Sistem Kebal Hukum

Sistem Kebal Hukum
Chapter 80. Kembalinya Sistem


__ADS_3

Siang hari tiba makan siang, Reinar memutuskan makan siang bersama kelima istrinya di restoran yang hanya berjarak seratus meter dari perusahaan. Sedangkan untuk para karyawan, kebanyakan mereka memesan makanan secara online, dan makan bersama di ruang santai yang berada di kantor.


“Bagus, saat ini dia berada di luar kantor dan ini kesempatan bagi kita untuk melenyapkannya.”


“Tugas kita memang hanya mencari celah, tapi tuan tidak melarang kita menyerang selama ada kesempatan.”


Dua orang anggota elite kelompok Stars Of Darkness mencari celah terbaik untuk mengakhiri hidup seorang pengusaha muda yang menjadi target dalam misi mereka.


“Hubungi anggota lainnya, dan suruh mereka melakukan persiapan! Aku yakin, dengan jumlah anggota yang ikut bersama kita, menghabisi orang itu bukanlah sesuatu yang sulit!” Salah satu dari dua orang itu sangat percaya diri dapat menghabisi sosok yang menjadi target mereka.


Rekannya yang disuruh menghubungi anggota lainnya, dia segera menghubungi mereka. Namun, setelah berkali-kali mencoba menghubungi mereka,orang itu tak kunjung mendapatkan balasan dari mereka yang dihubunginya.


“Aku dapat menghubungi mereka, tapi tak ada yang merespon panggilanku.” Mencoba kembali menghubungi rekannya di tempat lain, tapi hasilnya tetap sama. “Entah kenapa aku merasa sesuatu yang buruk segera menghampiri kita,” katanya yang sudah menyerah menghubungi rekan lainnya, yang tak kunjung merespon panggilannya.


"Jangan coba-coba menakutiku. Mungkin saja mereka semua memang tidak mendengar oanggilanmu, atau saat ini sedang ada orang lain yang berada di dekat mereka, sehingga tidak ada yang merespon panggilanmu. Tunggu sebentar, dan setelahnya kamu kembali coba hubungi mereka!” Tenang orang itu mengatakan semuanya.


“Alasan yang kamu katakan sangat masuk akan, tapi itu semua terasa tidak masuk akan disaat terjadi bersamaan pada dua puluh orang yang berada di tempat berbeda, bahkan dua dari mereka berada di tempat yang tidak mungkin dikunjungi orang lain.” Alasan rekannya memang masuk akal, tapi dirinya memiliki pandangan lain.


Baginya, tidak mungkin bagi mereka yang berada di tempat berbeda tidak bisa merespon panggilannya secara bersamaan dengan alasan yang sama, kecuali telah terjadi hal buruk pada mereka di waktu bersamaan.


“Aku merasa sesuatu yang buruk telah terjadi pada mereka, dan seharusnya kita segera pergi meninggalkan tempat ini!” ungkapnya pada rekannya.


Rekannya tiba-tiba mengarahkan pandangan padanya, tapi tiba-tiba dia terdiam dengan wajah memucat.


“Hei, apa yang terjadi denganmu? Kenapa kamu tiba-tiba diam dan wajahmu memucat? Jawab pertanyaanku dan jangan membuatku takut!” katanya yang bingung dengan tingkah rekannya.


Rekannya dengan tangan gemetaran menunjuk arah belakangnya. Melihat arah yang di tunjuk tiba-tiba saja tubuhnya menggigil, dan dirinya mulai menebak jika di belakangnya ada sesuatu yang membuat rekannya sangat ketakutan.


Belum juga sempat menoleh, pelan dirinya mendengar suara tembakan dari jarak dekat. Suara tembakan terdengar lirih berkat adanya perbedam, tapi tak lama setelah mendengar suara tembakan, dirinya jatuh tersungkur.


Bukan hanya dirinya, rekan di hadapannya juga mengalami yang sama. Jatuh tersungkur dengan rasa sakit yang teramat menyakitkan, dan setelahnya semua menjadi gelap.


Dua sosok yang merupakan anggota assassin bayangan muncul setelah kematian dua anggota elite kelompok Stars Of Darkness. Keduanya mengamankan senjata mereka, kemudian menyeret mayat mereka ke tempat yang tersembunyi.


Satu orang menyeret satu mayat, dan setelah mayat berada di tempat tersembunyi, keduanya kembali ke tempat persembunyian anggota elite kelompok Stars Of Darkness untuk membersihkan sisa-sisa darah di tempat itu.


“Ada dua puluh dua anggota elite kelompok Stars Of Darkness yang berhasil diamanatkan para assassin bayangan. Dari sini aku merasa mereka bersungguh-sungguh ingin berurusan denganku.” Reinar berkata pada para istrinya.


“Sepertinya apa yang sebelumnya kamu lakukan berhasil membuat marah pemimpin mereka,” kata Erina.


“Apa yang sebelumnya aku lakukan memang bertujuan membuatnya marah, tapi aku tidak menyangka dia melakukan pergerakan secepat ini!” ujar Reinar.


“Lalu, apa yang sekarang akan kita lakukan? Apa kita mengambil inisiatif menyerang mereka?” tanya Bella penasaran dengan apa yang ingin dilakukan Reinar.


“Untuk apa kita membuant tenaga menyerang mereka, sementara kita bisa duduk tenang menunggu kedatangan mereka yang datang mencari kematian?” Reinar justru balik memberikan pertanyaan.


“Kamu benar, kita tidak perlu menyerang mereka karena setelah hari ini mereka pasti akan terus berdatangan untuk mencoba membalaskan apa yang terjadi hari ini.” Eliza menjadi wanita pertama yang faham dengan pemikiran Reinar.


“Kalau memang seperti itu, sebaiknya kita beli persediaan banyak camilan, dan menikmati pertunjukan yang mereka berikan pada kita,” ujar Sarah sambil menunjukkan senyuman di wajahnya.

__ADS_1


“Kalian bisa membeli camilan setelah pulang kerja. Untuk sekarang, sebaiknya kita segera kembali ke tempat kerja karena jam makan siang telah berakhir!” Reinar memberi peringatan pada para istrinya kalau jam makan siang tak lama lagi berakhir.


Mengetahui jam makan siang segera berakhir, mereka segera kembali ke kantor untuk melanjutkan pekerjaan.


...----------------...


Sendirian di ruang kerjanya, Reinar mendengar suara yang sudah beberapa hari ini tidak terdengar olehnya, bahkan suara penggantinya juga tidak terdengar. Apa lagi suara yang sudah tidak terdengar olehnya selama beberapa hari, kalau bukan suara sistem yang lebih dari satu minggu ini sedang melakukan peningkatan versi ke tingkat yang lebih tinggi.


[Ding... Sistem V 1.0 siap melayani Tuan]


[Ding... Hadiah peningkatan versi sistem » Dua kali peningkatan level, 10.000 Poin Pengalaman, 1.000 Poin Sistem, Peningkatan 100 Poin untuk seluruh status Tuan, 10.000.000.000.000 uang tunai yang langsung tersimpan di rekening Tuan]


Mata Reinar terbuka lebar melihat banyaknya hadiah yang dia dapatkan setelah peningkatan versi sistem.


[Apa Tuan ingin melihat status terbaru yang Tuan miliki?]


“Ya, tolong tampilkan status terbaruku.” Reinar tentu saja sangat-sangat penasaran dengan status barunya.


[Sistem] : [ V 1.0]


[Nama] : [Reinar Abimanyu]


[Umur] : [17 Tahun] [Max 190 Tahun]


[Level] : [ 19 ] nex level [160/1.900]


[Kecerdasan] : [ 200 ] [Max]


[Kekuatan] : [ 200 ] [Max]


[Kecepatan] : [ 200 ] [Max]


[Pertahanan] : [ 200 ] [Max]


[Stamina] : [ 200 ] [Max]


[Keberuntungan] : [ 200 ] [Max]


[Pesona] : [ 195 ] [Jauh Di Atas Rata-rata]


[Skill] :


[» Ahli Senjata Tingkat Master]


[» Ahli Beladiri Tingkat Master]


[» Ahli Bisnis Tingkat Master]


[» Ahli Komputer Tingkat Master]

__ADS_1


[» Ahli Kedokteran Tingkat Master]


[» Ahli Mengemudi Tingkat Master]


[Poin Sistem] :[ 2.520 ]


[Kekayaan] : [Rp. 15.455.770.000.000]


[Aset] :


[» Apartemen di lantai 20 Blue Sky Apartement]


[Ruang Penyimpanan] :


[» 2 Pistol X10]


[Toko SiSistem


[» Skill ]


[» Senjata ]


[» Obat Dan Peralatan Kesehatan ]


Reinar takjub dengan status terbarunya. Selain kekuatannya yang meningkat, kekayaan serta poin sistem miliknya juga mengalami banyak peningkatan. “Sistem, sebenarnya bisa sampai level berapa, level tertinggi yang bisa aku gapai?” Penasaran, Reinar bertanya pada sistem.


[Ding... Dengan versi siatem saat ini dan kemampuan dunia ini dalam memberi misi pada Tuan, maksimal Tuan hanya bisa mencapai level 100]


[Jika Tuan ingin memiliki level yang lebih tinggi, Tuan harus meninggalkan dunia ini, tapi hanya Tuan seorang diri yang dapat beroindah ke dunia lain. Keluarga Tuan tidak bisa ikut pindah karena mereka hanya manusia biasa, sedangkan Tuan adalah manusia yang dianugrahi kekuatan sistem]


[Dalam status Tuan ditunjukkan usia maksimal Tuan bisa mencapai 190 tahun, dan Tuan baru mulai menua setelah berusia 110 tahun. Usia maksimal Tuan dapat terus bertambah seiring dengan peningkatan level]


“Sistem, apa kamu tidak bisa melakukan sesuatu untuk membuat keluargaku memiliki apa yang aku miliki?” Reinar merasa umur panjangnya akan terasa hampa saat tak ada keluarga yang menemani di sisinya.


[Ding... Sistem tidak bisa melakukan apa yang Tuan inginkan karena semua itu berada di luar jangkauan versi sistem saat ini. Mungkin Tuan bisa mendapatkan jawaban setelah meningkatkan versi sistem ke V 2.0. Namun, kemungkinan dapat menaikan versi sistem ke tingkat itu sangat mustahil dilakukan di dunia ini]


Dari senang, tiba-tiba Reinar tertunduk lesu. “Apa ini bayaran yang harus aku bayarkan dari apa yang selama ini aku dapatkan dari sistem?” Reinar bergumam lirih.


[Ding... Daripada Tuan putus asa, apa Tuan ingin mendengar saran terbaik yang bisa aku berikan untuk permasalahan Tuan?]


Mendengar itu, tiba-tiba Reinar menengadahkan kepalanya. “Katakan padaku apa saran terbaik yang bisa kamu berikan padaku?”


[Ding... Tuan cukup menyelesaikan seluruh misi di dunia ini, dan setelahnya kita bisa pergi ke dunia lain untuk mencoba meningkatkan tingkat yang aku miliki. Setelah berhasil meningkatkan aku sampai V 2.0, aku bisa membawa Tuan kembali ke dunia ini, dan mencarikan jalan keluar untuk permasalahan Tuan]


Senyum terlihat di bibir Reinar setelah mendengar semua itu. “Secepatnya aku segera menyelesaikan seluruh misi di dunia ini, dan segera pergi ke dunia lain untuk meningkatkan tingkatanmu ke V 2.0...”


...----------------...


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2