
sore harinya.....
Ika sedang menunggu sang suami di teras rumah mereka.
Bi Sumi menghampiri Ika dan membawa segelas susu hamil dan dan kurma kesukaanya. tak lama, terdengar suara deru mesin motor memasuki pekarangan rumahnya.
senyum sumringah tampak terpancar dari wajah Ika saat menyadari siapa yang turun dari motor
"ayah " panggil Ika dan menghampiri lalu meraih tangan sang suami dan menciumnya.
"kenapa? hmm" tanya Fadly yang mrlihat senyum mengembang dari wajah sang isteri.
"hehe gak papa aku seneng aja dapat peralatan mandi baby box baby dan karpet dari temen-temen jadi kita gak usah beli" ucap Ika bergelayut manja m3nuju ke dalam rumah.
"alhamdulilah rezeki anak sholeh " ucap Fadly seraya mengelus perut buncit Ika. tak lama, Fadly merasakan tendangan dari perut sang isteri.
"wuah dia nendang bund" ucap Fadly girang "duh jadi gak sabar ketemu kamu sayang"lanjut Fadly mengrlus dwn mengecup perut isterinya dengan gemas.
"besok hari senin kita cek up ya yah" ucap Oka seraya mengelus rambutvsang suami drngan sayang.
"iya bunda sayang " ucap Fadly seraya memasuki kamar pribadi mereka.
Fadly langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yqng sudah lengket oleh keringat.
sementara Ika menunggu di tempat tidur seraya membuka majalah barang-barang bayi seraya sesekali mengecek ponselnya untuk melihat pembacanya yang ingin di lanjut cerita novel digitalnya.
setelah lima belas menit, Fadly keluar kamar mandi bertepatan dengan Ika yang sudah selesai menggunakan ponselnya.
lalu ia meletakan pomselnya di ranjang dan segera menghampiri sang suami yang sudah mengenakan baju koko dan sarung.
"emm ganteng banget sih suami aku hmm udah ganteng sholeh penyayang lagi gak salah papah pilih kamu " ucap Ika menyentuh lengan sang suami.
"wah udah berani gombal nih isteri aku" ucap Fadly seraya mengelus rambut keriting sang isteri.
ya Ika jika berada di dalam kamar akan melepaskan jilbab pashmina dan membiarkan rambut keritingnya terurai.
"idih siapa yang menggoda? " tanya Ika seraya menuju kamar mandi dan mengambil air wudu
"duh gemes banget sih isteriku" gumam Fadly
setelah beberapa saat, Ika keluar dari kamar mandi dan segera mengenakan mukena dan menghampiri sang suami.
"ayo yah kita sholat " ucap Ika menggelar sajadahnya di brlakang Fadly.
beberapa saat kemudian...
merrka kini sudah selesai melakukan Sholat ashar dan kini Fadly sedang membacakqn surah-surah pendek di depan kandungan Ika.
__ADS_1
Ika tersenyum haru karena sang ayah benar-benar tidak salah memilih pasangan untuk dirinya.
setelah selesai membacakan surah pendek, Ika mengambil alqur'an dan membaca surah Yusuf sementara Fadly membaca surah Maryam.
mereka mengaji bersama-sama Fadly merasa terharu dengan perubahan dirinya yang dulu menjadi anak brandal sekarang menjadi sedikit lebih baik berkat dia selalu mampir di pondok pesantren di sebrlah kantor papahnya.
ya tak banyak yang tahu Fadly kini sering berkunjung ke pesantren untuk menggali ilmunya sebanyak mungkin.
setelah selesai membaca Alqur'an Ika dan Fadly mrnuju pembaringan dan beristirahat sejenak.
"aku bahagia sekali Yah" ucap Ika yang kini mengelus rambut sang isuami yang berada dipangkuanya.
"aku juga sayang akhitnya aku mempunyai keluarga yang aku impikan sejak kecil" ucap Fadly mengecup perut buncit isterinya.
"semoga saja kita akan selalu menjadi keluarga yang harmonis" ucap Ika.
"pasti itu. aku akan mempertahankan kalian apapun yang terjadi" ucap Fadly mendongak dan kembali mengecup perut Ika
dan merekapun berbincang-bincang hingga malam tiba.
setelah sholat maghrib, Fadly mengajak Ika menonton pasar malam yang berada di dekat kafe senja.
"ayo yah aku sudah tidak sabar ingin mrlihat lihat " ucap Ika yang kini menggunakan jaket kulit tebal karena cuaca sangat dingin.
"iya sabar atuh bund " ucap Fadly menggelengkan kepala melihat tingkah sang isteri yang menurutnya sangat menggemaskan.
sesampainya di sana, Ika mengajak sang suami untuk menaiki kora-kora dan berbagai permainan.
Ika sangat antusias bahkan ia sampai lupa bahwa ia sedang hamil.
"sayang hati-hati " ucap Fadly saat Ika sedang berlari kecil.
"hehe iya maaf yah lupa " ucap Ika nyengir kuda.
setelah itu mereka menikmati suasana ramai dan hiruk pikuk pasar malam yang menyrnangkan
"sayang ayo pulang nanti kamu masuk angin lho " ucap Fadly merangkul sang isteri
"iya yah ayo kita pulang aku juga sudah lelah" ucap Ika menyebder di pundak sang suami.
setelah lima belas menit, Ika dan Fadly sampai di rumwh dan segera menuju kwmar mereka.
"seru yah nanti kapan-kapan kita kesana lagi " ucap Ika saar mereka sudah merebahkan tubuhnya untuk tidur.
" iya sayang nanti kita kesana lagi" ucap Fadly menarik sang isteri untuk masuk kedalam dekapanya. dan mereka berdua tertidur pulas dalam rasa bahagia.
keesokan harinya....
__ADS_1
kini mereka sudah berada di ruang makan untuk satapan dan sejak pagi tadi Fadly tak henti-hentinya mengajak bicara sang buah hati di dalam kandungan isterinya.
Fadly begitu gemas merasakan tendangan sang buah hati saat dirinya mengajak bicara.
"gemes banget sih sayang gak sabar deh ayah ketemu kamu"ucap Fadly mengelus perut isterinya.
dan Fadly pun merasakan kembali tendangan mungil itu membuat dirinya bersorak kegirangan.
"yeah" seru Fadly lalu memeluk sang isteri.
"ayo Yah makan nanti ngobrol lagi" ucap Ika nenggelengkan kepala.
"iya sayang aku jadi gak sabar untuk melihat anak kita" ucap Fadly
lalu mereka sarapan pagi dengan penuh cerita.
dan kini mereka memasuki mobil dan menuju rumasakit ternama di kota S.
sesampainya disana, Fadly dan Ika turun dari mobil setelah Fadly memarkirkan mobilnya.
mereka berjalan memasuki koridor rumah sakit dan tanpa sengaja..
Brukkk
tak sengaja Fadly menabrak seseorang yang tengah terburu buru.
"eh maaf saya gak sengaja" ucap Wanita yang di tabrak Fadly.
"gak papa harusnya saya yang minta maaf maaf " ucap Fadly.
wanita itu mendongak dan tampak terkejut begitupun dengan Fadly yang juga tampak terkejut. lalu dengan cepat ia merubah ekspresi wajahnya kembali datar.
"kamu Fadly kan? " tanya sang wanita yang berdiri dan memperbaiki pakaianya.
bukanya menjawab, Fadly malah langsung menggandeng sang isteri menuju ruang dokter spog. meninggalkan wanita itu yang masih tampak terpaku.
"akhirnya aku menemukanmu " gumam wanita itu lalu berlalu pergi.
sementara Ika dan Fadly duduk di ruang tunggu dengan saling berdiam diri dengan fikiran masing-masing.
dan tak lama, nama Ika di panggil oleh sang perawat dan mereka masuk ke ruang Spog.
mereka duduk di kursi berhadapan dengan Dr. Aleya.
BERSAMBUNG.........
JANGAN LUPA TINGGALKAN JRJAK GAES..
__ADS_1