala pada Cleo.


Ternyata sejak beberapa saat yang lalu Reinar mengemudi sambil berkirim pesan dengan para istrinya melalu sebuah grup, dan Cleo saat ini jelas melihat apa saja yang dibicarakan Reinar dengan kelima istrinya.


“Aku tidak menyangka Tuan Muda bisa menyatukan lima wanita dengan kepribadian berbeda.” Cleo menilai hubungan keluarga Reinar sangatlah baik, setelah dia membaca pesan di layar HP Reinar.


“Memperlakukan mereka secara adil, itulah yang aku lakukan untuk menyatukan mereka, dan aku bersyukur semua itu benar-benar dapat menyatukan mereka.” Reinar membalas sambil tersenyum.


Cleo yang mendengarnya hanya mengangguk pelan dan sekali lagi dia menunjukkan senyuman tipis di wajahnya. Namun, belum juga senyuman tipisnya memudar, tiba-tiba saja muncul mobil yang berhenti mendadak di depan mobil Reinar, dan mobil lainnya berhenti di sisi belakang.


Menggunakan mata tembus pandang miliknya, Reinar bisa melihat jelas semua orang di dalam kedua mobil, dan kabar buruk baginya karena semua orang di dalam mobil memegang senapan serbu penuh dengan peluru tajam yang siap menghancurkan mobilnya.


Dua orang keluar dari mobil di depan, dan mereka langsung saja menembakkan senjata di tangan mereka ke arah kaca depan mobil. Hanya butuh beberapa peluru untuk menghancurkan kaca mobil yang memang dirancang tidak kenal terhadap tembakan peluru-peluru tajam.


Beruntung, sebelum peluru pertama menembus kaca mobil, Reinar sudah terlebih dahulu memasangkan cincin yang memberi perlindungan mutlak pada Cleo. Menggunakan cincin pemberian Reinar, satupun peluru tak ada yang mengenai Cleo.


“Peluru memang tidak bisa melukai kita, tapi mobil ini tidak bisa bertahan lebih lama lagi! Sebelum mobil ini meledak, sebaiknya kita pergi dari tempat ini.” Reinar menyuruh Cleo pindah ke tempat dusuk di belakang kursi pengemudi, dan dia juga berpindah ke tempat duduk di belakang setelah Cleo.


Memikirkan cara pergi terbaik, Reinar langsung saja mendekap tubuh Cleo, dan setelahnya dia melesat cepat meninggal mobil setelah membuka pintu samping.


Pergerakan Reinar sangatlah cepat dan belum juga satu tarikan napas habis setelah keluar dari mobil, mobil itu meledak hebat, bahkan body mobil sempat terangkat ke udara saat terjadi ledakan.


Suara ledakan mobil dan api yang menghanguskan seluruh isi mobil, membuat orang-orang yang terus menembaki mobil itu tersenyum puas. Mereka yakin ledakan dan kobaran api lebih dari cukup untuk menghabisi dua nyawa di dalam mobil.


Merasa tugas mereka telah selesai dilakukan, orang-orang yang berada di luar segera masuk, dan kedua mobil segera pergi menghilang.


Sementara itu, Reinar dan Cleo yang sudah berada di tempat aman, bersama-sama mereka mengambil gambar kedua mobil milik orang-orang yang menyerang mereka.


“Tuan Muda, apa kamu tahu siapa mereka?” Cleo bertanya pada Reinar setelah pulih dari keterkejutan setelah merasakan cepatnya Reinar dalam bergerak.

__ADS_1


“Aku tidak tau pasti siapa mereka dan kenapa tiba-tiba mereka menyerang kita. Namun, dari masing-masing orang yang menembaki mobil kita, aku melihat tato bintang delapan sudut di bagian belakang leher mereka.”


Reinar jelas melihat keberadaan tato itu, tapi dirinya tidak tahu pasti kelompok mana yang menggunakan simbol bintang delapan sudut sebagai identitas mereka. Sedangkan Cleo yang mendengar jawaban Reinar, dia sangat kagum dengan ketelitian pria itu.


“Bintang delapan sudut adalah simbol yang dimiliki kelompok Stars Of Darkness, dan keberadaan mereka selama ini sangatlah tersembunyi. Akan tetapi, aku tidak tahu kenapa tiba-tiba mereka muncul dan menyerang kita!...”


“Mungkin kedatangan mereka berhubungan dengan masalah antara keluargaku dan mereka beberapa tahun yang lalu, dan yang mereka lakukan barusan hanyalah peringatan untuk orangtuaku.” Cleo melanjutkan perkataannya.


Kerutan terlihat di kening Reinar mendengar semua itu. “Aku sebelumnya mengira mereka memgincarku setelah apa yang terjadi di pasar gelap, tapi ternyata ada kisah lama antara mereka dengan keluargamu.” Reinar mengira musuhnya bertambah, tapi ada kemungkinan kejadian yang baru saja terjadi memiliki hubungan erat dengan Cleo.


“Kelompok mereka tidak memiliki hubungan dengan pasar gelap maupun kelompok Mafia di negara ini. Jaringan mereka lebih luas, dan kelompok mereka adalah pemasok lebih dari lima puluh persen narkoba ke negara ini...”


“Lima tahun yang lalu ayahku yang bertugas di kepolisian berhasil menggagalkan pengiriman lebih dari satu ton narkoba berbagai jeni, dan sejak hari itu berkali-kali kelompok mereka meneror keluargaku.” Cleo menjelaskan situasi keluarganya.


“Kelompok Stars Of Darkness! Sepertinya aku tidak asing dengan nama kelompok ini.” Reinar menggali ingatannya, mencoba menemukan ingatan tentang kelompok Stars Of Darkness.


Terus mencari ingatan tentang kelompok itu, Reinar akhirnya teringat dengan salah satu orang yang terlibat dalam kematian ayahnya, dan orang itu dikatakan memiliki posisi strategis di kelompok Stars Of Darkness.


“Sepertinya aku juga memiliki permasalahan pribadi dengan kelompok itu.” Reinar berkata pada Cleo.


“Apa ada salah satu anggota keluarga Tuan Muda yang melakukan persis seperti apa yang dilakukan ayahku lima tahun yang lalu?” Sebuah pertanyaan diberikan Cleo pada Reinar.


Mendengar itu tentu Reinar langsung menggelengkan kepalanya. “Masalah antara aku dan mereka bukan dikarenakan narkoba, yang selama ini menjadi sumber penghasilan mereka. Bisa dikatakan, salah satu petinggi di kelompok itu adalah salah satu orang yang terlibat langsung dalam peristiwa kematian ayahku, dan mereka masuk dalam daftar kelompok yang harus aku musnahkan untuk membalaskan kematian ayahku!”


Cleo yang mendengar itu menganggukkan kepal. “Aku tidak tahu kalau ada dendam sebesar itu antara Tuan Muda dan mereka.”


“Ya, dendam ini sangatlah besar, dan aku tahu sulit untuk membalaskan dendam ini. Namun, meski sulit melakukannya, aku yakin dapat menghancurkan mereka, dan membalaskan dendam kematian ayahku!” Reinar tahu itu tidak mudah, tapi dia yakin bisa melakukannya.


...----------------...

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2