SMA, Tapi Menikah

SMA, Tapi Menikah
Episode 38


__ADS_3

Seminggu usai hari kelulusan, Azahra dan Zulfikar menggelar acara resepsi. Acara yang digelar pun cukup meriah, banyak tamu yang diundang dalam acara tersebut. Usai acara resepsi, Azahra dan Zulfikar tak langsung melakukan hubungan suami istri. Bukannya mau menunda, tapi keduanya lelah. Lelah berdiri di pelaminan. Hari esoknya, mereka melakukan penerbangan ke Eropa.


Malam hari di Eropa, Azahra dan Zulfikar saling tatap di atas tempat tidur. Sedetik kemudian mereka pun tertawa bersama. Entah apa yang terjadi, tapi keduanya seperti paham akan tatapan masing-masing.


"Kamu ya ..." Zulfikar menggelitik Azahra.


Azahra tertawa. "Ampun Kak ampun ..." pintanya berusaha melepas diri.


Zulfikar menghentikan kegiatannya. Lalu kembali menatap manik mata sang istri. Azahra yang sempat mendapati Zulfikar membuka aplikasi geogle hanya untuk belajar doa sebelum bersenggama, wanita itu kembali tertawa. Zulfikar yang paham pun ikut tertawa.


"Aku malu ..." Zulfikar menyembunyikan wajah pada perut sang istri.


"Kak Zul jangan di situ, geli tahu ..." seru Azahra menjauhkan wajah suaminya.


Zulfikar terkekeh. Tatapannya teralihkan penuh pada netra mata Azahra. Kedua tangannya terulur meraih tangan sang istri. menciumnya sekali lalu kembali menatap manik mata sang istri.


"Sayang, ayo kita masuk pada mode serius" ucapnya terdengar serius.


"Ayo kita lakukan ibadah yang selalu kita tunda-tunda selama ini" tambahnya.


Azahra mengangguk tanda setuju. Melihat respon sang istri, Zulfikar mendekat hingga bibir keduanya tanpa jarak. Wajah Azahra memerah, jantungnya berdetak begitu cepat.

__ADS_1


"Sepertinya aku kena penyakit jantung" batin Azahra didetik Zul memulai aksinya.


Dalam hal ciuman, Zulfikar adalah rajanya. Lihatlah, dia tak memberi kesempatan pada istrinya. Semakin lama di cium, Azahra mulai membalas. Namun, ciumannya terasa kaku. Dengan bantuan juga bimbingan lida Zulfikar, Azahra perlahan paham. Apa yang harus dia lakukan saat sedang berciuman.


Malam ini di Eropa, tepatnya di rumah Papa Giman, Azahra menyerahkan diri seutuhnya pada sang suami, begitu juga dengan Zulfikar yang berhasil mengeluarkan cairan kental berupa ****** pada rahim sang istri.


Pagi hari, Azahra dan Zulfikar dalam perjalanan menuju romerberg frankfurt. Keduanya membuat list jalan-jalan sebelum kembali ke Indonesia. Setibanya di tempat tujuan, keduanya berkeliling dengan berjalan kaki.


"Sayang, ambil gambar yuk" ucap Zulfikar mengarahkan ponsel di udara.


Cekrekk!!


Satu gambar berdua berhasil diambil. Zulfikar mengunggahnya di akun media sosialnya dengan caption "My wife". Dalam sekejab, unggahan tersebut dibanjiri banyak komentar.


"Cocok bangat dah ini pasangan"


"Semoga Allah segera menitipkan bayi mungil pada rahim Kak Zahra"


"Spill bajunya dong Kak Zahra"


Setelah mengambil gambar berdua, Zulfikar mengajak Azahra ke restoran yang ada di area romerberg. Di dalam restoran, Zulfikar takh henti hentinya menatap Azahra senyam senyum pada gawainya.

__ADS_1


"Sayang, jangan abaikan aku dong" ucap Zul memajukan bibir ke depan.


"Iya Sayangku ..." balas Azahra mengisi ponselnya dalam tas.


Pesanan pun diantar, Zul dan Azahra memulai makan siang. Setelah makan, keduanya lanjut berkeliling dari satu tempat ke tempat yang lain. Tak lupa keduanya mengabadikan momen bersama.


Ketika piringan matahari secara keseluruhan telah hilang dari cakrawala, Azahra dan Zulfikar masih berada dalam restorang Eropa. Menikmati beberapa menu malam, lalu pulang pada tempat bernaung.


Setibanya di rumah papa Giman, Zahra maupun Zulfikar membersihkan diri terlebih dahulu sebelum beristirahat.


"Sayang, apa kamu lelah?" tanya Zul sekedar berbasa basi.


"Hmmm" jawab Azahra seraya memejamkan mata.


"Kenapa? Apa Kakak mau? Jika iya, ayo kita lakukan bersama. Tapi pelan-pelan ya, jangan seperti semalam, Kasar sekali" ucap Azahra yang tanpa sengaja melihat ekspresi sedih suaminya.


Sedetik kemudian, wajah suram Zulfikar memancarkan sinar bahagia. "Ayo, nanti aku nggak kasar lagi" ucapnya.


.


.

__ADS_1


Bersambung.


Mulai hari ini novel ini akan up 1 episode setiap hari. Novel ini memang terlihat jalan di tempat, karena memang hanya sampai Zulfikar lulus S2nya. Jadi hanya tentang perkulihan, dan kehidupan sehari-hari mereka.


__ADS_2